Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Jumat, 18 September 2026 15:54 WIB

Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali

Jumat, 18 September 2026 15:44 WIB

Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya

Jumat, 18 September 2026 15:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan
  • Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali
  • Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya
  • Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa
  • WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita
  • Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo
  • Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tepis Hoaks APBD Anjlok, Sekda Jabar: Kami Fokus Jaga Kualitas Belanja Daerah

By SusanaKamis, 10 Juli 2025 10:10 WIB2 Mins Read
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman. (Foto: Angga Yogaswara/Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, membantah isu miring yang menyebutkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar mengalami penurunan drastis pada pertengahan tahun 2025.

Isu tersebut sebelumnya ramai beredar di media sosial dan memunculkan kekhawatiran publik.

“Warga Jawa Barat itu istimewa, aya-aya wae, hoaks muncul di beranda media sosial seolah-olah belanja APBD Jabar merosot, pendapatan anjlok. Itu tidak benar, alias kabar bohong,” tegas Herman dalam Instagram pribadinya @hermansuryatman, Kamis (10/7/2025).

Menurut Herman, justru realisasi belanja Pemprov Jabar per 4 Juli 2025 mencapai 38,79 persen, berada jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 31,81 persen. Dengan capaian tersebut, Jawa Barat menempati peringkat ketiga tertinggi secara nasional, setelah DIY dan NTB.

Baca Juga:  Sekda Herman Ingin Kota Bandung Jadi Model Ideal Pengelolaan Transportasi Publik

“Memang bulan ini DIY dan NTB berada di atas kita. Tapi tidak terlalu jauh. Kita masih top tiga nasional. Jadi ini prestasi yang patut diapresiasi, bukan dikritisi dengan hoaks,” imbuhnya.

Pendapatan Jabar Juga Lebih Tinggi dari Rata-Rata Nasional

Isu menyesatkan juga menyeret sisi pendapatan daerah yang diklaim anjlok. Herman menegaskan bahwa realisasi pendapatan APBD Jabar mencapai 44,72 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang berada di angka 43,62 persen.

“Benar kita berada di peringkat ke-12, tapi kapasitas fiskal kita sangat tinggi, menembus Rp31 triliun. Bandingkan dengan daerah lain yang anggarannya jauh lebih kecil,” tegasnya.

Baca Juga:  Evaluasi Pengelolaan Sampah, Sekda Herman: Sinergi Pemerintah untuk Hasil Optimal

Ia menjelaskan bahwa dengan kapasitas fiskal sebesar itu, angka realisasi pendapatan dan belanja akan tampak lebih besar dalam nominal. Namun yang lebih penting dari itu semua adalah kualitas belanja yang berdampak langsung ke masyarakat.

“Ini yang sedang kami kawal dan pastikan. Gubernur Kang Dedi Mulyadi (KDM) selalu menekankan bahwa hasil dan manfaat dari belanja daerah harus benar-benar dirasakan warga,” katanya.

Mendagri Akui Jabar Tergeser ke Posisi Tiga

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah menyampaikan bahwa Jabar untuk pertama kalinya harus rela turun dari posisi puncak dalam hal kinerja keuangan.

Baca Juga:  Pagar Laut Bekasi Tak Berizin, Pemprov Jabar Layangkan Surat Teguran ke PT TRPN

“Dulu Jawa Barat nomor satu. Sekarang Kang Dedi Mulyadi kalah sama Ngarso Dalem (Sri Sultan HB X dari DIY) dan Pak Lalu Iqbal dari NTB,” ujar Tito, Senin (7/7/2025), dikutip dari kanal YouTube resmi Kemendagri.

Berdasarkan data Kemendagri:

  • DIY: Pendapatan 57,43% | Belanja 41,92%
  • NTB: Pendapatan 46,26% | Belanja 38,99%
  • Jabar: Pendapatan 44,72% | Belanja 38,79%

Meski demikian, Pemprov Jabar menegaskan posisi tersebut masih sangat kuat dan membuktikan bahwa kinerja fiskal tetap stabil dan sehat

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali

peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.