Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul

Selasa, 15 September 2026 15:12 WIB

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

Selasa, 15 September 2026 15:01 WIB

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Selasa, 15 September 2026 15:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
  • Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar
  • 300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya
  • Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman
  • Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium
  • Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List
  • Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah
  • Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Soal Tragedi Garut, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Terlibat dan Siap Diperiksa

By Aga GustianaSabtu, 19 Juli 2025 14:31 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan dukungannya terhadap langkah penyelidikan yang dilakukan Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) atas insiden tragis dalam acara Pesta Rakyat di Pendopo Kabupaten Garut yang menewaskan tiga orang.

Ditemui di Gedung DPRD Jabar, Sabtu (19/7/2025), Dedi menyampaikan komitmennya terhadap transparansi dan keterbukaan dalam proses hukum. “Saya orang yang ingin selalu terbuka. Setiap problem yang terjadi, yang itu menjadi peristiwa hukum, saya dengan lapang dada dan dengan tangan terbuka bahkan mendukung upaya investigatif atau upaya penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Jabar,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penyelidikan yang transparan agar masyarakat memperoleh informasi yang jujur dan objektif. “Lakukan secara transparan agar publik mendapat penjelasan yang objektif,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan anaknya, Maula Akbar, turut dimintai keterangan dalam proses penyelidikan, Dedi menyatakan hal itu tidak menjadi persoalan. “Gak ada masalah, kan semua orang kedudukannya sama di depan hukum. Mau anak saya, mau diri saya sendiri kan kalau dipanggil harus datang dan memberikan keterangan secara benar, buat saya gak ada masalah,” ujarnya lugas.

Baca Juga:  PHRI Ngeluh Soal Larangan Studi Tour, Begini Kata Dedi Mulyadi

Diketahui, Pesta Rakyat yang digelar sebagai bagian dari perayaan pernikahan Maula Akbar, putra Dedi Mulyadi, dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, pada Jumat (18/7/2025), berujung duka. Tiga orang meninggal dunia akibat insiden desak-desakan saat pembagian makanan gratis di Alun-alun Garut.

Baca Juga:  Manfaatkan Medsos, Dedi Mulyadi Klaim Biaya Kampanye Lebih Murah dan Efektif

Korban jiwa dalam insiden tersebut adalah Vania Aprilia (8) warga Sukamentri, Garut; Dewi Jubaedah (61) asal Jakarta Utara; dan Bripka Cecep Saeful Bahri (39), anggota Polres Garut yang sedang bertugas dalam pengamanan acara.

Menanggapi tragedi tersebut, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail penyelenggaraan acara syukuran itu. “Yang kegiatan di Garut hari ini, acara syukuran Maula dan Putri, secara pribadi saya tuh tidak tahu acara kegiatan itu. Saya tidak tahu bahwa ada cara syukuran bersama warga, kemudian mengundang warga makan bersama,” jelasnya.

Baca Juga:  Ketua DPD PDIP Sebut Jabar Jadi Medan Perang Tiga Paslon

Meskipun tidak terlibat langsung, Dedi menyatakan duka mendalam dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat. “Saya menyampaikan turut berduka cita. Saya menyampaikan permohonan maaf atas nama Maula dan Putri atas penyelenggaraan kegiatan tersebut, dan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas peristiwa tersebut,” ucapnya penuh empati.

Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami penyebab insiden dan memeriksa sejumlah pihak terkait untuk mengungkap fakta secara menyeluruh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita terkini Dedi Mulyadi jawa barat Maula Akbar polisi tragedi garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

gempa

Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG

Bukan Cuma Punclut, Api Juga Mengamuk di Paseh dan Pacet Kabupaten Bandung

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.