bukamata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan korupsi terkait proyek pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).
Sebagai bagian dari penyidikan, KPK telah menggeledah sejumlah lokasi di Bandung, termasuk kediaman mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil membenarkan adanya penggeledahan tersebut.
“Benar bahwa kami didatangi oleh tim KPK terkait perkara di BJB. Tim KPK sudah menunjukkan surat tugas resmi,” ungkap Ridwan Kamil dalam keterangan resminya, Senin (10/3/2025).
Ia menegaskan kesiapannya untuk bersikap kooperatif dan mendukung penuh upaya penyelidikan yang dilakukan oleh KPK.
Jejak Karier Politik Ridwan Kamil
Wali Kota Bandung
Ridwan Kamil mengawali karier politiknya pada 2013 dengan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bandung periode 2013-2018. Berprofesi sebagai arsitek, ia diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra serta didukung oleh 23 partai non-parlemen.
Dalam Pilkada Bandung 2013, ia berpasangan dengan Oded Muhammad Danial dan berhasil meraih kemenangan dengan 45,24 persen suara.
Meski sempat digugat oleh enam pasangan lain di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dugaan kecurangan dan kampanye terselubung, MK menolak gugatan tersebut. Keputusan ini memperkuat posisi Ridwan Kamil sebagai Wali Kota Bandung terpilih.
Gubernur Jabar
Setelah sukses di Bandung, Ridwan Kamil maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018, berpasangan dengan Uu Ruzhanul Ulum.
Didukung oleh koalisi empat partai, PPP, PKB, Hanura, dan NasDem, pasangan ini meraih kemenangan dengan perolehan 32,88 persen suara, mengalahkan Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang meraih 28,74 persen suara.
Bergabung dengan Partai Golkar
Pada 18 Januari 2023, Ridwan Kamil resmi bergabung dengan Partai Golkar dalam acara di Kantor DPP Partai Golkar.
Sebelumnya, ia sempat menyatakan tidak ingin bergabung dengan partai politik saat mencalonkan diri di Pilgub Jabar 2018. Namun, seiring waktu, ia mulai menunjukkan minat terhadap politik, hingga akhirnya bergabung dengan Golkar.
Pencalonan di Pilkada DKI Jakarta 2024
Di Pilkada 2024, Ridwan Kamil maju sebagai calon Gubernur Jakarta, berpasangan dengan Suswono.
Mereka diusung oleh 12 partai besar, termasuk Gerindra, Golkar, PKS, NasDem, PKB, PSI, Demokrat, PAN, PPP, Perindo, Garuda, dan Gelora. Namun, pasangan ini kalah dari Pramono Anung dan Rano Karno yang diusung oleh PDIP.
Dengan penggeledahan rumahnya oleh KPK, karier politik Ridwan Kamil kini tengah menjadi sorotan. Kasus dugaan korupsi di Bank BJB ini pun masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










