Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Simulasi Angsuran KUR BNI Plafon Rp100 Juta dan Panduan Lengkap Syarat Pengajuannya

Selasa, 30 Juni 2026 18:30 WIB

Heboh di Telegram! Video Handuk Putih Anak vs Ibu, Ternyata Isinya Begini

Selasa, 30 Juni 2026 18:22 WIB

Nasib Tragis Hong Myung-bo Setelah Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 18:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Simulasi Angsuran KUR BNI Plafon Rp100 Juta dan Panduan Lengkap Syarat Pengajuannya
  • Heboh di Telegram! Video Handuk Putih Anak vs Ibu, Ternyata Isinya Begini
  • Nasib Tragis Hong Myung-bo Setelah Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia
  • Tinggalkan Persib, Robi Darwis Resmi Bergabung dengan Arema FC
  • Latsarmil Koperasi Merah Putih Disorot, KSP Dudung Angkat Bicara Soal Video Viral Angkat Senjata
  • Paraguay Bikin Kejutan Terbesar! Singkirkan Jerman, Presiden Langsung Tetapkan Hari Libur Nasional
  • Rekam Jejak Brigjen Pol Arif Budiman: Dari Inovasi Sampah Plastik hingga Bongkar Skandal Triliunan Rupiah
  • Kondisi YTR Usai Kekerasan Ekstrem: Rekonstruksi Wajah Diprediksi Butuh Waktu Hingga 1 Tahun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 30 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rekam Jejak Brigjen Pol Arif Budiman: Dari Inovasi Sampah Plastik hingga Bongkar Skandal Triliunan Rupiah

By Aga GustianaSelasa, 30 Juni 2026 17:12 WIB3 Mins Read
Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rotasi besar di internal Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali memunculkan figur pemimpin masa depan yang sarat prestasi. Salah satu nama yang kini mencuri perhatian publik adalah Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H. Perwira tinggi yang dikenal inovatif ini resmi menyandang pangkat jenderal bintang satu, sebuah pencapaian yang lahir dari konsistensi dedikasi di wilayah hukum hingga keberanian mengusut mega skandal di level nasional.

Perjalanan karier alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 ini mulai membekas di hati masyarakat saat ia memimpin Polres Sragen pada 2017 dan Polres Jepara pada 2018. Di Kota Ukir, ia berhasil menyulap institusinya menjadi wilayah yang bersih dan transparan, terbukti dengan raihan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kemenpan RB serta penghargaan pelayanan publik kategori A-.

Revolusi Green Service di Cirebon: SIM Dibayar Sampah

Memasuki tahun 2021, pengabdian Arif bergeser sebagai Kapolresta Cirebon. Di sinilah ia menelurkan ide visioner yang mengawinkan tugas kepolisian dengan kepedulian lingkungan melalui program Green Service.

Melalui skema unik ini, warga tidak perlu merogoh kocek untuk membayar PNBP dalam pembuatan SIM atau SKCK. Mereka cukup mengumpulkan sampah plastik ke bank sampah setempat. Ketika saldo tabungan sampah sudah mencukupi, petugas bank sampah akan berkoordinasi dengan Satpas Polresta Cirebon, dan pemohon tinggal datang membawa berkas tanpa perlu mengantre.

Dampak masif program ini diakui langsung oleh perangkat desa setempat. Kuwu Krandon, Warnawan, mengakui, program Green Service itu membuat jumlah nasabah bank sampah Desa Krandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, meningkat signifikan. Alasan utama warga Desa Krandon menjadi nasabah baru bank sampah karena saldonya dapat digunakan untuk membuat SIM dan SKCK.

“Rata-rata para nasabah menabung sampah plastik selama tiga bulan atau lebih hingga saldonya mencukupi untuk membayar biaya PNPB penerbitan SIM C. Saat itu, jumlah nasabah bank sampah di Desa Krandon meningkat dari 60-an orang menjadi 120-an orang,” katanya.

Berkat kepemimpinan yang humanis dan progresif, Polresta Cirebon sukses memborong puluhan penghargaan pada tahun 2023, termasuk pin emas dan perak dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas keberhasilan membongkar kasus TPPO.

Menghantam Kejahatan Ekonomi Raksasa di Bareskrim

Kiprah pria kelahiran Semarang, 21 November 1977 ini kian melesat saat dipercaya menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Jateng periode 2024–2025. Di tanah kelahirannya, ia menyikat mafia pupuk palsu berkapasitas 400 ton per bulan serta menindak pelanggaran hukum distribusi Minyakita.

Ketajaman investigasinya membuat Arif ditarik ke Mabes Polri untuk menduduki posisi Wadirtipideksus Bareskrim Polri pada September 2025. Berduet dengan Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, ia menjadi motor penggerak pembongkaran berbagai kejahatan ekonomi lintas negara berisiko tinggi.

Di bawah komandonya, Bareskrim berhasil menggulung berbagai kasus hitam dengan angka kerugian negara yang fantastis. Di antaranya adalah pengungkapan kasus penyelundupan pakaian bekas (ballpress) di Bali dengan omzet mencapai Rp1,3 triliun, serta kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari aktivitas pertambangan emas ilegal yang merugikan negara hingga Rp25,9 triliun.

Tak berhenti di situ, timnya juga membongkar penyelundupan smartphone ilegal senilai puluhan miliar, hingga skandal fraud berkedok fintech peer-to-peer lending syariah PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang menipu sekitar 15.000 nasabah dengan total kerugian menyentuh Rp2,4 triliun.

Pembelajar Sejati Berintegritas Tinggi

Di luar seragam dinasnya, lulusan SESPIMTI 2024 ini merupakan sosok yang haus akan ilmu pengetahuan. Brigjen Pol Arif Budiman telah merampungkan studi magisternya di Universitas Brawijaya. Atas loyalitas tanpa batasnya selama lebih dari dua dekade, ia juga dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian 24 Tahun.

Kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang satu ini bukanlah akhir, melainkan babak baru bagi pria berusia 48 tahun tersebut untuk membawa Polri menjadi institusi yang semakin presisi, modern, dan dicintai masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Akpol 1999 Brigjen Arif Budiman Green Service Cirebon Wadirtipideksus Bareskrim
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Latsarmil Koperasi Merah Putih Disorot, KSP Dudung Angkat Bicara Soal Video Viral Angkat Senjata

Kondisi YTR Usai Kekerasan Ekstrem: Rekonstruksi Wajah Diprediksi Butuh Waktu Hingga 1 Tahun

Braga dan Alun-Alun Bandung Dipadati Pengunjung Saat Libur Sekolah, Wisatawan Keluhkan Parkir

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara Atas Kasus Korupsi Chromebook

Dendam Lama Berujung Maut! Jukir di Soreang Bandung Dibacok Rekan Sendiri

Begal

Dua Pria Tertangkap Usai Curi HP di Ujungberung, Hampir Jadi Amukan Massa

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.