Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar

Minggu, 4 Oktober 2026 16:20 WIB

Budak Bandung Lolos ke Barcelona, Bakal Seangkatan Anak Messi? Ini Faktanya

Minggu, 4 Oktober 2026 15:05 WIB

Tarif Parkir Bandung Kembali Disorot, Parkir Dekat Masjid Raya Capai Rp15 Ribu

Minggu, 4 Oktober 2026 14:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar
  • Budak Bandung Lolos ke Barcelona, Bakal Seangkatan Anak Messi? Ini Faktanya
  • Tarif Parkir Bandung Kembali Disorot, Parkir Dekat Masjid Raya Capai Rp15 Ribu
  • Debut di Shopee Cup 2026, Persib Target Bawa Pulang Poin dari Markas Port FC
  • Dede Sunandar Tumbang di Ring, Vicky Prasetyo Menangis Histeris
  • BSU 2026 Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Simak Syarat dan Cara Ceknya
  • Persib vs Dewa United di Si Jalak Harupat, Cek Harga Tiketnya
  • Indonesia Tambah 3 Perak dan 1 Perunggu di Asian Games 2026, Total 39 Medali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Komdis PSSI Mendadak Larang Nick Kuipers Bermain, Bojan: Ini Bukan PlayStation

By Putri Mutia RahmanRabu, 28 Februari 2024 09:05 WIB2 Mins Read
Mantan Pemain Persib Bandung, Nick Kuipers (Dok. Persib)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelatih Persib, Bojan Hodak sebut keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait larangan bermain Nick Kuipers beberapa jam sebelum kick-off pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Selasa, 27 Februari 2024 malam sangat mendadak.

Diketahui, Komdis PSSI menganulir hukuman kartu merah Alberto Rodriguez pada pertandingan melawan Barito Putera dan mengalihkannya kepada Kuipers yang sudah disiapkan Bojan untuk pertandingan melawan PSIS.

Menurut Bojan, situasi tersebut baru pertama kali dialaminya selama berkarir di sepakbola. Pasalnya keputusan tersebut idealnya muncul sehari setelah pertandingan melawan Barito Putera.

“Komdis federasi mengirimkan surat bahwa ada satu pemain bisa bermain dan ada pemain lainnya tidak bisa bermain. Dalam beberapa hari terakhir, kami berlatih bersama Nick dan tiba-tiba Nick tidak bisa bermain dan Alberto bisa. Ini hal yang lucu dan tidak profesional,” tegasnya Bojan.

Baca Juga:  Persib Bandung Lolos Fase Grup ACL 2 2025/2026 Usai Kalahkan Manila Digger 2-1

“Saya mau mengatakan bahwa ada hal sangat lucu terjadi. Dalam 30 tahun karier saya di sepakbola profesional, saya belum pernah merasakan situasi seperti ini. Keputusan Komdis itu di hari pertandingan beberapa jam sebelum kick-off,” kata pelatih Bojan dikutip dari situs resmi.

Baca Juga:  Kecolongan 3 Gol, Bojan Hodak Sebut Ada Kesalahan Fatal Pemain

Bojan berharap, keputusan seperti ini tidak terulang lagi. Ia mengingatkan, sepakbola bukanlah permainan video yang bisa seenaknya mengganti pemain.

“Jadi ini tentunya hal yang perlu diubah karena mungkin orang-orang tidak mengerti apa yang berpengaruh dari keputusan ini. Kami berlatih untuk pertandingan dan ini bukan PlayStation yang bisa dengan mudah mengeluarkan pemain dan memasukan pemain lainnya, ini tidak bisa terjadi di kehidupan nyata,” tutupnya.

Baca Juga:  Umuh Muchtar Ungkap Alasan Bojan Hodak Pilih Mundur dari Kursi Pelatih Persib

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bojan Hodak Komdis PSSI Nick Kuipers
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Debut di Shopee Cup 2026, Persib Target Bawa Pulang Poin dari Markas Port FC

Persib vs Dewa United di Si Jalak Harupat, Cek Harga Tiketnya

Dedi Kusnandar Doakan Timnas Indonesia Juara, Saatnya Patahkan Mitos Raja Runner-Up!

Ujian Kedalaman Skuad Persib di Oktober 2026: 7 Laga Padat Bikin Maung Bandung Wajib Rotasi Total

GBLA Belum Siap, 3 Pertandingan Persib Oktober Digelar di Si Jalak Harupat

Stadion GBLA Masih Direnovasi, Persib Bandung Kembali Berpindah Markas ke SJH

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.