bukamata.id – Persib Bandung memulai latihan perdana bulan Ramadan 1447 H di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Kamis, 19 Februari 2026, pukul 20.30 WIB.
Selama bulan puasa, tim akan menjalani sesi latihan malam agar aktivitas fisik tetap optimal tanpa mengganggu ibadah para pemain muslim.
Alasan Peralihan Waktu Latihan
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menjelaskan bahwa berlatih setelah berbuka puasa memastikan intensitas latihan tetap maksimal.
“Ini normal. Kami hanya perlu sedikit mengubah gaya hidup. Jadi mereka (pemain) bisa tidur lebih lama di pagi hari dan kami berlatih di malam hari,” ujar Hodak, dikutip dari laman resmi Persib, Jumat (20/2/2026).
Menurut Hodak, latihan di siang hari saat berpuasa justru bisa menurunkan performa tim. Meski dilakukan malam hari, program latihan tetap sama seperti sebelumnya.
“Semuanya akan memiliki intensitas yang sama seperti yang kami lakukan dua tahun terakhir. Satu-satunya hal adalah kami mulai berlatih lebih malam sehingga para pemain bisa makan (buka puasa) dan setelah itu berlatih secara normal,” tambahnya.
Pembagian Kelompok Latihan
Dalam sesi latihan kali ini, tim dibagi menjadi dua kelompok:
- Kelompok Pemain Inti – terdiri dari 11 pemain yang tampil lebih dari 45 menit pada pertandingan terakhir, menjalani program pemulihan dengan fasilitas jakuzi.
- Kelompok Pemain Cadangan dan Pengganti – tetap menjalani latihan normal di lapangan untuk menjaga kondisi fisik dan kesiapan pertandingan selanjutnya.
Kondisi Pemain dan Kabar Positif
Pelatih memberikan kabar baik terkait kembalinya Marc Klok yang sudah mulai mengikuti sesi latihan. Sementara itu, perhatian khusus tetap diberikan kepada Alfreandra Dewangga, yang mengalami keluhan nyeri pada laga sebelumnya.
“Dewa merasakan sakit di pertandingan terakhir. Jadi kita akan lihat besok. Itulah alasan mengapa saya menggantinya di babak pertama, dan sisanya semua oke,” pungkas Hodak.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











