Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib

Bojan Hodak Bertahan di Persib? Negosiasi Kontrak Masih Panas!

Minggu, 29 Maret 2026 21:56 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral TikTok dan X! Ini Fakta di Balik Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’

Minggu, 29 Maret 2026 20:08 WIB

Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!

Minggu, 29 Maret 2026 19:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bojan Hodak Bertahan di Persib? Negosiasi Kontrak Masih Panas!
  • Viral TikTok dan X! Ini Fakta di Balik Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’
  • Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!
  • Bojan Hodak Beri Tugas Spesial ke Jupe di Persib, Bukan Sekadar Pemain
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan
  • Live Streaming! Indonesia vs Bulgaria Malam Ini, Klik Link Resmi Nonton Final FIFA Series 2026
  • Gila! Persib Siapkan ‘Skuad Monster’ 2026/2027, 4 Pos Krusial Langsung Disikat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Politisi PDIP Sebut Jokowi Kehilangan Power Setelah Pergantian Kekuasaan

By Putra JuangSelasa, 17 September 2024 23:11 WIB2 Mins Read
Presiden Jokowi saat meresmikan pabrik percontohan minyak makan merah Pagar Merbau, di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis (14/03/2024). Foto: Instagram @jokowi
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu menilai, Joko Widodo (Jokowi) akan kehilangan powernya dan menjadi orang biasa setelah lengser dari jabatannya pada 20 Oktober 2024 mendatang.

“Sebentar lagi akan ada pergantian kekuasaan. Jokowi akan kehilangan powernya, dia akan menjadi orang biasa,” ucap Adian saat hadir dalam program Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (17/9/2024).

Setelah lengser dari kursi kekuasaan, kata Adian, fasilitas yang didampatkan Jokowi dan keluarga hanyalah sebatas perlindungan paspampres saja.

“Fasilitas yang didapatkan hanya perlindungan paspampres terhadap dirinya dan keluarga, hanya itu saja,” ujarnya.

Baca Juga:  Resmikan Istana Negara di IKN, Jokowi: Nanti Istana Garuda oleh Prabowo

“Dia (Jokowi) kehilangan kewenangan di seluruh lembaga negara, dia tidak punya perwakilan satu pun di parlemen, dan menurut saya itu tidak akan menguntungkan buat dia,” tambahnya.

Adian memandang, loyalis Jokowi pun tidak menjamin akan setia kepada Jokowi setelah dirinya bukan lagi orang nomor satu di Indonesia.

“Kita belajar dari sejarah saja, dulu loyalis Soeharto banyak sekali, termasuk Harmoko, termasuk banyak menteri yang lain yang tanggal 11 Maret dilantik bersama-sama dengan dia tapi 70 hari kemudian semua yang dilantik bersetuju menurunkan dia. Lalu dimana loyalitas dalam politik?” tuturnya.

Baca Juga:  Ketua DPC PDIP Ciamis Serahkan Formulir Pendaftaran pada Demokrat, Anjar Asmara Apresiasi Keseriusan Nanang Permana

“Kan sudah berkali kali saya katakan bahwa bila sebuah hubungan dibangun oleh uang maka hubungan itu akan berhenti seketika uang itu berhenti. Jika hubungan itu dibangun karena kepentingan maka kepentingan itu akan berhenti seketika kepentingan itu selesai,” sambungnya.

Oleh karena itu, lanjut Adian, hubungan Jokowi dan para loyalisnya pun selesai berbarengan dengan berakhirnya masa jabatan Jokowi.

Baca Juga:  Pramono Anung Akui 2 Kali Izin ke Jokowi untuk Maju Pilkada Jakarta

“Lalu hubungan apa yang diharapkan ketika hubungan-hubungan itu didasarkan pada kepentingan tidak ada ikatan idiologi, tujuan yang sama, semuanya kepentingan jaka pendek,” ungkapnya.

Adian menilai, tidak ada kesetiaan dalam dunia politik.

“Apakah menteri-menteri yang sekarang diangkat Jokowi pasti akan setia kepada dia? Dari mana ceritanya, orang semuanya berangkat dari kepentingan-kepentingan jangka pendek,” katanya.

“Kesetiaan itu hanya bisa terjadi ketika ada kesamaan ideologi dan tujuan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Adian Napitupulu jokowi PDI Perjuangan PDIP
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!

CPNS

BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan

Fisik Terbatas, Tekad Tanpa Batas! Adinda Adprilaa: Bukti Nyata Gunung Bukan Hanya Milik Mereka yang Sempurna

Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap

Pengelola Wisata Rahong Sigap Tangani Bencana Pohon Tumbang di Pangalengan, Evakuasi Berjalan Cepat

Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.