Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Kamis, 29 Oktober 2026 21:11 WIB

Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo

Kamis, 29 Oktober 2026 21:06 WIB

Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory

Kamis, 29 Oktober 2026 20:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa
  • Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo
  • Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory
  • Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin
  • Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98
  • Miris! Pasien Kanker di Cililin Ditandu Lebih dari Sejam karena Ambulans Tak Bisa Masuk
  • Baru Hajar Melbourne Victory, Persib Justru Kehilangan Igor Tolic di Super League
  • Selalu Bawa Celurit dan Hobi Ajak Tawuran, Ini Pengakuan Pelaku Pembacokan Bobotoh
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evaluasi Pengelolaan Sampah, Sekda Herman: Sinergi Pemerintah untuk Hasil Optimal

By SusanaSenin, 21 Oktober 2024 02:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar), Herman Suryatman, mengapresiasi upaya Pemkot Bandung dalam mengelola sampah.

Hal itu disampaikan Herman saat meninjau TPS di Gedebage pada Sabtu (19/10/2024).

“Kota Bandung memiliki potensi besar untuk menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang efisien. Kami berharap sinergi antara pemerintah kota dan provinsi ini dapat memberikan hasil optimal dalam pengurangan sampah yang diangkut ke TPA,” ujar Herman.

Herman menekankan pentingnya evaluasi secara berkelanjutan, terutama dalam menerapkan teknologi dan metode baru dalam pengelolaan sampah.

Pemprov Jabar berkomitmen untuk mendukung program pengelolaan sampah di Kota Bandung, baik dari segi teknologi maupun edukasi.

Baca Juga:  Dititipi Bey Machmudin PR Sampah, Pj Wali Kota Bandung Bilang Begini

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Dharmawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan sampah di lapangan dan mencari solusi untuk mengurangi ritase sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, yang merupakan masalah utama dalam pengelolaan sampah di kota tersebut.

Dharmawan menegaskan bahwa Pemkot Bandung terus berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah dengan mengadopsi teknologi baru dan menambah kapasitas TPS.

Di TPS Antapani, misalnya, sudah terdapat dua mesin Gibrig yang mampu mengolah 2-3 ton sampah per hari. Namun, dengan jumlah sampah yang terus meningkat, ia menyebut perlunya penambahan mesin Gibrig untuk mempercepat proses penguraian sampah.

Baca Juga:  Generasi Unggul untuk Indonesia Emas, Pemprov Jabar Gandeng Akademisi

“Di beberapa TPS, kami juga menggunakan teknologi untuk pengolahan sampah. Saat ini ada 7 TPS yang menerapkan teknologi modern, tetapi masih ada 128 TPS lainnya yang menggunakan sistem konvensional. Kami berencana untuk meningkatkan kapasitas dan teknologi di TPS yang ada agar dapat menangani lebih banyak sampah secara efisien,” papar Dharmawan.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Kesadaran warga dalam memilah sampah, baik organik maupun anorganik, sangat membantu mengurangi beban TPS.

Baca Juga:  KPU Kota Bandung Imbau PPS Antisipasi TPS di Wilayah Rawan Banjir

Sampah organik dari TPS Antapani, misalnya, diolah menjadi kompos di Jelekong, sementara sampah anorganik dibawa ke TPST Babakan Siliwangi untuk dijadikan RDF (Refuse Derived Fuel). Sisa sampah residu yang tidak dapat diolah diangkut ke TPA Sarimukti.

“Kami optimis bahwa dengan sinergi yang baik antara masyarakat, pemerintah kota, dan provinsi, pengelolaan sampah di Kota Bandung bisa lebih efisien. Target kami adalah mengurangi ritase pengangkutan sampah ke Sarimukti dari 172 ritase per hari menjadi 140 ritase,” pungkas Dharmawan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman Pemkot Bandung sampah TPS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo

Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98

Miris! Pasien Kanker di Cililin Ditandu Lebih dari Sejam karena Ambulans Tak Bisa Masuk

Selalu Bawa Celurit dan Hobi Ajak Tawuran, Ini Pengakuan Pelaku Pembacokan Bobotoh

PKL Bandung Wajib Tahu! Lapak Permanen Dilarang, Jualan Maksimal 12 Jam

Tagih Janji Aksi 20 Oktober, Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Gedung DPRD Jabar

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.