Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Lengkap Puasa Idul Adha 2026, Ini Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU!

Selasa, 19 Mei 2026 04:00 WIB

Viral ‘Video Guru Bahasa Inggris vs Murid’ 6 Menit, Picu Pencarian Massif hingga Muncul Dugaan Rekayasa dan Link Berbahaya

Selasa, 19 Mei 2026 03:00 WIB

Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!

Selasa, 19 Mei 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Lengkap Puasa Idul Adha 2026, Ini Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU!
  • Viral ‘Video Guru Bahasa Inggris vs Murid’ 6 Menit, Picu Pencarian Massif hingga Muncul Dugaan Rekayasa dan Link Berbahaya
  • Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!
  • Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Part 2 Lebih Hot? Hati-hati Jebakan!
  • Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Perubahan Iklim Berpotensi ‘Bangunkan’ Ratusan Gunung Berapi Tersembunyi di Antartika

By Aga GustianaSelasa, 7 Januari 2025 14:56 WIB2 Mins Read
Ilustrasi gunung berapi di Antartika. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perubahan iklim yang terjadi saat ini berpotensi ‘membangunkan’ ratusan gunung berapi yang berada di Antartika.

Diketahui, Benua Antartika memiliki gunung berapi raksasa seperti Gunung Erebus. Selain itu, ada juga 100 gunung berapi lainnya di sana, sebagian berkelompok di sepanjang patai barat.

Dari ratusan gunung berapi tersebut memuncak di atas permukaan, namun ada juga yang berada beberapa kilometer di bawah lapisan es Antartika, sebagian besarnya ‘tertidur’, namun bukan berarti tidak aktif.

Rentetan gunung berapi itu kemungkinan akan bangkit disebabkan perubahan iklim. Diketahui, perubahan iklim ini yang menyebabkan lapisan es mencair, hingga meningkatkan permukaan laut global.

Baca Juga:  Temuan Tak Terduga di Bawah Es Antartika, Bukti Wilayah Kutub Dulu Hutan

Pencairan ini pun menghilangkan beban di atas bebatuan di bawahnya. Cairnya lapisan es juga telah terbukti meningkatkan aktivitas vulkanik di gunung berapi subglasial di tempat lain di dunia.

Para peneliti juga sudah menjalankan 4.000 simulasi komputer untuk mempelajari bagaimana hilangnya lapisan es hingga mempengaruhi gunung berapi Antartika yang terkebur.

Dari penelitian tersebut ditemukan jika pencairan bertahap dapat meningkatkan jumlah dan ukuran letusan gunung berapi di sana.

Baca Juga:  Cuaca Panas Belakangan Ini, Begini Penjelasan BMKG

Di mana, menipisnya lapisan es dapat mengurangi tekanan pada ruang magma di bawah permukaan, yang menyebabkan magma terkompresi mengembang. Pemuaian ini meningkatkan tekanan pada dinding ruang magma dan dapat menyebabkan letusan.

Beberapa ruang magma menampung sejumlah besar gas. Saat magma mendingin dan tekanan lapisan penutup berkurang, gas tersebut keluar seperti karbonasi botol soda yang baru dibuka, meningkatkan tekanan di ruang magma. Tekanan ini berarti es yang mencair dapat mempercepat timbulnya letusan dari gunung berapi subglasial.

Baca Juga:  Penganut Teori Bumi Datar Akhirnya Percaya Bumi Itu Bulat

Letusan gunung berapi subglasial mungkin tidak terlihat di permukaan, tapi dapat berdampak pada lapisan es. Panas dari letusan ini dapat meningkatkan pencairan es jauh di bawah permukaan dan melemahkan lapisan es di atasnya.

Para periset menekankan bahwa proses ini lambat, berlangsung selama ratusan tahun, namun tetap dapat berdampak luas. Inti dari riset yang diterbitkan jurnal Geokimia, Geofisika, Geosistem, mengungkapkan bahwa mencairnya es di Antartika tidak hanya meningkatkan frekuensi letusan gunung berapi di sana, tapi juga mengintensifkan skalanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Antartika gunung berapi iklim
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral ‘Video Guru Bahasa Inggris vs Murid’ 6 Menit, Picu Pencarian Massif hingga Muncul Dugaan Rekayasa dan Link Berbahaya

Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!

Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Part 2 Lebih Hot? Hati-hati Jebakan!

Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan

Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu

Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Viral 6 Menit di TikTok, Netizen Heboh Cari Link Full Durasi

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Adu Mekanik di Bursa Transfer: Persib Tantang Klub Yunani Demi Amankan Tanda Tangan Bintang Brasil
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.