Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur

Sabtu, 13 Juni 2026 18:02 WIB

Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham

Sabtu, 13 Juni 2026 17:42 WIB

Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 17:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
  • Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu
  • Rumor Transfer Liga 1: Eks Brisbane Roar Lempar Sinyal ke Indonesia, Persib Bandung Siap Tampung?
  • Definisi Suami Takut Istri! Momen Gorila Kekar Ini Galau & Pasrah Habis Ribut Sama Pasangannya
  • Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta
  • Jalan Terjal Maung Bandung di Asia: Lewati Wakil Filipina, Persib Sudah Ditunggu FC Seoul dan Raksasa Jepang!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Penemuan Makhluk 15.000 Tahun di Antartika

By Aga GustianaRabu, 5 Februari 2025 20:14 WIB3 Mins Read
Anoxycalyx joubini. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah makhluk yang diperkirakan berusia 15.000 tahun ditemukan di bagian McMurdo Sound. Ini menjadikannya salah satu makhluk tertua di planet bumi.

Makhluk itu adalah sebuah giant volcano sponge (Anoxycalyx joubini). Spons merupakan hewan invertebrata yang tidak bergerak, seperti karang.

Spons juga bagian penting dari ekosistem tempat mereka tinggal, sebab selain juga menyediakan tempat berlindung bagi hewan lain yang lebih kecil, mereka juga luar biasa kuat.

“Tipe rangka spons beradaptasi dengan baik terhadap habitatnya, yang memungkinkannya hidup di permukaan keras, berbatu, atau sedimen lunak seperti pasir dan lumpur. Beberapa spons bahkan menempel pada puing-puing yang mengapung! Jarang sekali spons ditemukan mengapung sepenuhnya,” jelas National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Saat air menyaring melalui bagian luar spons yang berpori, spons bergerak, menerima makanan dan oksigen, serta membuang kotoran. Di dalam spons, struktur mirip rambut kecil yang disebut flagela menciptakan arus untuk menyaring bakteri keluar dari sel spons dan menjebak makanan di dalamnya.

Baca Juga:  Penganut Teori Bumi Datar Akhirnya Percaya Bumi Itu Bulat

“Struktur rangka spons yang kuat membantu spons menahan volume air tinggi yang mengalir melaluinya setiap hari,” tambah NOAA.

Anoxycalyx joubini dapat tumbuh hingga diameter 1,5 meter dan 1,95 meter untuk tingginya. Dia tinggal di kedalaman antara 15-144 meter.

Untuk mengetahui usia dari sebuah pohon, para ilmuwan dapat mengira-ngira dari seberapa cepat mereka berkembang. Tapi A. joubini butuh waktu lama untuk tumbuh.

“Anoxycalyx joubini adalah spons terbesar dan paling mencolok di Antartika dan meskipun telah diamati setinggi 2 m, spons ini tidak pernah diamati tumbuh atau menetap,” jelas salah satu tim.

Baca Juga:  Penjelasan Sains Soal Kesurupan, Benarkah Akibat Kemasukan Roh Jahat?

Yang berkontribusi pada umur makhluk tersebut menjadi sangat panjang adalah lingkungan yang konsisten dan dingin. Hal itu berdampak pada metabolisme yang melambat pada hewan tersebut.

Satu makhluk sejenis sebelumnya ditemukan berusia sekitar 23.000 tahun. Makhluk yang dikenal dengan nama Scolymastra joubini ini dapat hidup hingga 40.000 tahun. Namun, menurut analisis lebih lanjut, usia tersebut mungkin sedikit lebih tua.

“Dengan beroperasi pada skala waktu seperti itu, kita harus memikirkan tidak hanya implikasi biologis tetapi juga mempertimbangkan peristiwa geologis. Fluktuasi permukaan laut yang terkait dengan glasial maksimum terakhir (LGM -18.000-22.000 tahun lalu) mungkin telah membuat lokasi joubini 2m-S. ‘tinggi dan kering’ karena permukaan laut selama LGM adalah 105-130 m lebih rendah dari saat ini. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tidak ada invertebrata laut di paparan Laut Ross yang dapat berusia lebih dari ~15.000 tahun,” ahli biologi kelautan Dr Susanne Gatti menjelaskan dalam sebuah makalah tahun 2002.

Baca Juga:  Begini Penjelasan Ilmiah Soal Sering Mimpi Buruk Berulang-ulang

“Meskipun demikian, kita harus menyimpulkan bahwa spons hexactinellid di Antartika termasuk di antara makhluk hidup tertua jika bukan yang tertua di planet ini,” lanjut Gatti.

Bahkan jika S. joubini setinggi 2 meter di Laut Ross hanya setengah dari usia yang ditunjukkan oleh kurva pertumbuhan, ia tetap berusia lebih dari 6.000 tahun. Gatti menekankan itu tanda bahwa makhluk tersebut merupakan makhluk hidup tertua — tidak hanya di lautan tetapi juga jika dibandingkan dengan yang ada di daratan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Antartika Ilmuwan makhluk
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur

Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham

Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia

Definisi Suami Takut Istri! Momen Gorila Kekar Ini Galau & Pasrah Habis Ribut Sama Pasangannya

Gara-gara SpaceX, Elon Musk Kini Jadi Orang Pertama dengan Harta Ribuan Triliun Dolar

Borong Hadiah Gratis! Cek 19 Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 13 Juni 2026 yang Masih Aktif

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.