Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

Kamis, 18 Juni 2026 22:35 WIB

DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik

Kamis, 18 Juni 2026 22:23 WIB

Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik

Kamis, 18 Juni 2026 22:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi
  • DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik
  • Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik
  • Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi
  • Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton
  • Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas
  • Link Live Streaming & Jadwal Piala Dunia Jumat 19 Juni 2026: Korsel Siap Hadapi Teror Tuan Rumah Meksiko
  • Ini Alasan Kemendagri Minta Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Puluhan PKL di Jalan Ganesha Bandung Sukarela Direlokasi

By Putra JuangJumat, 11 Agustus 2023 16:34 WIB3 Mins Read
Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna saat kegiatan monitoring. (Foto: bandung.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan, saat ini sudah tidak ada lagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Jalan Ganesha.

Sebab, seluruh PKL di Jalan Ganesha tersebut dengan sukarela direlokasi ke kawasan Gelap Nyawang.

“Saya ucapkan terima kasih kepada PKL yang mampu berkolaborasi dengan Pemkot Bandung,” ucap Ema di sela-sela kegiatan monitoring, Jumat (11/8/2023).

Ema pun memberikan mengapresiasi kepada para PKL yang bersedia mentaati aturan seperti tertuang dalam Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2011 tentang Penataan Dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima dan Perda Nomor 09 tahun 2019 tentang Ketertiban Umum, Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat.

“Mereka sadar semuanya ingin menegakan aturan itu dengan baik. Perda nomor 4 tahun 2011 tentang Penataan Pembinaan PKL dan Perda 9 tahun 2019 tentang Trantibum,” ungkapnya.

Baca Juga:  Transformasi Terminal Cicaheum: Wali Kota Bandung Pastikan Nasib Pedagang dan Sopir Angkot Terjamin

Ema menyebut, para PKL koperatif dan mampu bersinergi dengan Pemkot Bandung untuk direlokasi ke kawasan yang tidak begitu jauh dari kawasan asalnya.

“Mereka mau (direlokasi) ini masih proses, pindah ke jalan Gelap Nyawang,” ujarnya.

Ema juga memastikan, soal lahan parkir sudah dikondisikan dengan baik. Sehingga saat ini, kawasan Jalan Ganesha dan Jalan Gelap Nyawang tertib parkir.

“Parkir juga sudah clear (selesai), kita dorong ke Jalan Skanda dan sekitarnya. Selama revitaliasasi jalan Ganesha menggunakan garis Satpol PP, jelas itu tidak boleh ada PKL karena zona merah. Itu penegakan hukum tidak ada kompromi, tidak ada negosiasi itu penegakan hukum,” paparnya.

Baca Juga:  Jenderal Dudung Garansi Tiga Oknum Prajurit Pembunuh Imam Masykur Bakal Dihukum Berat

Ema mengatakan, Pemkot Bandung tidak menutup ruang untuk para PKL mencari nafkah dengan berjualan. Itikad baik yang dilakukan yaitu memberikan ruang sesuai aturan juga tempat.

“Ini memberikan tempat, supaya hukum berjalan baik, adil, sesuai dengan amanah. Hukum yang dimaksud Perda,” imbuhnya.

Ia memastikan kawasan Jalan Ganesha akan lebih cantik setelah dilakukannya perbaikan yang sedang berprogres tersebut. Nantinya, para pejalan kaki bisa lebih leluasa untuk menikmati suasana Kota Bandung.

“Kepada DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman), DLH (Dinas Lingkunhan Hidup) dan DSDABM (Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga) untuk segera melakukan penataan sambil bersinergi dengan ITB. Karena ITB punya dana bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga meraka memiliki konsep,” tuturnya.

Baca Juga:  Bek Persib Bandung Targetkan Clean Sheet di Kandang Persebaya Surabaya

Rencananya dalam waktu dekat, dinas terkait akan menata median jalan pedestrian untuk lebih estetik.

“Kita nanti akan melihat dari aspek estetika indah akan berwibawa. Apalagi ada kampus besar sudah punya nama dalah satu icon Kota Bandung yaitu ITB.Jadi kalau di tata kiri kanan jalan itu, agar ruang publik lebih nyaman,” katanya.

Soal jumlah PKL di kawasan tersebut, Ema mengatakan, sampai saat ini sedang pendataan.

“Awal itu 52 PKL, lalu bertambah 61, dicek kembali ada 86. Saya minta kepada dinas KUMKM untuk data resminya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ema Sumarna Featured Gelap Nyawang Jalan Ganesha Pemkot Bandung PKL
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik

Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik

Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi

Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton

Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.