Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!

Selasa, 15 September 2026 08:27 WIB

Puluhan Bangunan Liar di TPU Kristen Pandu Bandung Ditertibkan Bertahap

Selasa, 15 September 2026 07:46 WIB
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Peluang Emas Hari Ini: Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp150.000 Lewat Fitur Resmi Terbaru

Selasa, 15 September 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Puluhan Bangunan Liar di TPU Kristen Pandu Bandung Ditertibkan Bertahap
  • Peluang Emas Hari Ini: Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp150.000 Lewat Fitur Resmi Terbaru
  • Dafa Al Gasemi Tinggalkan Dewa United, Persikad Depok Jadi Pelabuhan Baru
  • Tak Cuma untuk Sarapan, 3 Bubur Ayam Bandung Ini Cocok Diburu Tengah Malam
  • Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 15 September 2026 untuk Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis
  • Panduan Liburan ke Bandung: 14 Tempat Wisata Paling Populer dengan Panorama Alam Memukau
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rakarsa Foundation Kenalkan Ragam Seni Gambar Bergerak di RWD FEST 2024

By Putra JuangSelasa, 10 September 2024 19:28 WIB3 Mins Read
Rakarsa Foundation. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rakarsa Foundation mengundang semua pecinta seni dan budaya untuk berpartisipasi dalam festival seni gambar bergerak RWD FEST.

Festival ini akan berlangsung setiap akhir pekan mulai 13 September hingga 9 November 2024 di lima lokasi di Kota Bandung.

Direktur program Rakarsa Foundation yang juga inisiator RWD FEST, Endira F. Julianda mengatakan, RWD FEST menyuguhkan berbagai karya seni gambar bergerak sebagai bentuk kreativitas dan inovasi dalam bercerita secara visual dari masa ke masa.

“RWD Fest ini adalah seni gambar bergerak bukan film, jadi singkatnya seperti itu karena kalau misalkan film itukan cukup jelas, spesifik, terbatas, justru tanpa kita membeda-bedakan bentuknya kita bisa fokus dengan imajinasi dan kreativitas,” ucap Endira di Fragment Project, Kota Bandung, Selasa (10/9/2024).

Endira mengungkapkan, seni gambar bergerak yang menjadi bingkai festival ini mencerminkan kreativitas dalam bercerita melalui berbagai media.

“Kami mengumpulkan film-film mahasiswa yang tersimpan di hardisk, dari pada tersimpan di hardisk mendingan kita screening rame-rame, siapa tau tiba-tiba kepikiran untuk buat sesuatu yang baru,” katanya.

Baca Juga:  Penampakan Bendera Merah Putih Raksasa di Jembatan Layang Pasopati Bandung

“Dari situ kami menemukan bahwa gambar bergerak itu tidak hanya membahas cara bikin filmnya aja tapi juga apa yang menjadi esensi di film itu, mau bercerita apasih lewat film,” lanjutnya.

Endira meyakini, RWD FEST dapat menjadi momen yang tepat untuk mengasah imajinasi melalui berbagai karya seni gambar bergerak dari berbagai generasi.

“Batas-batas imajinasi, seni yang melampaui batas imajinasi itu adalah apa yang nanti akan kita tampilkan dari 8 penampilan nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, programer RWD, Arsya mengatakan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menciptakan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana bahasa visual mencerminkan identitas budaya nusantara serta bagaimana evolusi seni gambar bergerak di Indonesia berinteraksi dengan budaya visual lainnya.

“Hal ini juga merupakan upaya mengeksplorasi potensi dalam seni gambar bergerak nusantara serta menyoroti kekhasan dan keunikan pendekatan ini dalam konteks lokal maupun global,” terangnya.

Baca Juga:  Terekam CCTV! Ini Aksi Sopir sebelum Seruduk Motor Pelajar SMAN 5 Bandung hingga Tewas

Arsya mengatakan, target audiens sendiri adalah para pelaku seni hingga anak muda yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap seni dan dapat mengapresiasi seni gambar bergerak.

“Masyarakat umum yang tertarik pada seni gambar bergerak, komunitas seni dan film, pelajar dan mahasiswa, profesional di bidang seni dan film hingga penggemar budaya dan sejarah,” imbuhnya.

Terdapat 8 program yang akan menampilkan total 36 karya seni gambar bergerak, termasuk pertunjukan langsung seperti pementasan wayang kulit oleh Perkumpulan Seni Tari dan Karawitan Jawa ITB (PSTK ITB) serta penayangan film seluloid oleh Persatuan Layar Tancap Bekasi (PLTB).

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati karya-karya animasi, pameran properti film, video musik, video tari, video art, dan film eksperimental. Setiap program akan didampingi sesi diskusi dengan para ahli di masing-masing bidang, yang terbuka untuk umum dan gratis.

RWD menyajikan keragaman pelaku kreatif, programmer, kurator, sineas, dan seniman, salah satunya melalui kolaborasi lintas budaya antara seniman Bandung, M. Akbar dengan Krzysztof Łukomski, kurator seni dari Poznan, Polandia.

Baca Juga:  Puncak Hari Jadi ke-214 Kota Bandung: Diskon, Festival, dan Berbagai Acara Seru di September 2024

Selain itu, Rakarsa Foundation bekerja sama dengan Bandung International Student Film Festival (BISFF), sebagai bentuk nyata kolaborasi berbagai pihak untuk mewujudkan ide festival.

Direktur BISFF, Nala Nandana mengungkapkan, keterlibatan BISFF sebagai kolaborator RWD FEST memungkinkan untuk melihat berbagai pengalaman pertemuan.

“Film dan bentuk-bentuk seni gambar bergerak lainnya juga dapat menjadi alat yang kuat untuk menjembatani kesenjangan, memicu percakapan, dan membangun pemahaman antar perspektif,” ucap Nala.

RWD FEST diinisiasi oleh Rakarsa Foundation, organisasi nirlaba bidang seni budaya berbasis di Bandung. Penyelenggaraan acara ini didukung oleh program pendanaan Dana Indonesiana dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.

Rakarsa Foundation bermitra dengan BISFF, agenda tahunan dari Program Studi Film dan Televisi, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia, dan didukung berbagai berbagai komunitas film dan kreatif di Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung seni
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Puluhan Bangunan Liar di TPU Kristen Pandu Bandung Ditertibkan Bertahap

Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan

Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu

Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.