bukamata.id – Ambisi Persib Bandung untuk mempertahankan kejayaan dan berbicara banyak di level internasional kian nyata. Klub berjuluk Maung Bandung tersebut sukses membuat gebrakan di bursa transfer dengan mendaratkan bek kanan andalan Timnas Indonesia, Sandy Walsh, guna mengarungi musim kompetisi 2026-2027.
Pemain diaspora bertubuh kekar tersebut diikat dengan kontrak jangka panjang berdurasi tiga musim. Pengumuman resmi berlabuhnya Sandy dirilis pada Kamis (2/7/2026), berbarengan dengan diperkenalkannya legiun asing baru eks Dinamo Zagreb, Luka Menalo.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono, mengungkapkan bahwa keputusan Sandy Walsh untuk merapat ke Bandung tidak melulu didasari oleh nilai nominal kontrak. Keberadaan sesama penggawa Garuda dan pemain keturunan, yakni Thom Haye serta Eliano Reijnders—yang sukses mengantar Persib merengkuh trofi juara pada musim 2025-2026—ditengarai menjadi magnet kuat penarik minatnya.
“Saya kira, ini memang semua karena kebutuhan dari pelatih, tim pelatih yang membutuhkan pemain seperti Sandy yang kemudian manajemen bergerak melakukan komunikasi dan negosiasi,” kata Kuswara kepada media.
“Tapi tentunya Sandy Walsh juga mempertimbangkan, ada pemain diaspora di Persib. Apalagi kita tahu bahwa ada Thom Haye, ada Eliano, mungkin menjadi bahan pertimbangan,” paparnya.
Demam Pemain Kelas Eredivisie Melanda Maung Bandung
Sebelum mendaratkan Sandy, langkah Persib memboyong Thom Haye dan Eliano Reijnders pada musim lalu sempat mengguncang jagat sepak bola tanah air. Pasalnya, kedua pemain tersebut direkrut saat masih aktif merumput dan bersaing di kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie).
Thom Haye (30 tahun) diboyong ke Kota Kembang dengan status bebas transfer pasca-kontraknya bersama Almere City kedaluwarsa. Sementara itu, Eliano Reijnders mengambil langkah yang terbilang berani. Di usianya yang masih sangat produktif, yakni 24 tahun, adik kandung gelandang Manchester City Tijjani Reijnders tersebut memilih menyudahi kariernya di PEC Zwolle demi mengenakan jersei Pangeran Biru.
Kuswara pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan para pemain internasional ini yang bersedia memperkuat kedalaman skuad Persib di musim baru, termasuk kehadiran Luka Menalo.
“Tapi tentunya ini kepercayaan juga, dan kami bersyukur bisa merekrut dua pemain itu, baik Sandy Walsh maupun Luka Menalo,” sebut Kuswara.
Amunisi Vital untuk Arungi Kompetisi Domestik dan Asia
Ekspektasi tinggi kini dipundakkan oleh Bobotoh ke atas bahu Sandy Walsh. Kehadirannya dinilai sangat krusial mengingat Persib akan menghadapi kalender kompetisi yang sangat padat sepanjang musim 2026-2027. Skuad Maung Bandung tidak hanya fokus di Liga 1, melainkan juga harus membagi konsentrasi di ajang regional ASEAN Club Championship (ACC) serta kompetisi antarklub Asia, AFC Champions League Two (ACL 2).
Di bawah asuhan tim pelatih, Sandy diproyeksikan untuk mengisi kekosongan lini belakang setelah kepergian Alfeandra Dewangga dan Robi Darwis yang memutuskan menyeberang ke Arema FC. Diketahui, kedua pemain yang hengkang tersebut sebelumnya kerap diandalkan untuk mengawal sektor bek sayap kanan maupun kiri.
Kuswara pun menaruh harapan besar agar pengalaman serta jam terbang Eropa yang dimiliki Sandy Walsh mampu memperkokoh benteng pertahanan Persib di berbagai ajang.
“Mudah-mudahan kiprahnya betul-betul bisa membantu tim Persib Bandung untuk menghadapi musim depan,” harap Kuswara.
“Tidak hanya liga, apalagi kan kita tahulah, untuk mewakili Indonesia di ajang Asia, maupun juga Piala Presiden, maupun juga turnamen pramusim lainnya.”
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









