Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Lagi! Hendrik MBG Bikin Macet Bandung Gara-Gara Parkir Sembarangan

Minggu, 5 April 2026 15:28 WIB
Persib Bandung

Misi Juara Dimulai! Persib Hadapi Final Pertama di Padang

Minggu, 5 April 2026 14:55 WIB

Bukan Sekadar Meme! Ini Sejarah Kopo Bandung yang Kini Jadi Sorotan Warganet

Minggu, 5 April 2026 13:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Lagi! Hendrik MBG Bikin Macet Bandung Gara-Gara Parkir Sembarangan
  • Misi Juara Dimulai! Persib Hadapi Final Pertama di Padang
  • Bukan Sekadar Meme! Ini Sejarah Kopo Bandung yang Kini Jadi Sorotan Warganet
  • Real atau Settingan? Video 7 Menit ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Viral, Netizen Ramai Cari Part 2
  • Stadion Padang Full, Klok Malah Tantang Lawan: Kami Datang untuk Menang!
  • Tolak Beri Uang Tambahan, Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Diduga Dikeroyok Preman
  • Sok Kuasa! Akses Jalan Perumahan Ditutup Paksa, Ngaku Tanah Pribadi Padahal Fasum!
  • Kode Redeem Free Fire 5 April 2026: Klaim Skin Senjata, Emote Langka hingga Voucher Diamond Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pj Bupati Sumedang Sebut Program Makan Siang Bergizi Bentuk Generasi Sehat dan Pintar

By Putra JuangRabu, 11 September 2024 11:00 WIB2 Mins Read
Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 420 orang siswa dari dua SD, yaitu SDN 2 Pamoyanan dan SD Jatinangor di Kabupaten Sumedang mendapatkan program makan siang bergizi, pada Selasa (10/9/2024).

Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli mengatakan, latar belakang uji coba program makan siang bergizi untuk siswa SD ini untuk menyiapkan generasi emas yang sehat dan pintar.

“Melalui asupan gizi akan membentuk peserta didik yang memiliki prestasi belajar dan memiliki karakter,” ucap Yudia.

Sebelum kegiatan makan siang bergizi ini, kata Yudia, siswa SD ini juga diajarkan budaya positif.

“Anak-anak diajarkan budaya mengantre, budaya cuci tangan dan membuang sampah pada tempatnya dan berdoa sebelum makan,” ungkapnya.

Menurutnya, uji coba digelar untuk mengidentifikasi kebutuhan tantangan yang muncul dalam pelaksanaan program.

Baca Juga:  Bocah Usia 16 Tahun di Sumedang Sudah Bisa Rekam KTP Elektronik

“Untuk selanjutnya menjadi role mode implementasi makan siang bergizi di tahun 2025. Tujuannya untuk menguji efektifitas dan efisiensi tata kelola pelaksanaan program dan menguji kesiapan personal yang terlibat pada pelaksanaan program” katanya.

Menurutnya, uji coba makan siang bergizi ini untuk mengukur bagaimana persiapan saat program ini diimplementasikan pada tahun 2025.

“Maka dengan uji coba ini apabila berhasil semua sudah bersiap. Menguji kualitas makan terkait higenitas, menu kandungan nutrisi, kemasan dan daya tarik penampilan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Banjir Permintaan Kopi Excelsa, Petani di Sumedang Perluas Lahan Tanam

Yudia menyebut, uji coba makan siang bergizi dilaksanakan selama tiap hari selama belajar selama dua bulan.

“Bulan September pelaksanaan biayanya dari partisipasi dunia usaha dan masyarakat. Bulan Oktober menggunakan dana dari APBD,” sebutnya.

Yudia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam uji coba makan siang bergizi ini.

“Terima kasih kepada semua yang terlibat dalam program makan siang bergizi ini. Kepada Provinsi Jawa Barat. Forkopimda Sumedang, OPD dan BUMN dan BUMD dan pihak swasta,” ucapnya.

“Alhamdulilah BUMN dan BUMD pihak swasta telah memberikan partisipasinya sehingga terkumpul anggaran sekitar Rp152 juta untuk bulan ini. Untuk bulan depan Rp152 juta dari APBD,” tambahnya.

Baca Juga:  214 Napi di Lapas II Sumedang Terima Remisi HUT RI

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Suhajar Diantoro mengatakan, program makan siang bergizi merupakan terobosan besar dari pemeritahan Prabowo-Gibran yang telah menjanjikan untuk program ini.

“Alhamdulilah Pak Presiden Jokowi telah membentuk Badan Gizi Nasional dan telah melantik Kepala Badannya. Pemerintah pun telah menyiapkan anggaran untuk tahun 2025 nanti Rp71 triliun,” ungkapnya.

“Saya di minta hadir di Sumedang untuk memberikan dorongan kepada pemerintah daerah untuk berpartisifasi dalam segala hal.Termasuk membantu dana menyukseskan program ini dari APBD,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kabupaten Sumedang makan siang bergizi SD siswa Yudia Ramli
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Lagi! Hendrik MBG Bikin Macet Bandung Gara-Gara Parkir Sembarangan

Bukan Sekadar Meme! Ini Sejarah Kopo Bandung yang Kini Jadi Sorotan Warganet

Tolak Beri Uang Tambahan, Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Diduga Dikeroyok Preman

Sok Kuasa! Akses Jalan Perumahan Ditutup Paksa, Ngaku Tanah Pribadi Padahal Fasum!

Heboh! Benda Terbang Misterius Terlihat di Langit Lampung Timur, Warga Dengar Suara Ledakan

Mandat Suci di Lebanon Berakhir di Tanah Air: Momen Haru Kepulangan Jenazah 3 Prajurit TNI

Terpopuler
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.