bukamata.id – Rotasi besar di internal Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali memunculkan figur pemimpin masa depan yang sarat prestasi. Salah satu nama yang kini mencuri perhatian publik adalah Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H. Perwira tinggi yang dikenal inovatif ini resmi menyandang pangkat jenderal bintang satu, sebuah pencapaian yang lahir dari konsistensi dedikasi di wilayah hukum hingga keberanian mengusut mega skandal di level nasional.
Perjalanan karier alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 ini mulai membekas di hati masyarakat saat ia memimpin Polres Sragen pada 2017 dan Polres Jepara pada 2018. Di Kota Ukir, ia berhasil menyulap institusinya menjadi wilayah yang bersih dan transparan, terbukti dengan raihan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kemenpan RB serta penghargaan pelayanan publik kategori A-.
Revolusi Green Service di Cirebon: SIM Dibayar Sampah
Memasuki tahun 2021, pengabdian Arif bergeser sebagai Kapolresta Cirebon. Di sinilah ia menelurkan ide visioner yang mengawinkan tugas kepolisian dengan kepedulian lingkungan melalui program Green Service.
Melalui skema unik ini, warga tidak perlu merogoh kocek untuk membayar PNBP dalam pembuatan SIM atau SKCK. Mereka cukup mengumpulkan sampah plastik ke bank sampah setempat. Ketika saldo tabungan sampah sudah mencukupi, petugas bank sampah akan berkoordinasi dengan Satpas Polresta Cirebon, dan pemohon tinggal datang membawa berkas tanpa perlu mengantre.
Dampak masif program ini diakui langsung oleh perangkat desa setempat. Kuwu Krandon, Warnawan, mengakui, program Green Service itu membuat jumlah nasabah bank sampah Desa Krandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, meningkat signifikan. Alasan utama warga Desa Krandon menjadi nasabah baru bank sampah karena saldonya dapat digunakan untuk membuat SIM dan SKCK.
“Rata-rata para nasabah menabung sampah plastik selama tiga bulan atau lebih hingga saldonya mencukupi untuk membayar biaya PNPB penerbitan SIM C. Saat itu, jumlah nasabah bank sampah di Desa Krandon meningkat dari 60-an orang menjadi 120-an orang,” katanya.
Berkat kepemimpinan yang humanis dan progresif, Polresta Cirebon sukses memborong puluhan penghargaan pada tahun 2023, termasuk pin emas dan perak dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas keberhasilan membongkar kasus TPPO.
Menghantam Kejahatan Ekonomi Raksasa di Bareskrim
Kiprah pria kelahiran Semarang, 21 November 1977 ini kian melesat saat dipercaya menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Jateng periode 2024–2025. Di tanah kelahirannya, ia menyikat mafia pupuk palsu berkapasitas 400 ton per bulan serta menindak pelanggaran hukum distribusi Minyakita.
Ketajaman investigasinya membuat Arif ditarik ke Mabes Polri untuk menduduki posisi Wadirtipideksus Bareskrim Polri pada September 2025. Berduet dengan Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, ia menjadi motor penggerak pembongkaran berbagai kejahatan ekonomi lintas negara berisiko tinggi.
Di bawah komandonya, Bareskrim berhasil menggulung berbagai kasus hitam dengan angka kerugian negara yang fantastis. Di antaranya adalah pengungkapan kasus penyelundupan pakaian bekas (ballpress) di Bali dengan omzet mencapai Rp1,3 triliun, serta kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari aktivitas pertambangan emas ilegal yang merugikan negara hingga Rp25,9 triliun.
Tak berhenti di situ, timnya juga membongkar penyelundupan smartphone ilegal senilai puluhan miliar, hingga skandal fraud berkedok fintech peer-to-peer lending syariah PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang menipu sekitar 15.000 nasabah dengan total kerugian menyentuh Rp2,4 triliun.
Pembelajar Sejati Berintegritas Tinggi
Di luar seragam dinasnya, lulusan SESPIMTI 2024 ini merupakan sosok yang haus akan ilmu pengetahuan. Brigjen Pol Arif Budiman telah merampungkan studi magisternya di Universitas Brawijaya. Atas loyalitas tanpa batasnya selama lebih dari dua dekade, ia juga dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian 24 Tahun.
Kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang satu ini bukanlah akhir, melainkan babak baru bagi pria berusia 48 tahun tersebut untuk membawa Polri menjadi institusi yang semakin presisi, modern, dan dicintai masyarakat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










