Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan

Minggu, 11 Oktober 2026 01:00 WIB

Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 21:02 WIB

Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!

Sabtu, 10 Oktober 2026 20:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan
  • Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan
  • Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!
  • Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas
  • Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian
  • Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur
  • Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit
  • Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rekam Jejak Brigjen Pol Arif Budiman: Dari Inovasi Sampah Plastik hingga Bongkar Skandal Triliunan Rupiah

By Aga GustianaSelasa, 30 Juni 2026 17:12 WIB3 Mins Read
Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rotasi besar di internal Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali memunculkan figur pemimpin masa depan yang sarat prestasi. Salah satu nama yang kini mencuri perhatian publik adalah Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H. Perwira tinggi yang dikenal inovatif ini resmi menyandang pangkat jenderal bintang satu, sebuah pencapaian yang lahir dari konsistensi dedikasi di wilayah hukum hingga keberanian mengusut mega skandal di level nasional.

Perjalanan karier alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 ini mulai membekas di hati masyarakat saat ia memimpin Polres Sragen pada 2017 dan Polres Jepara pada 2018. Di Kota Ukir, ia berhasil menyulap institusinya menjadi wilayah yang bersih dan transparan, terbukti dengan raihan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kemenpan RB serta penghargaan pelayanan publik kategori A-.

Revolusi Green Service di Cirebon: SIM Dibayar Sampah

Memasuki tahun 2021, pengabdian Arif bergeser sebagai Kapolresta Cirebon. Di sinilah ia menelurkan ide visioner yang mengawinkan tugas kepolisian dengan kepedulian lingkungan melalui program Green Service.

Melalui skema unik ini, warga tidak perlu merogoh kocek untuk membayar PNBP dalam pembuatan SIM atau SKCK. Mereka cukup mengumpulkan sampah plastik ke bank sampah setempat. Ketika saldo tabungan sampah sudah mencukupi, petugas bank sampah akan berkoordinasi dengan Satpas Polresta Cirebon, dan pemohon tinggal datang membawa berkas tanpa perlu mengantre.

Dampak masif program ini diakui langsung oleh perangkat desa setempat. Kuwu Krandon, Warnawan, mengakui, program Green Service itu membuat jumlah nasabah bank sampah Desa Krandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, meningkat signifikan. Alasan utama warga Desa Krandon menjadi nasabah baru bank sampah karena saldonya dapat digunakan untuk membuat SIM dan SKCK.

“Rata-rata para nasabah menabung sampah plastik selama tiga bulan atau lebih hingga saldonya mencukupi untuk membayar biaya PNPB penerbitan SIM C. Saat itu, jumlah nasabah bank sampah di Desa Krandon meningkat dari 60-an orang menjadi 120-an orang,” katanya.

Berkat kepemimpinan yang humanis dan progresif, Polresta Cirebon sukses memborong puluhan penghargaan pada tahun 2023, termasuk pin emas dan perak dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas keberhasilan membongkar kasus TPPO.

Menghantam Kejahatan Ekonomi Raksasa di Bareskrim

Kiprah pria kelahiran Semarang, 21 November 1977 ini kian melesat saat dipercaya menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Jateng periode 2024–2025. Di tanah kelahirannya, ia menyikat mafia pupuk palsu berkapasitas 400 ton per bulan serta menindak pelanggaran hukum distribusi Minyakita.

Ketajaman investigasinya membuat Arif ditarik ke Mabes Polri untuk menduduki posisi Wadirtipideksus Bareskrim Polri pada September 2025. Berduet dengan Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, ia menjadi motor penggerak pembongkaran berbagai kejahatan ekonomi lintas negara berisiko tinggi.

Di bawah komandonya, Bareskrim berhasil menggulung berbagai kasus hitam dengan angka kerugian negara yang fantastis. Di antaranya adalah pengungkapan kasus penyelundupan pakaian bekas (ballpress) di Bali dengan omzet mencapai Rp1,3 triliun, serta kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari aktivitas pertambangan emas ilegal yang merugikan negara hingga Rp25,9 triliun.

Tak berhenti di situ, timnya juga membongkar penyelundupan smartphone ilegal senilai puluhan miliar, hingga skandal fraud berkedok fintech peer-to-peer lending syariah PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang menipu sekitar 15.000 nasabah dengan total kerugian menyentuh Rp2,4 triliun.

Pembelajar Sejati Berintegritas Tinggi

Di luar seragam dinasnya, lulusan SESPIMTI 2024 ini merupakan sosok yang haus akan ilmu pengetahuan. Brigjen Pol Arif Budiman telah merampungkan studi magisternya di Universitas Brawijaya. Atas loyalitas tanpa batasnya selama lebih dari dua dekade, ia juga dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian 24 Tahun.

Kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang satu ini bukanlah akhir, melainkan babak baru bagi pria berusia 48 tahun tersebut untuk membawa Polri menjadi institusi yang semakin presisi, modern, dan dicintai masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Ilustrasi tsunami

Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.