Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Persib Kena Denda Komdis PSSI Gara-gara Dokter Tim ‘Menghilang’

Selasa, 3 November 2026 15:57 WIB

Amanda Manopo Skandalin Suami! Sebut Fajar Sadboy Lebih Gentleman Dibanding Kenny Austin?

Selasa, 3 November 2026 15:34 WIB
Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Selasa, 3 November 2026 15:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Umuh Muchtar Buka Suara Usai Persib Kena Denda Komdis PSSI Gara-gara Dokter Tim ‘Menghilang’
  • Amanda Manopo Skandalin Suami! Sebut Fajar Sadboy Lebih Gentleman Dibanding Kenny Austin?
  • Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru
  • Prediksi Line Up Melbourne Victory vs Persib: Kembalinya Marc Klok dan Formasi Tiga Bek Maung Bandung
  • Bikin Turis Asing Terpikat, Ini 7 Surga Wisata Indonesia yang Tak Kalah Cantik dari Bali
  • Mengupas Makna Dibalik Lirik ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit’ yang Buat Aviwkila Pilih Vakum Medsos
  • Intip Fantastisnya Penghasilan Nadia Omara usai Video KHW 400 Tembus Puluhan Juta Views!
  • Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Permintaan Tinggi! DPRD Jabar Dorong Pengembangan Apartemen Transit Rancaekek

By SusanaRabu, 11 Maret 2026 17:22 WIB2 Mins Read
DPRD Jawa Barat menyoroti keterbatasan kapasitas Apartemen Transit Rancaekek di tengah tingginya minat masyarakat. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat menyoroti keterbatasan kapasitas hunian Apartemen Transit Rancaekek di tengah tingginya minat masyarakat yang ingin menempati fasilitas tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Prasetyawati, mengatakan permintaan masyarakat untuk menyewa apartemen transit ini cukup tinggi. Namun, jumlah unit yang tersedia saat ini masih belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan hunian sementara bagi masyarakat.

“Ke depan diharapkan kawasan tersebut dapat dikembangkan atau ditambah agar lebih banyak masyarakat yang dapat memanfaatkannya,” ujar Prasetyawati usai melakukan monitoring pengelolaan apartemen transit yang berada di wilayah kerja Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, Selasa (10/3/2026).

DPRD Dorong Penambahan Fasilitas Penunjang

Selain menyoroti keterbatasan kapasitas, Komisi IV DPRD Jawa Barat juga mendorong adanya penambahan fasilitas penunjang di apartemen transit tersebut.

Fasilitas tambahan dinilai dapat meningkatkan kenyamanan penghuni sekaligus menambah pemasukan operasional pengelolaan hunian.

Salah satu fasilitas yang diusulkan adalah ruang serbaguna atau aula yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan. Fasilitas ini juga berpotensi disewakan sehingga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi pengelola apartemen.

“Fasilitas seperti ruang serbaguna dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekaligus disewakan. Dengan begitu, bisa menambah pemasukan untuk mendukung biaya operasional apartemen transit,” jelas Prasetyawati.

Dorong Penyusunan Perda Pengelolaan Apartemen Transit

Komisi IV DPRD Jawa Barat juga menilai perlu adanya penguatan regulasi terkait pengelolaan apartemen transit milik pemerintah daerah. Saat ini kewenangan pengelolaan masih terbatas karena belum ada aturan khusus yang mengatur secara rinci mengenai hunian jenis tersebut.

Karena itu, DPRD Jawa Barat mendorong evaluasi regulasi yang ada sekaligus membuka peluang penyusunan Peraturan Daerah (Perda) inisiatif yang secara khusus mengatur pengelolaan apartemen transit milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuat pengelolaan apartemen transit berjalan lebih optimal dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pengelolaan Dinilai Sudah Cukup Baik

Meski masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki, Prasetyawati menilai pengelolaan Apartemen Transit Rancaekek secara umum sudah berjalan cukup baik. Pengelola dinilai telah berupaya menjaga kondisi hunian agar tetap layak dan nyaman bagi para penghuni.

“Kalau dilihat khusus di apartemen transit ini, sebenarnya pengelolaannya sudah cukup baik. Pengelola juga sudah berusaha agar hunian ini dapat terlihat seperti apartemen yang dikelola dengan baik,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang

Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.