bukamata.id – Setiap Muslim dianjurkan untuk memperhatikan pola makan selama bulan Ramadhan guna menghindari risiko penyakit tertentu.
Salah satu masalah kesehatan yang perlu diperhatikan adalah kadar kolesterol tinggi, yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Oleh karena itu, penting bagi penderita kolesterol tinggi untuk menerapkan pola makan sehat selama Ramadhan. Berpuasa seharian penuh sering kali membuat seseorang tergoda untuk mengonsumsi makanan tinggi lemak saat berbuka.
Untuk itu, dr. Zaidul Akbar membagikan beberapa resep herbal yang dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol.
Pantangan Kolesterol Selama Ramadhan
Penderita kolesterol tinggi disarankan untuk menghindari lemak jenuh seperti daging merah, udang, jeroan, kuning telur, mentega, dan margarin. Selain itu, lemak trans dari makanan gorengan, makanan panggang, donat, dan kue kering juga perlu dihindari.
Sebagai alternatif, berikut beberapa resep minuman herbal dari buku Resep Sehat JSR: 200 Resep Menyehatkan karya dr. Zaidul Akbar yang dapat dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.
1. Resep Power of Six
Bahan:
- 1 ruas jahe seukuran jempol
- 1 batang serai
- 1 ruas kunyit seukuran kelingking
- Kencur seukuran 1/2 kelingking
- Kayu manis seukuran 3/4 kelingking
- 300 ml air
- Madu secukupnya
- Perasan jeruk nipis
Cara membuat:
- Rebus semua bahan hingga aromanya keluar.
- Tunggu hingga hangat, lalu tambahkan madu dan sedikit perasan jeruk nipis.
- Tuang ke dalam gelas saji dan hidangkan.
2. Resep Air Rendaman Kunyit
Bahan:
- 1 ruas kunyit
- Segelas air hangat
Cara membuat:
- Kupas dan potong kunyit kecil-kecil.
- Masukkan ke dalam segelas air hangat dan biarkan terendam selama 6 jam.
- Minum air rendaman kunyit ini sehari sekali sebelum atau sesudah makan.
3. Resep Air Serai Jahe
Bahan:
- 1 ruas jahe
- 1 batang serai
- Segelas air panas
Cara membuat:
- Siapkan bahan, lalu potong kecil atau parut.
- Campurkan ke dalam segelas air panas dan diamkan hingga agak dingin.
- Minum selagi hangat.
Itulah resep minuman herbal ala dr. Zaidul Akbar yang dapat dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











