Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 11:58 WIB

Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina

Sabtu, 26 September 2026 10:17 WIB

Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood

Sabtu, 26 September 2026 07:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta
  • Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina
  • Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Masalah Sampah Kian Parah, HMI Desak Pemkot Bandung Segera Bertindak

By Putra JuangSelasa, 17 Desember 2024 17:15 WIB4 Mins Read
Tumpukan sampah di Pasar Caringin Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandung mengungkapkan keprihatinannya terhadap permasalahan sampah di Kota Bandung yang terus menjadi tantangan serius.

HMI Cabang Bandung menyerukan kepada pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan solusi yang konkret dan berkelanjutan.

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Bandung, Fikri Ali Murtadho mengatakan bahwa persoalan sampah telah berdampak pada kualitas lingkungan hidup masyarakat Kota Bandung.

“Kota Bandung yang dikenal sebagai kota kreatif dan destinasi wisata menghadapi ancaman serius dari permasalahan sampah yang belum tertangani dengan optimal,” ucap Fikri dalam keterangannya, Selasa (17/12/2024).

“Kami mendesak Pemkot Bandung dan seluruh elemen masyarakat untuk segera bertindak,” lanjutnya.

Fikri mengaku, pihaknya juga telah melakukan survei lapangan untuk melihat dan merasakan secara langsung kondisi daruratnya sampah Kota Bandung, salah satunya dengan mendatangi Pasar Induk Caringin.

“Karena kita menerima banyak keluhan dari masyarakat dan pedagang sekalipun, dan kemarin juga sempat viral di media sosial. Kita mendatangi lokasi 1 minggu yang lalu bertepatan pada tanggal 10 Desember 2024 dan kita juga melakukan wawancara secara langsung kepada pedagang untuk mendengar keluhan yang dirasakan oleh para pedagang di sana,” bebernya.

Baca Juga:  Temui Bey Macmudin, Badko HMI Jabar Siap Kawal Pembangunan SDM

Berdasarkan kondisi yang dilihatnya, kata Fikri, bahwa sampah-sampah yang dihasilkan dari kegiatan jual beli Pasar Induk Caringin tidak dikelola dengan baik. Bahkan, ada beberapa titik sampah yang menggunung di tengah tengah pasar.

Padahal, sekeliling sampah tersebut ada para pedagang yang berjualan terkhusus bahan pokok. Hal tersebut sangat tidak memberikan kualitas lingkungan yang baik dan akan sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup warga Kota Bandung.

“Karena apa yang di beli di sana terkhusus bahan pokok itu akan dimakan oleh warga Kota Kandung khususnya,” ujarnya.

Kemudian juga sampah yang dihasilkan setiap harinya bisa mencapai puluhan ton yang tidak terbuang dan menggunung. Padahal, pedagang membayar uang kebersihan setiap harinya yang di pungut oleh pengelola sebesar Rp5000 – Rp8000 per harinya.

“Lantas tidak ada tanggung jawab yang serius yang dilakukan oleh pengelola. Kita rasa kita tidak bisa membiarkan hal ini terus terjadi dan kita mendesak pemerintah daerah untuk segera menanggulangi persoalan sampah yang ada di Pasar Caringin,” katanya.

Baca Juga:  Bujet Terbatas? Ini 5 Hotel Murah di Bandung Dekat dengan Pusat Kota

Bukan hanya itu, pihaknya juga menerima informasi terkait adanya tindakan jual paksa berbagai makanan ringan dan minuman terhadap pedagang oleh oknum tertentu yang dilakukan setiap hari.

“Berdasarkan orang yang kami temui perhari itu kegiatan tersebut bisa menghabiskan Rp80.000- Rp100.000 per harinya dan itu cukup merugikan para pedagang. Itu juga cukup mencuri perhatian kami selain dari pada masalah sampah,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya sangat menyayangkan masalah ini baru disorot dan ramai-ramai perangkat daerah memberi komentar setelah viral.

“Padahal kita, HMI sudah datang langsung ke lokasi sebelum viral dan sedang merumuskan untuk ikut berpartisipasi dalam mengatasi masalah sampah di Kota Bandung,” imbuhnya.

“Kami juga sangat menyayangkan sekarang pemerintah daerah hanya bisa berkomentar dan saling menyalahkan padahal hal ini perlu di tangani dengan cepat serta berkolaborasi dengan pihak manapun yang memiliki prinsip dan tujuan yang sama yaitu kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Oleh karena itu, HMI Cabang Bandung menawarkan beberapa rekomendasi strategis untuk membantu mengatasi permasalahan sampah di Kota Bandung:

Baca Juga:  Hengky Kurniawan Klaim Pemadaman TPA Sarimukti Tembus 90 Persen

1. Edukasi Masyarakat tentang Pengelolaan Sampah

HMI mengusulkan program edukasi berkelanjutan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya.

2. Penguatan Infrastruktur Pengelolaan Sampah

Pemerintah Kota Bandung perlu memperbanyak Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) dan memastikan TPS yang ada berfungsi secara optimal dengan melibatkan teknologi pengolahan sampah modern.

3. Peningkatan Partisipasi Pemuda

HMI mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa di Kota Bandung untuk berperan aktif melalui kegiatan sosial, seperti kampanye “Bandung Bersih” dan pelatihan pengelolaan sampah yang bekerja sama dengan berbagai lembaga.

4. Kolaborasi Multi-Stakeholder

HMI menyerukan adanya kolaborasi erat antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, dan sektor swasta untuk menciptakan solusi inovatif, seperti program bank sampah berbasis teknologi dan sistem daur ulang terpadu.

Selain itu, HMI juga mengajak seluruh elemen masyarakat Bandung untuk bersatu padu dalam menghadapi persoalan sampah. Dengan semangat kolaborasi dan kerja nyata, permasalahan ini dapat diatasi, sehingga Kota Bandung dapat kembali menjadi kota yang nyaman, bersih, dan layak huni.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

HMI Kota Bandung Pemkot Bandung sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.