bukamata.id – Polisi masih menyelidiki kasus penganiayaan terhadap seorang wanita yang videonya viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Pojok Utara, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.
Dalam video yang beredar, seorang pria terlihat melakukan pemukulan terhadap korban. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan sejumlah saksi, pria yang diduga sebagai pelaku disebut mengalami gangguan kejiwaan.
Saksi Sebut Terduga Pelaku Sering Bicara Sendiri
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, mengatakan keterangan saksi di sekitar lokasi menjadi salah satu dasar polisi dalam mengidentifikasi kondisi terduga pelaku.
“Dari keterangan saksi di TKP dan sekitar TKP, diduga kuat pria yang viral melakukan penganiayaan di Pojok itu ODGJ,” ujar Gofur saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2026).
Salah seorang saksi berinisial Y mengaku pernah melihat pria yang diduga sebagai pelaku berjalan mondar-mandir di sekitar lokasi sambil berbicara seorang diri.
Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas dan kondisi terduga pelaku.
Korban Dipukul dengan Benda Diduga Linggis
Gofur mengatakan korban dalam kejadian tersebut diketahui bernama Eka Mustika Wati. Saat kejadian, korban sedang mendatangi sebuah apotek untuk membeli obat.
Namun, ketika baru turun dari sepeda motor di halaman apotek, korban tiba-tiba dihampiri seorang pria. Terduga pelaku kemudian memukul korban menggunakan benda yang diduga berupa linggis berukuran kecil.
Menurut keterangan korban kepada polisi, Eka tidak mengenal pria tersebut. Ia juga tidak merasa memiliki persoalan atau pernah bersinggungan dengan orang tersebut sebelum kejadian.
“Korban sudah kita mintai keterangan, dan menyebut tidak mengenal pelaku atau bersinggungan dengan seseorang saat di jalan menuju apotek, jadi korban saat itu kaget juga,” katanya.
Korban Mengalami Memar di Lengan
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian lengan kanan.
Meski mengalami luka, korban memilih tidak membuat laporan polisi terkait peristiwa yang dialaminya.
“Korban memar di tangan, tapi korban memilih untuk tidak membuat laporan polisi,” ungkap Gofur.
Polres Cimahi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas terduga pelaku sekaligus mendalami motif di balik penganiayaan tersebut.
“Kejadian ini masih diselidiki,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









