Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Totalitas Tanpa Batas! Frans Putros Rela Lewatkan Liburan Demi Loloskan Irak ke Piala Dunia 2026

Kamis, 19 Maret 2026 15:18 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Ramai Diburu! Ukhti Mukena Pink Viral, Link Telegram Banyak Dicari

Kamis, 19 Maret 2026 15:00 WIB

Waspada! Lonjakan Kendaraan di Nagreg H-2 Lebaran, Puncak Mudik Diprediksi Terjadi Hari Ini

Kamis, 19 Maret 2026 14:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Totalitas Tanpa Batas! Frans Putros Rela Lewatkan Liburan Demi Loloskan Irak ke Piala Dunia 2026
  • Ramai Diburu! Ukhti Mukena Pink Viral, Link Telegram Banyak Dicari
  • Waspada! Lonjakan Kendaraan di Nagreg H-2 Lebaran, Puncak Mudik Diprediksi Terjadi Hari Ini
  • Mudik Lebaran: Ritual Pulang sebagai Bahasa Sosial yang Tak Tergantikan
  • Jangan Sampai Terlewat! Inilah Batas Akhir dan Waktu Paling Afdal Bayar Zakat Fitrah
  • Muhammadiyah Jabar Gelar Salat Id 20 Maret, Ratusan Titik Disiapkan di Seluruh Daerah
  • Rahasia Rekor Pertahanan Persib: Duet Barba-Matricardi yang Bikin Striker Lawan Frustrasi
  • Waspada Mudik! Nagreg Mulai Padat, Cikaledong Jadi Titik Kepadatan Sementara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Refleksi HUT ke-80 RI, Dedi Mulyadi Tegaskan Kehadiran Nyata Negara untuk Rakyat

By Muhammad Rafki Razif KiransyahMinggu, 17 Agustus 2025 18:00 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Gasibu, Minggu (17/8/2025), menjadi momen refleksi bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Menurutnya, makna kemerdekaan bukan hanya terbebas dari penjajahan, tetapi juga bagaimana negara hadir nyata membebaskan rakyat dari berbagai persoalan hidup.

“Pembebasan negara terhadap berbagai problem yang dialami warga, serta upaya negara menjaga keberlangsungan hidup bangsa, itu yang terpenting,” ujar Dedi Mulyadi usai memimpin upacara HUT RI ke-80 di Gasibu.

Negara Wajib Hadir dalam Isu Lingkungan

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sindir Sepinya BIJB Kertajati: Sudah Jadi Peuteuy Selong

Dedi menegaskan, salah satu problem mendasar yang harus dihadapi adalah kerusakan lingkungan. Ia menilai mustahil membangun masa depan bangsa di tengah kondisi alam yang rusak. Negara, katanya, harus hadir menjaga keutuhan lingkungan sebagai dasar membangun peradaban.

“Tidak mungkin kita bisa membangun masa depan dengan kerusakan. Kita harus membangun masa depan dengan keutuhan,” tegasnya.

Menurut Dedi, perubahan radikal dalam tata ruang sangat diperlukan. Alam harus dikembalikan pada fungsi hakikinya, bukan terus dieksploitasi tanpa kendali.

Baca Juga:  Tanggapi Wacana Pembongkaran Teras Cihampelas, Farhan: Bukan Keputusan Gampang

Fokus Anggaran pada Pendidikan dan Kesehatan

Selain isu lingkungan, Dedi Mulyadi juga menyoroti tata kelola fiskal. Ia menekankan bahwa anggaran negara harus berpihak pada sektor prioritas rakyat, terutama pendidikan dan kesehatan.

“Karena itu yang paling utama,” ucapnya.

Di Jawa Barat, Pemprov telah menyusun postur anggaran yang konsisten diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar dan layanan publik. Alokasi belanja modal dipastikan fokus pada kebutuhan rakyat.

Sinergi Anggaran Provinsi dan Kabupaten/Kota

Dedi juga mengkritisi penyusunan anggaran di kabupaten/kota yang dinilainya masih belum terintegrasi dengan baik.

Baca Juga:  Karyawan Hibisc Puncak Tuntut Pekerjaan, Dedi Mulyadi Malah Bilang Begini

Pemprov Jabar kerap melakukan koreksi karena masih banyak alokasi anggaran daerah yang belum menyentuh kebutuhan dasar warga, seperti sekolah, jalan, sarana air bersih, dan listrik.

“Pola penyusunan anggaran harus berbasis sinergi. Anggaran provinsi dan kabupaten/kota harus jelas peruntukannya agar berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Makna Kemerdekaan Harus Nyata

Dedi menutup refleksinya dengan menekankan bahwa kemerdekaan hanya akan bermakna jika negara benar-benar hadir nyata menjaga alam dan menata anggaran demi kesejahteraan rakyat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi HUT RI Makna Kemerdekaan Sinergi Anggaran Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspada! Lonjakan Kendaraan di Nagreg H-2 Lebaran, Puncak Mudik Diprediksi Terjadi Hari Ini

Muhammadiyah Jabar Gelar Salat Id 20 Maret, Ratusan Titik Disiapkan di Seluruh Daerah

Waspada Mudik! Nagreg Mulai Padat, Cikaledong Jadi Titik Kepadatan Sementara

Jadwal Sidang Isbat 19 Maret 2026, Ini Prediksi Hari Raya Lebaran

Pantau Jalur Selatan, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal Pastikan Kelancaran Mudik Lebaran 2026

Daftar Lokasi Salat Idul Fitri 1447 H di Bandung, Jumat 20 Maret 2026

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.