Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI

Minggu, 27 September 2026 20:17 WIB

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Minggu, 27 September 2026 19:23 WIB

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Minggu, 27 September 2026 18:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI
  • Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak
  • Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran
  • Alwi Farhan Lolos Semifinal, Target Emas Asian Games 2026 Makin Terbuka
  • Bukan Dipanggil Timnas, Marc Klok Justru Beri Pesan untuk Thom Haye dan Ragnar
  • Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya
  • Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?
  • Selangkah Lagi ke Final! Fajar/Fikri Punya Misi Besar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk: Pengasuh Sebut Takdir Allah SWT, Ini 5 Fakta di Baliknya

By SusanaMinggu, 5 Oktober 2025 16:02 WIB2 Mins Read
Evakuasi Ponpes Al Khoziny. Foto: Instagram @infodarjo.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peristiwa memilukan terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Bangunan asrama putra ponpes tersebut ambruk pada Senin, 29 September 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan puluhan santri menjadi korban dan menimbulkan duka mendalam bagi dunia pendidikan pesantren.

Tak lama setelah insiden, alat berat ekskavator dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo langsung diterjunkan untuk mengevakuasi para santri yang masih terjebak di reruntuhan bangunan.

Petugas gabungan dari BPBD, Basarnas, dan TNI-Polri juga dikerahkan untuk membantu proses penyelamatan.

Peristiwa ini tak hanya memakan korban jiwa, namun juga menimbulkan trauma psikologis mendalam bagi para santri yang selamat. Berikut sejumlah fakta penting yang terungkap dari tragedi ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sebut 3 DPO Hasil Karya Ilmiah Sudirman, Sang Kakak Ungkap Fakta Mengejutkan

1. Asrama Putra Ponpes Al Khoziny Ambruk Saat Waktu Salat Ashar

Bangunan asrama putra Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin sore, pukul 15.00 WIB, ketika ratusan santri sedang melaksanakan salat Ashar berjemaah di lantai dua.
Suasana khusyuk seketika berubah menjadi kepanikan saat atap dan tembok runtuh menimpa para santri.

2. Pengasuh Ponpes: Ini Takdir Allah SWT

Baca Juga:  5 Fakta Pembunuhan Wanita Dalam Koper, Mantan Suami Korban Sempat Diduga Jadi Pelaku

Pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny, KHR Abdus Salam Mujib, meminta semua pihak bersabar dan menyerahkan sepenuhnya kepada takdir Allah.

“Saya kira ini takdir dari Allah. Semuanya harus bersabar, mudah-mudahan diberi ganti yang lebih baik,” ujar KHR Abdus Salam Mujib dengan mata berkaca-kaca.

3. Basarnas Duga Penyebabnya Pondasi Tidak Kuat

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, menduga penyebab utama ambruknya bangunan asrama tersebut adalah pondasi yang tidak kuat.

Tim gabungan kini melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dan mencegah tragedi serupa terjadi di masa depan.

Baca Juga:  Ledakan Amunisi TNI di Garut: Fakta-Fakta hingga Motif Kehadiran Warga Sipil di Lokasi

4. Santri Merasakan Bangunan Goyang Sebelum Ambruk

Salah satu santri yang selamat mengaku sempat merasakan bangunan bergoyang sebelum akhirnya roboh.

“Awalnya lantai bergetar, kami pikir gempa, tapi tiba-tiba bangunan langsung ambruk,” ungkapnya dengan suara lirih.

5. Puluhan Santri Alami Luka dan Trauma

Selain korban meninggal, sejumlah santri mengalami luka serius dan trauma berat. Mereka kini mendapatkan perawatan intensif dan pendampingan psikologis dari pihak terkait.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga berjanji akan membantu proses pemulihan dan pembangunan kembali asrama yang roboh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

fakta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.