bukamata.id – Fenomena video viral “Ukhti Mukena Pink” tengah ramai diperbincangkan di media sosial Indonesia pada pertengahan Ramadan 2026.
Potongan video yang menampilkan seorang perempuan mengenakan mukena merah muda dengan sensor putih pada bagian dada ini ternyata dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan tautan berbahaya yang mengancam keamanan data pribadi warganet.
Dilansir dari solobalapan.jawapos.com, sensor putih pada video diduga sengaja digunakan sebagai teknik clickbait untuk memancing rasa penasaran pengguna. Hingga saat ini, belum ada bukti autentik terkait keberadaan video versi lengkap tanpa sensor.
Modus Phishing dan Malware
Para pelaku kejahatan siber memanfaatkan viralitas video ini dengan menyebarkan tautan yang mengaku sebagai “video full durasi”.
Saat diklik, tautan tersebut berpotensi mengarahkan pengguna ke halaman palsu atau situs phishing untuk mencuri data akun media sosial dan akses perbankan digital.
Bahkan, beberapa tautan bisa otomatis mengunduh malware berbahaya yang dapat menyadap galeri foto, pesan, hingga transaksi perbankan tanpa sepengetahuan pemilik perangkat.
Imbauan Pakar Keamanan Siber
Pakar keamanan siber menekankan beberapa langkah pencegahan agar warganet tetap aman saat berselancar di internet, khususnya selama Ramadan:
- Hindari klik tautan mencurigakan dari TikTok, X, Instagram, maupun grup WhatsApp yang sumbernya tidak jelas.
- Periksa alamat URL sebelum memasukkan data pribadi.
- Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA) pada semua akun media sosial dan aplikasi perbankan.
- Perbarui sistem keamanan dan antivirus pada perangkat ke versi terbaru secara rutin.
Fenomena “Ukhti Mukena Pink” ini menjadi pengingat penting bagi pengguna internet untuk lebih bijak dan berhati-hati. Dengan kesadaran digital yang tinggi, warganet bisa tetap menikmati konten viral tanpa harus terjebak risiko pencurian data dan malware.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










