Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
CPNS

BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan

Minggu, 29 Maret 2026 16:00 WIB

Live Streaming! Indonesia vs Bulgaria Malam Ini, Klik Link Resmi Nonton Final FIFA Series 2026

Minggu, 29 Maret 2026 15:25 WIB

Gila! Persib Siapkan ‘Skuad Monster’ 2026/2027, 4 Pos Krusial Langsung Disikat

Minggu, 29 Maret 2026 14:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan
  • Live Streaming! Indonesia vs Bulgaria Malam Ini, Klik Link Resmi Nonton Final FIFA Series 2026
  • Gila! Persib Siapkan ‘Skuad Monster’ 2026/2027, 4 Pos Krusial Langsung Disikat
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘7 Menit’ Ramai Dicara, Ada Link Telegram?
  • Fisik Terbatas, Tekad Tanpa Batas! Adinda Adprilaa: Bukti Nyata Gunung Bukan Hanya Milik Mereka yang Sempurna
  • Duel Panas! Indonesia Bentrok Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Siapa Lebih Unggul?
  • Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap
  • Persib Gerak Cepat Amankan Bojan Hodak, Negosiasi Kontrak Baru Dimulai
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Penemuan Makhluk 15.000 Tahun di Antartika

By Aga GustianaRabu, 5 Februari 2025 20:14 WIB3 Mins Read
Anoxycalyx joubini. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah makhluk yang diperkirakan berusia 15.000 tahun ditemukan di bagian McMurdo Sound. Ini menjadikannya salah satu makhluk tertua di planet bumi.

Makhluk itu adalah sebuah giant volcano sponge (Anoxycalyx joubini). Spons merupakan hewan invertebrata yang tidak bergerak, seperti karang.

Spons juga bagian penting dari ekosistem tempat mereka tinggal, sebab selain juga menyediakan tempat berlindung bagi hewan lain yang lebih kecil, mereka juga luar biasa kuat.

“Tipe rangka spons beradaptasi dengan baik terhadap habitatnya, yang memungkinkannya hidup di permukaan keras, berbatu, atau sedimen lunak seperti pasir dan lumpur. Beberapa spons bahkan menempel pada puing-puing yang mengapung! Jarang sekali spons ditemukan mengapung sepenuhnya,” jelas National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Saat air menyaring melalui bagian luar spons yang berpori, spons bergerak, menerima makanan dan oksigen, serta membuang kotoran. Di dalam spons, struktur mirip rambut kecil yang disebut flagela menciptakan arus untuk menyaring bakteri keluar dari sel spons dan menjebak makanan di dalamnya.

“Struktur rangka spons yang kuat membantu spons menahan volume air tinggi yang mengalir melaluinya setiap hari,” tambah NOAA.

Baca Juga:  Penemuan Makhluk Laut Terbesar di Dunia, Ukurannya Dua Lapangan Basket

Anoxycalyx joubini dapat tumbuh hingga diameter 1,5 meter dan 1,95 meter untuk tingginya. Dia tinggal di kedalaman antara 15-144 meter.

Untuk mengetahui usia dari sebuah pohon, para ilmuwan dapat mengira-ngira dari seberapa cepat mereka berkembang. Tapi A. joubini butuh waktu lama untuk tumbuh.

“Anoxycalyx joubini adalah spons terbesar dan paling mencolok di Antartika dan meskipun telah diamati setinggi 2 m, spons ini tidak pernah diamati tumbuh atau menetap,” jelas salah satu tim.

Baca Juga:  Awal Mula Kecoak Masuk dan Berkembang di Indonesia

Yang berkontribusi pada umur makhluk tersebut menjadi sangat panjang adalah lingkungan yang konsisten dan dingin. Hal itu berdampak pada metabolisme yang melambat pada hewan tersebut.

Satu makhluk sejenis sebelumnya ditemukan berusia sekitar 23.000 tahun. Makhluk yang dikenal dengan nama Scolymastra joubini ini dapat hidup hingga 40.000 tahun. Namun, menurut analisis lebih lanjut, usia tersebut mungkin sedikit lebih tua.

“Dengan beroperasi pada skala waktu seperti itu, kita harus memikirkan tidak hanya implikasi biologis tetapi juga mempertimbangkan peristiwa geologis. Fluktuasi permukaan laut yang terkait dengan glasial maksimum terakhir (LGM -18.000-22.000 tahun lalu) mungkin telah membuat lokasi joubini 2m-S. ‘tinggi dan kering’ karena permukaan laut selama LGM adalah 105-130 m lebih rendah dari saat ini. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tidak ada invertebrata laut di paparan Laut Ross yang dapat berusia lebih dari ~15.000 tahun,” ahli biologi kelautan Dr Susanne Gatti menjelaskan dalam sebuah makalah tahun 2002.

Baca Juga:  Perubahan Iklim Berpotensi 'Bangunkan' Ratusan Gunung Berapi Tersembunyi di Antartika

“Meskipun demikian, kita harus menyimpulkan bahwa spons hexactinellid di Antartika termasuk di antara makhluk hidup tertua jika bukan yang tertua di planet ini,” lanjut Gatti.

Bahkan jika S. joubini setinggi 2 meter di Laut Ross hanya setengah dari usia yang ditunjukkan oleh kurva pertumbuhan, ia tetap berusia lebih dari 6.000 tahun. Gatti menekankan itu tanda bahwa makhluk tersebut merupakan makhluk hidup tertua — tidak hanya di lautan tetapi juga jika dibandingkan dengan yang ada di daratan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Antartika Ilmuwan makhluk
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘7 Menit’ Ramai Dicara, Ada Link Telegram?

Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan

Banjir Reward! Intip Deretan Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2026, Ada Skin SG2 dan Bundle Langka

Kode Redeem FF

Bukan Kaleng-Kaleng! Kode Redeem FF 29 Maret 2026: Sikat SG2 OPM dan Skin M1887 Gratis

Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.