Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Sabtu, 2 Mei 2026 15:41 WIB

Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC

Sabtu, 2 Mei 2026 15:20 WIB

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Sabtu, 2 Mei 2026 15:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’
  • Klarifikasi Panas! Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme Terhadap Henry Doumbia di Laga Persib vs Bhayangkara FC
  • Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru
  • Bikin Haru! Aksi Teller Bank bjb Fasih Bahasa Isyarat Layani Nasabah Spesial, Warganet Angkat Jempol
  • Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu
  • Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur
  • Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK
  • Surganya ‘Hidden Gem’! 8 Wisata Curug Hits di Bandung Raya untuk Healing Akhir Pekan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Respons Cepat Hadapi Bencana, Pemprov Jabar Bangun 6 Pusat Komando Terpadu

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 5 November 2025 16:25 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana membangun pusat komando tanggap darurat atau ruang call center terpadu di Gedung Sate, Kota Bandung.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang meningkat saat musim hujan.

“Di Gedung Sate ini akan dibuat ruangan sebagai call center. Seluruh komponen, baik dari TNI, Polri, Basarnas, Dinas Kesehatan, hingga BMKG, akan siaga di sini. Layarnya menampilkan peta situasi real-time untuk menggerakkan armada dan personel,” ujar Dedi kepada awak media usai apel gelar pasukan siaga tanggap bencana di halaman Gedung Sate, Rabu (5/11/2025).

Selain di Gedung Sate, Dedi juga menyiapkan lima pusat komando lapangan di wilayah Bogor, Garut, Purwakarta, Cirebon, dan Bandung. Setiap wilayah akan berfungsi sebagai simpul koordinasi cepat dalam penanganan bencana di tingkat regional.

Baca Juga:  Jembatan Bailey Cicangor Ambles Lagi, Warga Karawang Kecewa dan Tagih Janji Dedi Mulyadi

Mantan Bupati Purwakarta itu menambahkan, berdasarkan kajian geografis dan analisis akademik, wilayah Cirebon dan Purwakarta menjadi dua titik paling aman untuk dijadikan pusat komando alternatif jika terjadi bencana besar yang memutus akses ke pusat pemerintahan provinsi.

“Cirebon dan Purwakarta secara topografi relatif lebih aman. Jadi, kalau Gedung Sate tidak bisa diakses, pusat komando bisa dialihkan ke dua titik itu,” jelasnya.

Tak hanya membangun sistem komando, Dedi juga meminta seluruh perangkat teknis di daerah untuk menyiapkan sarana pendukung tanggap bencana, seperti ambulans off-road dan rumah sakit terapung. Menurutnya, kesiapan alat transportasi dan medis di medan sulit menjadi kunci dalam penyelamatan korban.

Baca Juga:  Efisiensi ala Dedi Mulyadi Dinilai Abaikan Sektor Riil, Ekonomi Daerah Bisa Terpukul

“Saya sudah minta Dinas Kesehatan menyiapkan mobil ambulans dengan perlengkapan medis lengkap, yang bisa menjangkau daerah curam dan terisolasi,” ungkapnya.

Dedi Mulyadi juga meminta agar disediakan rumah sakit terapung untuk wilayah utara dan selatan, juga memastikan ketersediaan mobil perahu ambulans pada tahap pertama.

“Yang kedua, di daerah perairan kita belum memiliki rumah sakit terapung. Saya sudah minta siapkan rumah sakit terapung untuk wilayah utara dan selatan, pada tahap pertama bisa empat rumah sakit terapung, empat mobil perahu,” tambah Dedi.

Baca Juga:  Profil Putri Karlina, Wabup Garut Cantik yang Akan Jadi Istri Putra Dedi Mulyadi

Selain kesiapan teknis, Dedi menekankan pentingnya kesiapan logistik dan anggaran. Ia memastikan, Pemprov Jawa Barat telah mengalokasikan dana khusus melalui pos Belanja Tak Terduga (BTT) agar tanggap darurat bisa berjalan tanpa hambatan birokrasi.

“Pembiayaan harus siap. Bencana itu tidak bisa dijadwalkan. Tidak bisa menunggu akhir Desember atau awal Januari. Jadi uangnya memang harus tersedia kapan pun bencana datang,” tegasnya.

Dedi berharap, dengan sistem komando terpadu dan dukungan lintas instansi, Jawa Barat dapat bergerak lebih cepat dalam mitigasi maupun penanganan bencana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

call center bencana Gedung Sate Dedi Mulyadi kesiapsiagaan bencana Jawa Barat pusat komando bencana Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.