bukamata.id – Manajemen Persib Bandung kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun pondasi klub yang profesional. Kali ini, Maung Bandung resmi mendatangkan Ahmed El Wardani untuk mengemban tugas krusial sebagai Head of Scouting atau kepala pemandu bakat anyar mereka.
Langkah strategis ini diambil demi merombak serta memodernisasi sistem pencarian pemain agar jauh lebih terukur, objektif, dan berorientasi pada masa depan klub. Kehadiran figur asal Mesir tersebut diyakini mampu menaikkan standar rekrutmen Maung Bandung, baik dalam memantau mutiara terpendam di kompetisi domestik maupun melirik talenta berkualitas dari bursa transfer internasional.
Visi di Balik Penunjukan Sang Pakar Pemandu Bakat
Menurut penjelasan dari Adhitia Putra Herawan selaku Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, keputusan merekrut El Wardani didasarkan pada rekam jejak mentereng serta luasnya koneksi yang ia miliki di peta sepak bola kawasan Asia dan Timur Tengah.
“Ahmed El Wardani memiliki pengalaman yang baik dalam bidang talent identification, performance analysis, serta memiliki jaringan yang luas, khususnya di kawasan Asia dan Timur Tengah. Kehadirannya merupakan bagian dari upaya Persib untuk terus menyempurnakan sistem scouting sehingga proses rekrutmen pemain dapat dilakukan secara lebih terukur, objektif, dan sesuai dengan kebutuhan tim,” ujar Adhitia, Jumat (24/7/2026).
Rekam Jejak dan Pengalaman di Asia Tenggara
Bagi pencinta sepak bola kawasan Asia Tenggara, nama Ahmed El Wardani tentu sudah tidak asing lagi. Lahir pada 10 Oktober 1985 dan mengantongi lisensi kepelatihan AFC A, ia sempat berkolaborasi dengan juru taktik Persib saat ini, Bojan Hodak, ketika sama-sama mengabdi di Kuala Lumpur City FC sejak tahun 2021 sebagai Assistant Manager.
Tidak berhenti di situ, rekam jejaknya semakin matang setelah pada musim 2025/2026 dipercaya mengemban posisi sebagai asisten pelatih di klub Liga Super Malaysia, Penang FC.
Tugas Lintas Sektoral: Dari Tim Utama hingga Akademi
Lebih dari sekadar memburu pemain bintang untuk skuad senior, ruang lingkup kerja El Wardani dirancang secara komprehensif. Ia juga mendapat mandat khusus untuk mengawal regenerasi pemain muda.
Pria berusia 40 tahun itu dipastikan akan bersinergi erat dengan Akademi Persib serta kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan jalur pembinaan yang mulus, di mana proses pemantauan, penyaringan, hingga promosi bakat muda ke tim utama bisa berjalan secara berkesinambungan.
Optimisme tinggi turut disampaikan oleh manajemen terhadap era baru pemantauan talenta ini. Adhitia berharap kehadiran sang Head of Scouting baru mampu membawa angin segar bagi prestasi klub ke depan.
“Kami menyambut Ahmed El Wardani sebagai bagian dari keluarga besar Persib. Semoga pengalaman, pengetahuan, dan dedikasi yang dimilikinya dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat sistem scouting, mengembangkan talenta-talenta potensial, serta mendukung Persib untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang membanggakan,” tutup Adhitia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










