Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya

Jumat, 18 September 2026 15:03 WIB

Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa

Jumat, 18 September 2026 14:57 WIB
peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Jumat, 18 September 2026 14:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya
  • Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa
  • WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita
  • Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo
  • Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
  • Rumor Ivan Susak dan Matej Markovic Muncul Lagi, Persib Masih Cari Kiper Baru?
  • Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Jabar Dorong Konsolidasi dan Pembinaan di Apartemen Transit Rancaekek

By SusanaSenin, 16 Desember 2024 21:40 WIB2 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan pentingnya konsolidasi internal dan pembinaan terintegrasi dalam pengelolaan Apartemen Transit Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Hal ini disampaikan saat apel pagi di lingkup UPTD P3JB Provinsi Jabar, Senin (16/12/2024).

“Konsolidasikan internal kita, baik PNS maupun non-PNS, agar disiplin dan kompetensi meningkat, sehingga pembinaan kepada penghuni, terutama yang baru, bisa berjalan optimal,” ujar Herman.

Herman menyoroti perlunya memperhatikan aspek teknis, sosial, dan pelatihan dalam program ini.

Baca Juga:  Tepis Hoaks APBD Anjlok, Sekda Jabar: Kami Fokus Jaga Kualitas Belanja Daerah

Ia mengimbau agar penempatan ruangan disesuaikan dengan kondisi penghuni, seperti lansia dan difabel, yang idealnya ditempatkan di lantai satu atau dua.

“Kita harus ramah terhadap semua penghuni, bukan hanya kepada kepala keluarga, tetapi juga anggota keluarganya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar interaksi antara penghuni lama dan baru dikelola dengan adil dan tanpa pilih kasih, untuk memastikan penghuni baru dapat beradaptasi dengan baik.

Selain itu, Herman juga menyoroti adanya calon penghuni yang sempat menolak pindah meskipun fasilitas telah disediakan.

Baca Juga:  Sekda Herman Instruksikan Para Inspektur Daerah Perkuat Pencapaian Kinerja di Bidang Pengawasan

Ia menyebut, permasalahan ini disebabkan kebiasaan hidup bebas di lingkungan lama yang berbeda dengan aturan tertib di apartemen.

“Masalahnya adalah kebiasaan lama yang sulit ditinggalkan. Di sini, penghuni diharuskan hidup tertib,” ujarnya.

Herman juga menekankan pentingnya pelatihan bagi penghuni baru untuk mendukung kemandirian ekonomi.

Pelatihan ini disesuaikan dengan minat mereka, seperti bekerja di pabrik, menjadi satpam, atau wirausaha seperti tukang cukur dan pedagang.

Baca Juga:  Selama Ramadhan, Pemkab Sumedang Gelar Gerakan Pangan Murah saat Tarling

“Ini bukan hanya soal menyediakan hunian, tetapi menciptakan pola pemberdayaan masyarakat miskin yang terintegrasi,” katanya.

Ia berharap program ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang direplikasi di kabupaten/kota lain di Jabar.

Di akhir sambutannya, Herman mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan peningkatan kapasitas bagi petugas UPTD.

“Pengalaman saja tidak cukup. Kita harus terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan terkini, terutama di era digital,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.