Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Melihat Langsung ‘War’ Tarawih di Masjid Milik Said Abdullah, Nyata atau Settingan?

Jumat, 20 Februari 2026 15:07 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Lineup Rahasia Persib vs Persita: Siapa Starter Pekan 22 Super League?

Jumat, 20 Februari 2026 15:03 WIB

Tidur Setelah Sahur? Waspadai 5 Risiko Kesehatan Ini Selama Puasa

Jumat, 20 Februari 2026 14:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Melihat Langsung ‘War’ Tarawih di Masjid Milik Said Abdullah, Nyata atau Settingan?
  • Lineup Rahasia Persib vs Persita: Siapa Starter Pekan 22 Super League?
  • Tidur Setelah Sahur? Waspadai 5 Risiko Kesehatan Ini Selama Puasa
  • Jadwal Pencairan THR CPNS 2026, Siap-siap Terima di Minggu Pertama Puasa
  • Persib Latihan Malam di Ramadan, Rahasia Agar Performa Tetap Ngebut!
  • Harga dan Spesifikasi Infinix Note 60 Series Resmi di Indonesia, Performa 1 Jutaan AnTuTu & Baterai 6.500mAh
  • Bunuh Diri di Pohon Kampus Unpad, Polisi Pastikan Korban Bukan Mahasiswa
  • Beredar Lagi! Link Teh Pucuk 17 Menit No Sensor Jadi Sorotan Publik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Respons Cepat Hadapi Bencana, Pemprov Jabar Bangun 6 Pusat Komando Terpadu

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 5 November 2025 16:25 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana membangun pusat komando tanggap darurat atau ruang call center terpadu di Gedung Sate, Kota Bandung.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang meningkat saat musim hujan.

“Di Gedung Sate ini akan dibuat ruangan sebagai call center. Seluruh komponen, baik dari TNI, Polri, Basarnas, Dinas Kesehatan, hingga BMKG, akan siaga di sini. Layarnya menampilkan peta situasi real-time untuk menggerakkan armada dan personel,” ujar Dedi kepada awak media usai apel gelar pasukan siaga tanggap bencana di halaman Gedung Sate, Rabu (5/11/2025).

Selain di Gedung Sate, Dedi juga menyiapkan lima pusat komando lapangan di wilayah Bogor, Garut, Purwakarta, Cirebon, dan Bandung. Setiap wilayah akan berfungsi sebagai simpul koordinasi cepat dalam penanganan bencana di tingkat regional.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ungkap Rahasia Jabar Jadi Magnet Investor di WJIS 2025

Mantan Bupati Purwakarta itu menambahkan, berdasarkan kajian geografis dan analisis akademik, wilayah Cirebon dan Purwakarta menjadi dua titik paling aman untuk dijadikan pusat komando alternatif jika terjadi bencana besar yang memutus akses ke pusat pemerintahan provinsi.

“Cirebon dan Purwakarta secara topografi relatif lebih aman. Jadi, kalau Gedung Sate tidak bisa diakses, pusat komando bisa dialihkan ke dua titik itu,” jelasnya.

Tak hanya membangun sistem komando, Dedi juga meminta seluruh perangkat teknis di daerah untuk menyiapkan sarana pendukung tanggap bencana, seperti ambulans off-road dan rumah sakit terapung. Menurutnya, kesiapan alat transportasi dan medis di medan sulit menjadi kunci dalam penyelamatan korban.

Baca Juga:  Kebijakan Dedi Mulyadi Malah Tambah Masalah Baru, Warganet Singgung soal Penjajahan

“Saya sudah minta Dinas Kesehatan menyiapkan mobil ambulans dengan perlengkapan medis lengkap, yang bisa menjangkau daerah curam dan terisolasi,” ungkapnya.

Dedi Mulyadi juga meminta agar disediakan rumah sakit terapung untuk wilayah utara dan selatan, juga memastikan ketersediaan mobil perahu ambulans pada tahap pertama.

“Yang kedua, di daerah perairan kita belum memiliki rumah sakit terapung. Saya sudah minta siapkan rumah sakit terapung untuk wilayah utara dan selatan, pada tahap pertama bisa empat rumah sakit terapung, empat mobil perahu,” tambah Dedi.

Baca Juga:  Gelar Rapim Perdana, Bey Machmudin dan Dedi Mulyadi Bahas Program Strategis

Selain kesiapan teknis, Dedi menekankan pentingnya kesiapan logistik dan anggaran. Ia memastikan, Pemprov Jawa Barat telah mengalokasikan dana khusus melalui pos Belanja Tak Terduga (BTT) agar tanggap darurat bisa berjalan tanpa hambatan birokrasi.

“Pembiayaan harus siap. Bencana itu tidak bisa dijadwalkan. Tidak bisa menunggu akhir Desember atau awal Januari. Jadi uangnya memang harus tersedia kapan pun bencana datang,” tegasnya.

Dedi berharap, dengan sistem komando terpadu dan dukungan lintas instansi, Jawa Barat dapat bergerak lebih cepat dalam mitigasi maupun penanganan bencana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

call center bencana Gedung Sate Dedi Mulyadi kesiapsiagaan bencana Jawa Barat pusat komando bencana Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Pencairan THR CPNS 2026, Siap-siap Terima di Minggu Pertama Puasa

Bunuh Diri di Pohon Kampus Unpad, Polisi Pastikan Korban Bukan Mahasiswa

Geger! Jasad Pria Ditemukan di Arboretum Unpad Jatinangor, Kondisinya Sudah Membusuk

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.