bukamata.id – Kategori desil bantuan sosial (bansos) yang tertera tidak sejalan dengan kondisi ekonomi keluarga Anda saat ini? Jangan berkecil hati. Pemerintah menegaskan bahwa indikator tingkat kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak bersifat permanen alias dinamis.
Masyarakat diberi hak penuh untuk melakukan pengajuan perbaikan data jika terdapat ketidaksesuaian, baik melalui jaringan aplikasi secara online maupun prosedur tatap muka secara offline.
Mengapa Kategori Desil Bisa Keliru?
BMKG dan Kementerian Sosial mencatat bahwa pemeringkatan desil ditentukan oleh gabungan banyak indikator sosial-ekonomi. Penilaian tidak semata-mata diukur dari nominal gaji, tetapi turut memperhitungkan:
- Tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan anggota keluarga.
- Kondisi fisik tempat tinggal dan daya listrik yang terpasang.
- Jumlah anggota keluarga yang menumpang.
- Kepemilikan aset rumah tangga.
Apabila terjadi gelombang PHK, perubahan status kependudukan, atau musibah yang menggerus ekonomi keluarga, otomatis kategori desil perlu dimutakhirkan.
Panduan Memperbaiki Data Desil Bansos Lewat HP
Bagi masyarakat yang ingin mengurus perubahan data tanpa perlu mengantre, pembaruan bisa dikirimkan langsung melalui aplikasi Cek Bansos. Berikut urutan langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos resmi di ponsel Anda.
- Lakukan pendaftaran akun baru atau masuk (login) bagi yang sudah memiliki akun.
- Akses menu Usul Sanggah atau opsi pembaruan data yang tersedia pada halaman utama.
- Pilih opsi pengajuan pembaruan data keluarga.
- Isikan kondisi ekonomi yang sejujurnya, mencakup informasi tempat tinggal, aset, hingga pendapatan harian/bulanan.
- Unggah dokumen pendukung atau foto kondisi rumah jika diminta.
- Periksa kembali kebenaran isian, lalu tekan tombol Kirim.
Catatan Penting: Hindari memanipulasi atau memalsukan data demi mengejar kategori desil tertentu. Pengisian data yang tidak jujur berisiko gugur saat melewati tahap pemadanan data kependudukan secara sistemik.
Opsi Mengurus Secara Offline Lewat Desa/Kelurahan
Jika mengalami kendala teknis saat mengoperasikan aplikasi di ponsel, proses perbaikan dapat ditempuh secara konvensional. Anda cukup mendatangi kantor kelurahan/desa atau Dinas Sosial setempat dengan membawa dokumen wajib berikut:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotokopi.
- Kartu Keluarga (KK) terbaru.
- Berkas pendukung kondisi ekonomi (surat keterangan tidak mampu, bukti pemutusan hubungan kerja, atau dokumen pendukung lain).
Petugas sosial di lapangan akan membantu menginput permohonan Anda ke dalam sistem antrean pemutakhiran data.
Berapa Lama Proses Perubahan Desil Berjalan?
Banyak masyarakat keliru menganggap kategori desil akan langsung berganti saat tombol pengajuan dikirim. Faktanya, seluruh data masuk wajib melalui tahapan verifikasi serta validasi berjenjang.
Penghitungan ulang peringkat desil dilakukan secara berkala oleh pihak berwenang. Karena itu, pemohon diimbau untuk memantau statusnya secara berkala melalui laman resmi Cek Bansos dengan memasukkan 16 digit NIK KTP.
Kelompok Desil dan Peluang Menerima Bansos
Sebagai gambaran, DTSEN membagi tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam skala 1 hingga 10:
- Desil 1 – 4 (40% Terbawah): Berada di prioritas utama untuk diusulkan menerima bantuan reguler seperti PKH dan Program Sembako (BPNT).
- Desil 5: Berpeluang masuk ke dalam skema PBI-JK (Kartu Indonesia Sehat gratis).
- Desil 6 – 10: Masuk kelompok ekonomi menengah hingga atas.
Perlu diingat, masuk ke dalam kategori desil rendah merupakan syarat dasar, namun penetapan akhir penerima bansos tetap bergantung pada kriteria spesifik masing-masing program bantuan yang sedang berjalan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









