Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI

Minggu, 27 September 2026 20:17 WIB

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Minggu, 27 September 2026 19:23 WIB

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Minggu, 27 September 2026 18:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI
  • Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak
  • Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran
  • Alwi Farhan Lolos Semifinal, Target Emas Asian Games 2026 Makin Terbuka
  • Bukan Dipanggil Timnas, Marc Klok Justru Beri Pesan untuk Thom Haye dan Ragnar
  • Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya
  • Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?
  • Selangkah Lagi ke Final! Fajar/Fikri Punya Misi Besar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Popularitas dan Figur Modal Penting Pilkada Jabar 2024

By Aga GustianaJumat, 1 November 2024 13:50 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tingginya elektabilitas pasangan calon di Pilkada 2024 ditentukan oleh popularitas dan sosok figur. Bahkan, jika kedua nilai ini mencapai 85 persen, maka rata-rata tingkat kemenangan paslon di angka 80 persen.

Demikian dilaporkan hasil survei Ragaplasma Research berkaitan dengan partisipasi politik masyarakat di enam kabupaten/kota di Jawa Barat, yakni Cirebon, Purwakarta, Bandung Barat, Kota Sukabumi, Kota Bogor, dan Kota Depok.

“Untuk survei kita kali ini memang ada beberapa hal calon-calon yang memang sudah mendapatkan prioritasnya. Ketika popularitas dan figurnya itu sudah di atas 85 persen itu rata-rata kemenangan dari si pasangan calon itu sudah di atas 80 persen,” ungkap Tim Peneliti dari Ragaplasma Research, Padlan Ansori, Jumat (1/11/2024).

Seperti pada survei Pilgub Jabar 2024. Ragaplasma Research menemukan jika elektabilitas paslon Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan masih belum tergoyahkan. Hal itu sejalan dengan popularitas eks Bupati Purwakarta dan eks Bupati Sumedang itu.

Baca Juga:  Fokus Dampingi Ridwan Kamil, Atalia Putuskan Tak Ikut Kontestasi Pilkada 2024

“Untuk melihat survei dari Pilgub ini, ternyata Pak Dedi itu sudah melampung tinggi. Ketika ada permasalahan-permasalahan yang memang isu-isu terkait Pak Dedi Mulyadi pun, masyarakat itu tidak terpengaruhi dengan kegiatan-kegiatan apa yang isu-isu miring tersampaikan ke masyarakat,” ujar Padlan.

“Dedi Mulyadi memang sudah pasangan yang memang sudah tidak bisa dirobohkan gitu, kalau melihat dari atas angin,” lanjutnya.

Baca Juga:  Lakukan Kunjungan Balasan, PDIP Buka Peluang Koalisi dengan PKS Kota Bandung di Pilkada

Elektabilitas Dedi-Erwan masih tinggi, kata Padlan, karena memang memiliki popularitas di antara paslon lain.

“Itu yang memang dikenali dari keempat pasangan calon itu Kang Dedi Mulyadi aja yang memang dikenal oleh masyarakat di keenam tiga kota dan tiga kebupaten,” ungkapnya.

Dengan demikian, popularitas dan figur menjadi salah satu penentu tingginya elektabilitas di Pilgub Jabar 2024.

“Untuk tingkatan rasional itu hanya minim gitu karena melihat figur misalkan ada yang dari incoment itu pasti melihat oh ini perbaikannya ini, ini perbaikannya ini. Karena mereka itu melihat rasionalnya terkait dengan kemarin itu seperti apa gitu kan. Untuk secara rasional itu memang tapi untuk figur itu melihat lebih tinggi dipandang masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Jubir PKS Bantah Tinggalkan Anies Baswedan di Pilkada Demi Jatah Menteri

Diketahui, Dedi Mulyadi memang eksis di media hingga namanya dikenal masyakarat. Artinya, pemanfaatan media perlu dilakukan untuk meningkatkan elektabilitas.

“Terkait Kang Dedi Mulyadi itu untuk Pilgub ini karena melehat dari media juga gitu kan. Dari media karena tersering tersorot dan populitas dari Kang Dedi Mulyadi itu lebih melambung angin lah, tinggi,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pilgub pilkada survei
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.