Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya

Sabtu, 12 September 2026 19:40 WIB

BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda

Sabtu, 12 September 2026 18:08 WIB

Drama Menit Akhir di GBK: Gol Tandukan Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persib 2-1

Sabtu, 12 September 2026 17:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
  • Drama Menit Akhir di GBK: Gol Tandukan Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persib 2-1
  • Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos
  • Link Live Streaming Persija vs Persib BRI Super League 2026: Nonton Siaran Langsung SUGBK Sore Ini
  • Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu
  • Bansos Beras 30 Kg Cair Sekaligus: Jadwal, Syarat, dan Cara Cek Penerima
  • Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Sindir Sepinya BIJB Kertajati: Sudah Jadi Peuteuy Selong

By Aga GustianaSabtu, 7 Juni 2025 19:02 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rafki R/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi secara terbuka mengkritisi kondisi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang dinilainya kini tidak lagi beroperasi secara optimal. Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Hari Jadi ke-535 Kabupaten Majalengka, Dedi menggunakan istilah khas Sunda untuk menggambarkan keadaan bandara yang menurutnya stagnan.

“Majalengka ka kaler na keun, geus aya bandara. Barijeung bandara na téh ayeuna geus robah jadi peuteuy selong. Kunaon jadi peuteuy selong? Pan euweuh pesawat na, teu maju-maju,” kata Dedi di hadapan para anggota dewan dan pejabat daerah, Sabtu (7/6/2025).

Dalam ungkapan itu, peuteuy selong menggambarkan sesuatu yang terlihat menjanjikan di luar, namun kosong di dalam—sebuah sindiran keras terhadap kondisi BIJB yang minim aktivitas penerbangan meski sudah bertahun-tahun berdiri.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sentil PTPN dan Perhutani, 'Kami Sibuk Menangani, Anda Sibuk Menikmati'

Beban APBD Jabar Makin Berat

Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan kekhawatirannya terhadap beban anggaran yang terus ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menopang operasional bandara tersebut.

“Pan nombok unggal taun Rp30 miliar jang bandara téh. Kudu kumaha?” ucapnya.

Sebagai gubernur yang baru menjabat selama tiga bulan, Dedi meminta waktu untuk merumuskan strategi yang tepat dalam menangani persoalan tersebut. Ia menegaskan bahwa perubahan membutuhkan proses, termasuk upaya pengembangan kawasan sekitar BIJB agar memberikan dampak ekonomi lebih luas.

“Kudu kumaha? Keun urang pikiran aya desain strategi kudu disiapkeun, ulah waka nyarekan ayeuna pan aing karek tilu bulan,” ujarnya.

Dorong Pendidikan untuk Hadapi Industri Rebana

Tak hanya soal bandara, Dedi juga menyoroti perubahan wajah Majalengka yang kini bergerak dari wilayah agraris menuju kawasan industri. Ia melihat peluang besar di kawasan Rebana Metropolitan—wilayah strategis yang mencakup Majalengka, Subang, Indramayu, dan Cirebon—namun mengingatkan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci utama agar masyarakat lokal tidak tertinggal.

Baca Juga:  Begini Cara Dedi Mulyadi Atasi Masalah Lingkungan di Jabar

“Ngeus éta kawasan, kawasan industri, industri strategi naon nu kudu dibangun barang mimiti? Pengembangan pendidikan tinggi anu berbasis pasar, sakola SMK dorong pertumbuhanana, engineer dorong pertumbuhanana. Supaya naon? Supaya nguasai industri Rebana,” tegasnya.

Dedi mengingatkan, keberadaan pabrik-pabrik di kawasan Rebana akan sia-sia jika tenaga kerja lokal tidak disiapkan secara matang. Ia mengkritik pola pembangunan yang tidak dibarengi pembinaan mental dan keahlian warga setempat.

“Jugjleg pabrik di Indramayu, Cirebon, Majalengka, Subang kudu kumaha? Ai jugjleg pabrik jelemana teu disiapkeun, mentalna teu dibangun, angger eungke na pabrik nu ngeusian batur,” tandasnya.

Baca Juga:  Deretan Kepala Daerah Jabar Tolak Kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi, Ini Alasannya

Arah Baru Pembangunan Jawa Barat

Pernyataan Dedi Mulyadi menjadi gambaran kegelisahan sekaligus semangat perubahan dalam kepemimpinannya. Ia menyadari banyak warisan kebijakan sebelumnya yang kini menjadi beban, namun juga melihat potensi besar yang bisa dikembangkan jika dikelola secara terintegrasi dan berorientasi jangka panjang.

Transformasi kawasan industri dan optimalisasi infrastruktur seperti BIJB akan menjadi bagian penting dari kebijakan pembangunan Jabar ke depan. Meski tantangan besar menanti, Dedi menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun secara fisik, tapi juga membentuk mental dan kapasitas masyarakat agar benar-benar mampu bersaing dan berdikari di tanahnya sendiri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandara Kertajati BIJB Kertajati Dedi Mulyadi Majalengka
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.