Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ikuti Jejak Indonesia, Inggris Larang Total Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos Mulai 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 19:56 WIB

Sisi Lain Icuk Baros: Dari Tukang Servis Kompor Jadi ‘Bos Saep’ Copet Legendaris yang Dicintai Penonton

Sabtu, 20 Juni 2026 19:34 WIB

Depak Kurzawa dan Barba, Persib Dikabarkan Incar Eks Striker Real Madrid

Sabtu, 20 Juni 2026 18:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ikuti Jejak Indonesia, Inggris Larang Total Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos Mulai 2027
  • Sisi Lain Icuk Baros: Dari Tukang Servis Kompor Jadi ‘Bos Saep’ Copet Legendaris yang Dicintai Penonton
  • Depak Kurzawa dan Barba, Persib Dikabarkan Incar Eks Striker Real Madrid
  • Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya
  • Ismael Kone Alami Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Pesan Religiusnya Bikin Merinding
  • Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng
  • Goncang Dunia! Kisah Miyu Pranoto, Dancer Cilik Indonesia yang Ditakuti Lawan Lintas Negara
  • Saep ‘Bos Copet’ Preman Pensiun Meninggal Dunia, Sempat Koma di ICU RSUD Cibabat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tolak Beri Uang Tambahan, Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Diduga Dikeroyok Preman

By SusanaMinggu, 5 April 2026 11:17 WIB2 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi berdarah terjadi di tengah suasana hajatan warga di Kabupaten Purwakarta. Seorang pemilik acara bernama Dadang (58) dilaporkan meninggal dunia usai diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang yang meminta uang tambahan.

Peristiwa ini kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian, sementara Satreskrim Polres Purwakarta masih memburu para pelaku yang diduga berjumlah lebih dari dua orang.

Keributan Berawal dari Permintaan Uang di Acara Hajatan

Insiden tragis tersebut terjadi di sebuah hajatan yang digelar di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Purwakarta.

Menurut keterangan keluarga, awalnya para pelaku datang ke lokasi acara dan meminta sejumlah uang. Permintaan tersebut sempat dipenuhi oleh pihak keluarga.

Baca Juga:  Tiba-tiba Disetop Polisi, Pengendara Motor di Purwakarta Jatuh hingga Terlindas Truk

Namun, situasi berubah mencekam ketika kelompok tersebut kembali datang dan meminta uang tambahan hingga mencapai Rp500 ribu.

“Awalnya cuma minta uang, sekali dikasih, mereka minta lagi sampai Rp500 ribu,” ungkap Asep Wahyu, adik korban.

Permintaan berulang itu memicu ketegangan hingga akhirnya terjadi keributan di lokasi acara.

Diduga Dikeroyok Lebih dari Dua Orang

Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, membenarkan adanya insiden penganiayaan yang berujung maut tersebut.

Ia menyebut keributan di tengah acara hajatan berubah menjadi aksi kekerasan yang menyebabkan korban tidak sadarkan diri.

“Diduga ada sekelompok orang membuat keributan di acara hajatan yang kemudian berujung pada pemukulan hingga korban tidak sadarkan diri,” ujar Enjang, Sabtu (4/4/2026).

Baca Juga:  Bukan Cuma Impian! HWB Purwakarta Tawarkan Rumah Mulai Rp98 Juta Lengkap Fasilitas Kota

Polisi menduga pelaku lebih dari dua orang dan saat ini masih dalam proses pengejaran.

Ditemukan Barang Bukti Bambu di Lokasi Kejadian

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan benda berupa belahan bambu yang diduga digunakan untuk memukul korban.

Benda tersebut diduga menjadi alat yang menyebabkan korban mengalami luka serius di bagian kepala hingga akhirnya tidak tertolong meski sempat dibawa ke rumah sakit.

“Di TKP kita menemukan sebuah belahan bambu yang diduga dipukulkan ke kepala korban,” kata AKP Enjang.

Suasana Hajatan Berubah Mencekam

Baca Juga:  Bupati Sibuk Ngonten, Wakilnya Curhat di Kolom Komentar! Purwakarta Lagi Gak Baik-baik Saja?

Peristiwa tersebut membuat suasana pesta pernikahan yang semula penuh kebahagiaan berubah menjadi kepanikan.

Sejumlah tamu undangan dilaporkan berhamburan menyelamatkan diri, sementara keluarga dan warga sekitar berusaha memberikan pertolongan kepada korban.

Pihak kepolisian kini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif pasti serta identitas para pelaku.

Polisi Lakukan Pengejaran Pelaku

Satreskrim Polres Purwakarta memastikan telah bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Polisi juga menyatakan bahwa jumlah pelaku diperkirakan lebih dari dua orang dan masih terus dikembangkan.

“Mohon doanya, kami bergerak cepat agar para pelaku segera tertangkap,” ujar AKP Enjang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita kriminal hari ini hajatan berdarah kampung cikumpay pemilik hajatan tewas pengeroyokan purwakarta preman minta uang purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Refleksi Pedas 19 Tahun KBB: Tokoh Pendiri Sindir Pejabat yang Cuma Pamer Pencapaian Semu!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.