Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jarang Diketahui Orang, 7 Tempat Wisata Indramayu Ini Siap Bikin Liburan Akhir Pekanmu Makin Berkesan

Minggu, 4 Oktober 2026 02:00 WIB
Bansos

Awas Link Palsu! Begini Cara Resmi Cek Bantuan Subsidi Upah Rp900 Ribu Tanpa Perlu Daftar Mandiri

Minggu, 4 Oktober 2026 01:00 WIB

Bukan Karena Lemah, Ini Alasan Strategis Kenapa Thailand Sengaja Lepas Kemenangan Lawan Filipina

Sabtu, 3 Oktober 2026 20:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jarang Diketahui Orang, 7 Tempat Wisata Indramayu Ini Siap Bikin Liburan Akhir Pekanmu Makin Berkesan
  • Awas Link Palsu! Begini Cara Resmi Cek Bantuan Subsidi Upah Rp900 Ribu Tanpa Perlu Daftar Mandiri
  • Bukan Karena Lemah, Ini Alasan Strategis Kenapa Thailand Sengaja Lepas Kemenangan Lawan Filipina
  • Jalur Penghubung Kawali-Sukadana Ciamis Lumpuh Total Usai Tebing Longsor 100 Meter, Irigasi Ikut Jebol
  • Kasus Tidak Unsur Pidana? Begini Akhir Tragis Dugaan Pungli Alkid Jogja yang Bikin Netizen Geram!
  • Ujian Kedalaman Skuad Persib di Oktober 2026: 7 Laga Padat Bikin Maung Bandung Wajib Rotasi Total
  • Diabaikan Negara Sendiri? Viral Cerita Atlet Indonesia Peraih 60 Medali Hasil Dukungan Sponsor Luar Negeri
  • Pemerintah Siapkan BSU 2026 Sebesar Rp900 Ribu, Cek Jadwal Pencairan dan Syarat Penerimanya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Masuk Grup Neraka tapi Belum Aman: Mengapa Persib Masih Harus Lewati Kualifikasi ACL Two?

By Aga GustianaRabu, 19 Agustus 2026 11:00 WIB3 Mins Read
Pemain Persib. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nasib unik sekaligus menegangkan tengah dialami kampiun Super League 2025/2026, Persib Bandung. Kendati undian (drawing) fase grup AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 telah menetapkan Maung Bandung berada di Grup E Zona Timur bersama raksasa Korea Selatan FC Seoul, Melbourne Victory (Australia), dan The Cong-Viettel (Vietnam), tiket tersebut ternyata belum sepenuhnya berada di genggaman.

Pangeran Biru diwajibkan melewati satu rintangan krusial: laga play-off hidup-mati kontra utusan Filipina, Manila Digger, pada 31 Agustus 2026 mendatang.

Muncul pertanyaan di kalangan pencinta sepak bola nasional, mengapa sang juara bertahan liga domestik tak bisa langsung melenggang mulus ke putaran utama?

Biang Kerok di Balik Jalur Play-off Persib

Alasan utama Persib tidak mengantongi tiket otomatis ke fase grup bersumber dari koefisien liga dan pemeringkatan kompetisi klub AFC.

Otoritas tertinggi sepak bola Asia tersebut membagikan jatah tiket berdasarkan rekam jejak performa klub suatu negara dalam beberapa musim terakhir. Khusus untuk alokasi musim 2026/2027, tolok ukur yang dipakai adalah kalkulasi poin dari edisi 2024/2025.

Baca Juga:  Tijjani Reijnders Dukung Eliano Gabung Persib, Minta Bobotoh Jaga Sang Adik

Dalam daftar pemeringkatan tersebut, Indonesia berada di posisi ke-26 secara keseluruhan dengan torehan 18,653 poin. Jika dipersempit ke kawasan Timur Asia, posisi Indonesia tertahan di urutan ke-11.

Lantaran bertengger di peringkat ke-11 kawasan Timur, Indonesia belum berhak mendapatkan slot langsung (direct slot) ke fase grup ACL Two. Jatah istimewa tersebut diborong oleh negara-negara dengan peringkat asosiasi yang lebih tinggi.

Walhasil, Indonesia hanya diberi satu jatah melalui jalur kualifikasi (preliminary/play-off). Berhubung Persib memenangi Super League, merekalah yang berhak memanfaatkan slot kualifikasi milik Indonesia tersebut. Filipina—yang berada satu tingkat di bawah Indonesia—mengalami nasib serupa, sehingga wakil kedua negara harus saling jegal.

Baca Juga:  Prediksi Bobotoh Cantik: Persib Menang 3-2 atas Dewa United

Menatap Deja Vu Musim Lalu di GBLA

Laga penentuan ini bak siaran ulang dari musim terdahulu. Persib dan Manila Digger sebelumnya sempat beradu sikut pada fase play-off ACL Two 2025/2026. Kala itu, Maung Bandung sukses membungkam wakil Filipina tersebut dengan skor tipis 2-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Kali ini, skenario serupa kembali terulang. Pertandingan bakal kembali digelar di Stadion GBLA pada 31 Agustus 2026. Bedanya, ketiadaan gemuruh bobotoh di tribune bakal terasa, mengingat Pangeran Biru harus menjalani hukuman sanksi tanpa penonton dari AFC akibat pelanggaran suporter di musim sebelumnya.

Dua Takdir Berbeda: Lolos Grup Neraka atau Turun Kasta?

Laga sengit ini bukan sekadar urusan gengsi, melainkan penentu level panggung Asia yang bakal diarungi armada Bandung musim ini. Ada dua skenario yang akan dihadapi Persib berdasarkan hasil akhir pertandingan:

  • Jika Persib Menang: Ciro Alves dan kawan-kawan berhak melangkah resmi ke Grup E ACL Two (kompetisi kasta kedua AFC) untuk menantang FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong-Viettel.
  • Jika Persib Tergelincir: Perjalanan internasional Persib tidak langsung terhenti. Mereka akan “turun kasta” dan terlempar ke fase grup AFC Challenge League (kompetisi kasta ketiga AFC).
Baca Juga:  Jelang Lawan Persib, PSM Makassar Diterpa Isu Panas: Pelatih Diduga Sudah Tak Aktif

Sebagai pembanding, runner-up Super League 2025/2026 justru langsung mengamankan tempat di putaran grup AFC Challenge League tanpa perlu melakoni play-off. Namun dari segi gengsi dan level persaingan, ACL Two tetap jauh lebih tinggi ketimbang AFC Challenge League.

Kini, seluruh persiapan dimaksimalkan oleh tim pelatih. Laga tunggal pada akhir Agustus nanti bakal menjadi penghakiman, apakah Sang Maung mampu kembali menembus panggung elite Asia atau harus puas bertarung di level ketiga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ACL Two Persib Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ujian Kedalaman Skuad Persib di Oktober 2026: 7 Laga Padat Bikin Maung Bandung Wajib Rotasi Total

GBLA Belum Siap, 3 Pertandingan Persib Oktober Digelar di Si Jalak Harupat

Stadion GBLA Masih Direnovasi, Persib Bandung Kembali Berpindah Markas ke SJH

Misi Persib Taklukkan ASEAN Dimulai, Peralta Soroti Ketatnya Persaingan Grup B

Jelang Port FC vs Persib, Maung Bandung Dihadapkan pada Ancaman Bruno Moreira

Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.