bukamata.id – Persaingan takhta juara Super League 2025/2026 kian memanas. Persib Bandung dijadwalkan bakal menjamu rival klasiknya, Arema FC, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 24 April 2026. Laga pekan ke-29 ini menjadi panggung pembuktian bagi Maung Bandung untuk bangkit setelah sebelumnya tertahan oleh Dewa United.
Namun, laga ini tidak akan berjalan mudah. Kubu tim tamu, Arema FC, melakukan langkah yang sangat tidak lazim. Sang juru taktik, Marcos Santos, secara mengejutkan memboyong 10 pemain asing sekaligus ke Kota Kembang.
Strategi ini tergolong berisiko dan penuh tanda tanya. Sesuai regulasi Super League musim ini, setiap tim hanya diizinkan mendaftarkan 9 pemain asing dalam Daftar Susunan Pemain (DSP), dengan maksimal 7 pemain yang merumput secara bersamaan. Nama-nama seperti Lucas Frigeri, Gabi Silva, hingga Dalberto dipastikan ikut dalam rombongan, seolah ingin memberikan efek psikologis bagi tuan rumah sebelum peluit pertama dibunyikan.
Bojan Hodak Enggan Terlena
Melihat manuver “gila” Singo Edan, pelatih Persib, Bojan Hodak, memilih untuk tetap membumi. Meski pasukannya saat ini masih memimpin klasemen dengan koleksi 65 poin—unggul tipis dari Borneo FC (63) dan Persija (59)—Bojan menegaskan bahwa status pemuncak klasemen bukan jaminan laga akan berjalan mudah.
Ditemui usai sesi latihan di GBLA pada Rabu (22/4/2026), Bojan mengakui kondisi fisik timnya masih dalam masa pemulihan pasca laga tandang yang melelahkan.
“Hari ini adalah hari kedua (pasca pertandingan), kami masih sedikit lelah, tapi besok akan baik-baik saja (kembali bugar),” ujar Bojan.
Ancaman Nyata Lini Serang Singo Edan
Walaupun Arema FC saat ini masih tertahan di peringkat ke-11 dengan 38 poin, Bojan menilai ada perubahan drastis sejak kedatangan pelatih baru. Kolektivitas serangan Arema menjadi fokus utama yang diwaspadai oleh barisan pertahanan Persib.
“Namun kami tahu kami tidak bisa bersantai dan harus fokus pada pertandingan selanjutnya. Arema FC adalah tim yang cukup tangguh,” kata Bojan.
Pelatih asal Kroasia tersebut secara spesifik menyoroti ketajaman para pemain depan Arema yang belakangan ini tampil produktif. Bojan menyadari bahwa Arema punya potensi besar untuk merusak pesta Persib di hadapan Bobotoh.
“Terutama di lini serang mereka memiliki banyak pemain bagus. Kami menyadari hal itu dan kami akan bersiap. Mungkin karena pelatih baru. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” tegasnya.
Duel Jumat nanti diprediksi akan menjadi perang urat syaraf. Persib butuh kemenangan mutlak demi menjaga jarak dari kejaran Borneo FC, sementara Arema datang dengan misi “perusak” lewat komposisi pemain asing yang komplet.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










