Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Tak Perlu ke Dinsos! Begini Cara Cek Bansos September 2026 dan Desil DTSEN Lewat HP

Kamis, 3 September 2026 05:00 WIB

5 Hotel Murah di Braga Bandung, Mulai Rp95 Ribuan Cocok untuk Staycation Hemat

Kamis, 3 September 2026 04:00 WIB

PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Bansos Lewat HP dengan Cara Ini

Kamis, 3 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Perlu ke Dinsos! Begini Cara Cek Bansos September 2026 dan Desil DTSEN Lewat HP
  • 5 Hotel Murah di Braga Bandung, Mulai Rp95 Ribuan Cocok untuk Staycation Hemat
  • PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Bansos Lewat HP dengan Cara Ini
  • Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya
  • Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak
  • Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga
  • Super League 2026/27 Punya Aturan Baru? Ini Batas Pemain Asing yang Boleh Tampil
  • Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 3 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Sentil PTPN dan Perhutani, ‘Kami Sibuk Menangani, Anda Sibuk Menikmati’

By Aga GustianaSenin, 10 Maret 2025 13:34 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa upayanya dalam membongkar bangunan yang berdiri di area resapan air di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, akan sia-sia jika PTPN dan Perhutani tidak menghentikan alih fungsi lahan.

Menurutnya, alih fungsi lahan yang terus terjadi, termasuk kerja sama operasi (KSO) dengan pihak penyewa lahan yang melakukan pembangunan di area resapan, memperparah kondisi lingkungan.

“Selain itu, Perhutani juga melakukan penebangan pohon siap panen tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan. Jika ini terus berlanjut, maka semua upaya yang telah kami lakukan akan menjadi sia-sia,” ujar Dedi, Senin (10/3/2025).

Hitung Dampak Ekonomi dan Lingkungan

Baca Juga:  Didukung Golkar, Dedi Mulyadi Ungkap Pesan Airlangga Hartarto: Jangan Main Melewati Jabar

Dedi meminta PTPN dan Perhutani menghitung jumlah pendapatan yang diperoleh dari sewa lahan dan penebangan pohon.

Ia menantang kedua pihak untuk membandingkan angka tersebut dengan biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah dalam menangani bencana longsor dan banjir di Bogor, Bekasi, Karawang, Depok, serta daerah lain yang terdampak akibat alih fungsi lahan.

Baca Juga:  Gaya Pemerintahan Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi, Kenali Masing-masing Programnya

“Jika dihitung, biaya penanganan bencana yang ditanggung Pemprov Jawa Barat dan pemerintah daerah lainnya jauh lebih besar dibandingkan pemasukan dari sewa lahan dan hasil kayu. Ini jelas tidak sebanding,” tegasnya.

Ajakan Duduk Bersama

Sebagai solusi, Dedi mengajak Perhutani dan PTPN untuk duduk bersama dan membuat rencana evaluasi menyeluruh demi kepentingan bersama. Ia menekankan bahwa langkah-langkah perbaikan lingkungan tidak bisa dilakukan secara sepihak.

Baca Juga:  Gelontorkan Rp1 Miliar untuk Bonus Persib, Dedi Mulyadi Akui Jual Sapi

“Kami sibuk menangani dampaknya, sementara Anda sibuk menikmati hasilnya. Maka, mari kita selesaikan ini bersama,” katanya.

Ia menegaskan, jika kedua pihak memiliki komitmen untuk bangsa, negara, dan masyarakat, maka sudah saatnya mereka menyadari bahwa tindakan yang dilakukan saat ini menimbulkan kerusakan lingkungan dan merugikan masyarakat luas.

“Mari berubah demi kepentingan lingkungan dan masa depan kita semua,” pungkas Dedi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Tak Perlu ke Dinsos! Begini Cara Cek Bansos September 2026 dan Desil DTSEN Lewat HP

PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Bansos Lewat HP dengan Cara Ini

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Cair? PKH dan BPNT Masuk Tahap 3, Cek Jadwalnya

Sherina Munaf Turun Langsung Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Kabut Asap Bikin Sesak

Terungkap! Jejak Pelaku Mayat dalam Kardus di Bandung, Sempat Minta Bantuan Tetangga

Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.