Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rezeki Akhir Tahun! PKH, BPNT, Beras hingga BSU Rp900 Ribu Masuk Periode Penyaluran

Selasa, 6 Oktober 2026 16:05 WIB

Gila! Persib Hadapi 3 Laga Internasional dalam Oktober, Cek Jadwal Lengkapnya

Selasa, 6 Oktober 2026 15:30 WIB
Ole Romeny

Duet Mematikan Ole Romeny-Mithcell Baker Bawa Indonesia Juara, Ini Rahasianya

Selasa, 6 Oktober 2026 15:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rezeki Akhir Tahun! PKH, BPNT, Beras hingga BSU Rp900 Ribu Masuk Periode Penyaluran
  • Gila! Persib Hadapi 3 Laga Internasional dalam Oktober, Cek Jadwal Lengkapnya
  • Duet Mematikan Ole Romeny-Mithcell Baker Bawa Indonesia Juara, Ini Rahasianya
  • Terkuak! Peran Indra Kenz di Skandal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Siap-siap Masuk Bui Lagi?
  • PR Penataan Parkir Kota Bandung Disorot Usai Kasus Karcis Bus Rp65 Ribu Viral
  • Pemkot Bandung Susun Tata Kelola Kawasan Bersejarah dengan Konsep Historical Urban Landscape
  • Igor Tolic Masih Galau, Thom Haye dan Ragnar Bisa Langsung Terbang ke Thailand?
  • Pemkot Bandung Rencanakan Museum Musik Indonesia, Lokasi Masih Dikaji
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PJ Gubernur Jabar Dorong Penerapan Teknologi Blockchain untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

By SusanaKamis, 7 November 2024 04:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mendorong penerapan teknologi blockchain dalam tata kelola pemerintahan di 27 kabupaten dan kota di Jabar.

Menurutnya, selain memperkuat keamanan data, teknologi berbasis kriptografi ini juga dapat meningkatkan pelayanan publik secara keseluruhan.

“Ini adalah inisiatif kami untuk pemerintah kabupaten/kota di Jabar agar lebih percaya dalam menggunakan teknologi blockchain untuk mendukung keterbukaan, meningkatkan pelayanan publik, penyederhanaan perizinan, dan banyak lagi,” ujar Bey Machmudin usai membuka Local Government Blockchain Forum dan Festival 2024 di Hotel Pullman, Kota Bandung, Rabu (6/11/2024).

Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar, bekerja sama dengan Indonesia Blockchain Society, ini melibatkan seluruh pemerintah daerah di Jabar, serta perwakilan dari pemerintah pusat, BUMN, BUMD, pelaku industri, dan akademisi.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Libatkan Pelaku UMKM saat Operasional Kereta Cepat Jakarta Bandung

Tujuan utama forum ini adalah mengeksplorasi manfaat teknologi blockchain dan mendorong implementasinya sebagai solusi yang dapat memperkuat keamanan data serta meningkatkan transparansi dalam pemerintahan dan pelayanan publik.

Bey menjelaskan bahwa blockchain dapat diterapkan pada berbagai layanan publik, seperti pembayaran pajak, aplikasi Sapawarga, perizinan, hingga transparansi anggaran.

Baca Juga:  Konflik Sampah Pantai Cibutun dengan Pandawara Group Beres, Bey Machmudin: Kades Minta Maaf

“Blockchain bisa diterapkan di semua layanan publik, karena sudah pasti aman, seperti data pensiun, transparansi anggaran, aplikasi **Sapawarga**, pembayaran pajak, dan lain-lain,” katanya.

Penerapan blockchain di pemerintahan Jawa Barat ini, menurut Bey, merupakan langkah untuk mengadopsi perkembangan teknologi digital, mengingat Jawa Barat selalu menjadi provinsi terdepan dalam inovasi digital.

“Jangan sampai ketinggalan dalam teknologi ini. Jawa Barat harus selalu terdepan dalam inovasi digital,” tegas Bey.

Baca Juga:  Pujian Dedi Mulyadi untuk Bey Machmudin: Tauladan Birokrat Sunda

Meski teknologi blockchain sudah dikenal di Indonesia, implementasinya dalam sektor pemerintahan masih terbilang baru.

Oleh karena itu, melalui Local Government Blockchain Forum dan Festival 2024, Bey berharap agar para pemangku kebijakan di Jabar dapat lebih memahami potensi dan manfaat teknologi blockchain, serta segera menerapkannya dalam tata kelola pemerintahan.

“Walaupun blockchain ini sudah ada cukup lama, untuk pemerintahan masih terbilang baru. Yang penting, kepala daerah dan pejabat eselon II harus paham terlebih dahulu logika dan manfaatnya,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Jabar teknologi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rezeki Akhir Tahun! PKH, BPNT, Beras hingga BSU Rp900 Ribu Masuk Periode Penyaluran

Terkuak! Peran Indra Kenz di Skandal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Siap-siap Masuk Bui Lagi?

PR Penataan Parkir Kota Bandung Disorot Usai Kasus Karcis Bus Rp65 Ribu Viral

Pemkot Bandung Susun Tata Kelola Kawasan Bersejarah dengan Konsep Historical Urban Landscape

Pemkot Bandung Rencanakan Museum Musik Indonesia, Lokasi Masih Dikaji

Data Warga Bandung Dikebut! 435 Ribu KK Ditargetkan Terverifikasi hingga Desember 2026

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.