bukamata.id – Persib Bandung harus merogoh kocek cukup dalam usai dijatuhi sanksi denda oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Sanksi ini dijatuhkan akibat kelalaian fatal dalam laga kontra Madura United FC pada 22 Oktober 2026 lalu, di mana skuad Maung Bandung tampil tanpa kehadiran dokter tim di bangku cadangan.
Keputusan yang termuat dalam hasil sidang Komdis PSSI tertanggal 25 Oktober 2026 tersebut mengharuskan manajemen Maung Bandung membayar denda sebesar Rp25 juta. Kealpaan staf medis ini sontak memicu tanda tanya besar di kalangan Bobotoh, terlebih mengenai keberadaan sang dokter, Wira Prasetya Chandra.
Menanggapi polemik tersebut, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, tak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Tokoh senior yang akrab disapa Pak Haji ini menilai manajemen seharusnya bergerak cepat dengan menyiapkan tenaga medis pengganti apabila dokter utama berhalangan hadir.
Meski demikian, Umuh mengaku belum mengetahui secara pasti alasan di balik absennya dokter Wira dalam pertandingan penting tersebut. Ia menyarankan awak media untuk mengorek keterangan langsung dari pihak yang bersangkutan agar tidak terjadi salah paham.
“Ya ini sangat menyayangkan, dokter Wira tidak hadir, harusnya sudah cepat ada penggantinya. Tanya aja dokter Wira, biar dia yang lebih menjelaskan apa yang sebenarnya,” kata Umuh, Selasa (3/11/2026).
Disinggung mengenai status terkini sang dokter di dalam tim, Umuh berharap pria tersebut masih terikat dengan skuad Pangeran Biru. Namun, ia tidak mau berspekulasi lebih jauh lantaran urusan teknis internal berada di luar ranah pengawasan langsungnya.
“Ya mudah-mudahan dokter Wira masih di Bandung (Persib) ya,” ujarnya.
Umuh kembali menegaskan bahwa untuk urusan keaktifan di dalam tim, pihak manajemen menyerahkan sepenuhnya kepada komunikasi antara sang pelatih kepala, Igor Tolic, dan dokter Wira sendiri.
“Dokter Wira kalau dalam hitungan ada di sini atau tidak, saya tidak mengerti itu ya, tanya aja dokter Wira dulu ya, nanti setelah itu tanya pelatih. Antara pelatih dan dokter Wira yang tahu persis ya,” tutur Umuh.
Badai denda yang menghantam Maung Bandung pekan ini tampaknya datang bertubi-tubi. Selain sanksi Rp25 juta akibat absennya tenaga medis saat menghadapi Madura United, klub kebanggaan warga Jawa Barat ini juga harus membayar denda susulan sebesar Rp60 juta. Hukuman tersebut diberikan Komdis PSSI akibat aksi oknum suporter yang kedapatan menyalakan petasan sebanyak tiga kali dalam duel sengit melawan Garudayaksa FC pada 25 Oktober 2026 lalu.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










