Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Senin, 16 Maret 2026 03:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Pengacara Malaysia Ungkap Alasan FIFA Belum Putuskan Banding FAM Soal Kasus Naturalisasi

By Aga GustianaSenin, 3 November 2025 07:50 WIB2 Mins Read
Pemain Timnas Malaysia
Pemain Timnas Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua hari terakhir, para pecinta sepak bola Malaysia dibuat gelisah. Harapan mereka tertuju pada keputusan FIFA yang hingga kini belum juga keluar, menyangkut banding yang diajukan Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Banding itu diajukan bulan lalu, setelah FIFA menjatuhkan sanksi denda dan larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan terhadap ketujuh pemain naturalisasi serta FAM, yang didakwa terlibat dalam pemalsuan dokumen kewarganegaraan.

Awalnya, publik menanti hasil keputusan pada Kamis, 30 Oktober 2025, sesuai pernyataan pengacara FAM, Serge Vittoz, dalam konferensi pers pada 17 Oktober lalu.

“Kami diberitahu hari ini (17 Oktober) bahwa keputusan resmi akan dikeluarkan pada 30 Oktober 2025 oleh Komite Banding FIFA,”

Baca Juga:  Thom Haye Disanksi FIFA Usai Bawa Persib Kalahkan Selangor FC, Dilarang Tampil 4 Laga

“Kemungkinan besar pihak-pihak terkait akan diberitahu pada hari yang sama atau beberapa hari setelahnya,” ujar Vittoz.

Namun, hingga kini FIFA belum mengumumkan hasil banding terkait tuduhan pemalsuan dokumen tersebut. Padahal, keputusan ini sangat menentukan masa depan skuad Harimau Malaya, terutama menjelang lanjutan kualifikasi Piala Asia 2027.

Jika banding itu ditolak, FAM dikabarkan siap membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) sebagai langkah lanjutan.

Pengacara Malaysia Ungkap Tiga Alasan Penundaan

Pengacara olahraga asal Malaysia, Nik Erman Nik Roseli, memaparkan beberapa kemungkinan alasan mengapa keputusan FIFA belum juga keluar.

Baca Juga:  Masalah Baru Timnas Malaysia, FIFA Selidiki Pejabat FAM Usai Skandal Dokumen Naturalisasi

“Mungkin ada beberapa alasan mengapa keputusan FIFA belum dikeluarkan,” kata Nik Erman, dikutip dari Hmetro.com.my.

“Pertama, dibutuhkan waktu lebih lama untuk memeriksa fakta dan hukum yang diajukan. Kedua, komite memang sibuk dengan masalah lain yang tidak terkait dengan banding FAM. Ketiga, dibutuhkan waktu untuk menyusun keputusan dengan matang,” tambahnya.

Nik Erman juga menyinggung Pasal 60 Kode Disiplin FIFA, yang memberi kesempatan bagi pemohon banding untuk menambahkan bukti baru serta menghadirkan saksi. Meski begitu, proses tersebut diatur dengan tenggat waktu yang sangat ketat.

Baca Juga:  Indra Sjafri Lulus Program FIFA Technical Leadership Diploma di Zurich

Biasanya, pengajuan banding harus dilakukan dalam tiga hari setelah keputusan awal diterima, sementara penyerahan bukti tambahan diberikan waktu maksimal lima hari setelah itu.

Menurutnya, jika FAM memang telah menyerahkan dokumen yang salah, mereka berhak mengajukan dokumen pembaruan serta menantang hasil komite disiplin sebelumnya.

“Proses peninjauan yang komprehensif ini, dipadukan dengan potensi bukti baru dan pertukaran hukum yang terperinci, menggarisbawahi mengapa keputusan semacam itu seringkali membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan semula,” ujar Nik Erman

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banding FAM FAM FIFA Malaysia Nik Erman Pemain Naturalisasi pengacara Malaysia Piala Asia 2027
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar

Pertarungan Dua Raksasa! Persib vs Borneo FC, Siapa yang akan Kuasai Puncak?

Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen Usai Kalahkan Everton, Manchester City Gagal Menang!

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026: Indonesia Berpeluang Curi Slot Lewat Jalur ‘Mimpi’?

Marc Klok Bahagia Elkan Baggott Kembali Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Update: Haye Tinggalkan Persib, Hilgers Sinyal Kuat Comeback

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.