bukamata.id – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) melakukan rekonstruksi kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap wanita berinisial YTR (29) dengan tersangka Taufik Hidayat. Rekonstruksi ini dilakukan untuk mencocokkan rangkaian peristiwa sekaligus melengkapi proses penyidikan.
Direktur PPA dan PPO Polda Jabar, Kombes Pol Rumi, mengatakan bahwa rekonstruksi bertujuan menyamakan keterangan antara saksi, korban, dan tersangka dengan fakta di lapangan agar penyidik memperoleh gambaran utuh kronologi kejadian.
“Rekonstruksi ini untuk menyesuaikan dan membuktikan seperti apa peristiwa yang sebenarnya terjadi. Rangkaian utuh peristiwa bisa kita lihat. Hari ini kami melaksanakan rekonstruksi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” ujar Rumi, Kamis (2/7/2026).
Rekonstruksi Libatkan Enam Lokasi Kejadian
Rumi menjelaskan bahwa rekonstruksi tidak dilakukan di satu tempat kejadian perkara (TKP), melainkan di enam lokasi berbeda yang berkaitan dengan rangkaian peristiwa kasus tersebut.
Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, terutama aspek keamanan selama proses berlangsung.
“Ada beberapa TKP. Kalau hanya satu TKP mungkin bisa dilakukan di lokasi. Namun karena ada beberapa TKP, kami mempertimbangkan situasi tempat, terutama dari sisi keamanan,” jelasnya.
Pertimbangkan Kenyamanan Warga
Selain faktor keamanan, Polda Jabar juga mempertimbangkan kenyamanan masyarakat sekitar. Beberapa lokasi yang terkait dalam perkara diketahui merupakan rumah kos yang masih aktif digunakan warga.
“Beberapa lokasi merupakan rumah kos. Kami juga harus mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan para pemilik kos. Itu menjadi pertimbangan utama dalam menentukan lokasi pelaksanaan rekonstruksi,” tambah Rumi.
Digelar Tertutup di Dalam Ruangan
Rumi menegaskan bahwa seluruh rangkaian rekonstruksi dilakukan secara tertutup dan tidak digelar di ruang terbuka.
Rekonstruksi ini mencakup seluruh rangkaian peristiwa di enam lokasi berbeda guna memperjelas alur kejadian dalam proses penyidikan.
“Rekonstruksi dilakukan di dalam ruangan, bukan secara terbuka,” tegasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









