bukamata.id – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat menyoroti keterbatasan kapasitas hunian Apartemen Transit Rancaekek di tengah tingginya minat masyarakat yang ingin menempati fasilitas tersebut.
Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Prasetyawati, mengatakan permintaan masyarakat untuk menyewa apartemen transit ini cukup tinggi. Namun, jumlah unit yang tersedia saat ini masih belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan hunian sementara bagi masyarakat.
“Ke depan diharapkan kawasan tersebut dapat dikembangkan atau ditambah agar lebih banyak masyarakat yang dapat memanfaatkannya,” ujar Prasetyawati usai melakukan monitoring pengelolaan apartemen transit yang berada di wilayah kerja Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, Selasa (10/3/2026).
DPRD Dorong Penambahan Fasilitas Penunjang
Selain menyoroti keterbatasan kapasitas, Komisi IV DPRD Jawa Barat juga mendorong adanya penambahan fasilitas penunjang di apartemen transit tersebut.
Fasilitas tambahan dinilai dapat meningkatkan kenyamanan penghuni sekaligus menambah pemasukan operasional pengelolaan hunian.
Salah satu fasilitas yang diusulkan adalah ruang serbaguna atau aula yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan. Fasilitas ini juga berpotensi disewakan sehingga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi pengelola apartemen.
“Fasilitas seperti ruang serbaguna dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekaligus disewakan. Dengan begitu, bisa menambah pemasukan untuk mendukung biaya operasional apartemen transit,” jelas Prasetyawati.
Dorong Penyusunan Perda Pengelolaan Apartemen Transit
Komisi IV DPRD Jawa Barat juga menilai perlu adanya penguatan regulasi terkait pengelolaan apartemen transit milik pemerintah daerah. Saat ini kewenangan pengelolaan masih terbatas karena belum ada aturan khusus yang mengatur secara rinci mengenai hunian jenis tersebut.
Karena itu, DPRD Jawa Barat mendorong evaluasi regulasi yang ada sekaligus membuka peluang penyusunan Peraturan Daerah (Perda) inisiatif yang secara khusus mengatur pengelolaan apartemen transit milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat pengelolaan apartemen transit berjalan lebih optimal dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pengelolaan Dinilai Sudah Cukup Baik
Meski masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki, Prasetyawati menilai pengelolaan Apartemen Transit Rancaekek secara umum sudah berjalan cukup baik. Pengelola dinilai telah berupaya menjaga kondisi hunian agar tetap layak dan nyaman bagi para penghuni.
“Kalau dilihat khusus di apartemen transit ini, sebenarnya pengelolaannya sudah cukup baik. Pengelola juga sudah berusaha agar hunian ini dapat terlihat seperti apartemen yang dikelola dengan baik,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









