Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor

Senin, 16 Maret 2026 06:00 WIB

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Senin, 16 Maret 2026 03:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Profil Muhammad Kerry Adrianto: Anak Riza Chalid yang Kini Jadi Sorotan Kasus Korupsi Minyak

By Aga GustianaSelasa, 14 Oktober 2025 11:39 WIB4 Mins Read
Riza Chalid dan sang anak, Muhammad Kerry Adrianto. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Muhammad Kerry Adrianto mendadak menjadi topik hangat di ruang publik. Sosok yang juga dikenal dengan nama Kerry Riza ini tengah menjalani proses hukum setelah disebut sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina, dengan potensi kerugian negara yang fantastis — mencapai Rp 285,1 triliun.

Tak hanya karena besarnya nilai kasus tersebut, perhatian publik juga tertuju pada latar belakang Kerry sebagai putra dari pengusaha migas senior, Riza Chalid, figur berpengaruh di industri energi nasional yang namanya kerap muncul dalam berbagai peristiwa penting.

Latar Belakang dan Pendidikan

Muhammad Kerry Adrianto lahir di Jakarta pada 15 September 1986. Pada tahun 2025 ini, usianya genap 39 tahun. Berasal dari keluarga dengan jaringan bisnis yang kuat di sektor energi, Kerry menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, fokus pada bidang bisnis dan manajemen. Bekal akademik tersebut mengantarkannya untuk meniti karier di dunia usaha, terutama dalam sektor yang selama ini menjadi ladang utama keluarganya: minyak, gas, dan pelayaran energi.

Karier dan Peran di Dunia Bisnis

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Kerry mulai aktif dalam sejumlah perusahaan strategis. Ia tercatat memegang peran penting di beberapa entitas bisnis, antara lain:

  • PT Navigator Khatulistiwa
  • PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi
Baca Juga:  Dugaan Korupsi Minyak di Pertamina Rugikan Negara Capai Rp285 Triliun

Kedua perusahaan tersebut bergerak di bidang transportasi laut dan energi, khususnya pengangkutan minyak dan produk turunannya. Dalam waktu relatif singkat, Kerry membangun reputasi sebagai pengusaha muda yang aktif dalam berbagai proyek strategis, termasuk kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Pertamina.

Sebagai beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Kerry terlibat dalam aktivitas pengangkutan bahan bakar dan beberapa kerja sama bisnis berskala besar. Namanya cukup dikenal di kalangan pelaku usaha migas nasional, terutama dalam lingkup bisnis logistik energi.

Dakwaan dalam Kasus Korupsi Minyak Pertamina

Karier bisnis Kerry mendapat sorotan tajam ketika namanya muncul dalam dakwaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina. Kasus ini ditangani oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat dan disebut sebagai salah satu perkara terbesar dalam sejarah sektor energi Indonesia.

Kerry didakwa bersama empat terdakwa lainnya. Jaksa Penuntut Umum menilai, perbuatan mereka telah menyebabkan kerugian negara hingga Rp 285,1 triliun, terkait impor dan ekspor minyak mentah, serta penyewaan fasilitas Terminal BBM Merak.

Dalam dakwaan, disebutkan bahwa perusahaan yang terafiliasi dengan Kerry diduga memperoleh keuntungan tidak sah dari selisih harga impor minyak mentah yang tidak sesuai dengan ketentuan resmi. Selain itu, perjanjian penyewaan Terminal BBM Merak juga disebut merugikan negara sekitar Rp 2,9 triliun, karena aset tersebut tidak dicatat sebagai milik Pertamina.

Baca Juga:  Harga BBM 1 Oktober 2023 di Seluruh SPBU Pertamina

Jaksa menegaskan bahwa seluruh rangkaian tindakan ini membentuk skema terstruktur dari hulu ke hilir, mulai dari pengadaan, ekspor-impor, hingga distribusi bahan bakar.

Deretan Nama Lain yang Terlibat

Selain Muhammad Kerry Adrianto, empat orang lainnya juga didakwa dalam kasus yang sama. Mereka antara lain:

  • Yoki Firnandi – Direktur Utama PT Pertamina International Shipping
  • Agus Purwono – VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional
  • Dimas Werhaspati – Komisaris PT Navigator Khatulistiwa & PT Jenggala Maritim
  • Gading Ramadhan Joedo – Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak

Mereka disebut memiliki peran saling berkaitan dalam proses bisnis yang berujung pada dugaan kerugian negara dalam jumlah besar.

Konteks Keluarga dan Pengaruh

Perhatian publik terhadap kasus ini semakin besar karena latar belakang keluarga Kerry. Ia merupakan anak dari Riza Chalid, seorang pengusaha migas berpengaruh yang telah lama dikenal di lingkaran bisnis minyak Indonesia. Riza sendiri pernah dikaitkan dengan sejumlah isu besar di masa lalu, sehingga keterlibatan anaknya dalam kasus besar seperti ini tak luput dari sorotan media dan masyarakat.

Baca Juga:  4 dari 5 SPBU Swasta Setuju Beli BBM di Pertamina

Nama besar keluarga tersebut membuat kasus ini bukan sekadar persoalan hukum biasa, melainkan mencerminkan pengaruh jaringan bisnis lama dalam sektor energi yang kini mulai terkuak melalui proses peradilan.

Sidang Berjalan, Publik Menunggu Hasilnya

Kasus ini tengah bergulir di Pengadilan Tipikor, dengan agenda sidang yang terus berlanjut. Jaksa menyebut perkara ini sebagai “salah satu kasus korupsi terbesar dalam sejarah energi Indonesia.”

Publik kini menantikan perkembangan sidang untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan Kerry dan terdakwa lainnya, serta dampaknya terhadap kebijakan tata kelola migas nasional ke depan.

Penutup

Muhammad Kerry Adrianto bukan sosok asing di dunia migas. Latar belakang keluarga, pendidikan luar negeri, serta kiprahnya di sektor energi membuatnya dikenal luas di kalangan pelaku bisnis. Namun kini, namanya justru menjadi sorotan karena dugaan keterlibatan dalam skandal korupsi minyak Pertamina yang bernilai triliunan rupiah.

Perjalanan hukum Kerry akan menjadi perhatian publik dan media dalam beberapa waktu ke depan. Kasus ini juga dipandang sebagai momentum penting untuk menilai transparansi dan integritas tata kelola energi nasional

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kasus Korupsi Minyak Muhammad Kerry Adrianto Pertamina riza chalid
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.