bukamata.id – Jika Anda tengah mencari destinasi wisata alam yang masih alami, tenang, dan belum terlalu ramai di Bandung Barat, Sanghyang Kenit bisa menjadi pilihan sempurna.
Terletak di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, objek wisata ini menyuguhkan keindahan lanskap purba yang memikat serta pengalaman wisata yang menyegarkan jiwa.
Sanghyang Kenit merupakan bagian dari aliran Sungai Citarum Purba, dengan ciri khas bebatuan eksotis dan goa-goa yang terbentuk secara alami sejak ribuan tahun lalu.
Nama “Sanghyang” sendiri berasal dari istilah kuno yang merujuk pada tempat suci, dipercaya sebagai lokasi para dewa zaman dahulu.
Setiap sudut lokasi ini menghadirkan nuansa mistis dan magis yang berpadu dengan keindahan alam. Tak heran, Sanghyang Kenit bukan hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga destinasi edukatif yang menyimpan nilai sejarah dan budaya lokal.
Akses menuju Sanghyang Kenit tergolong mudah. Dari pusat Kota Bandung, waktu tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Rute yang disarankan adalah melalui Jalan Nasional III menuju Gapura Waduk Saguling, lalu ikuti papan petunjuk arah menuju lokasi wisata.
Sanghyang Kenit menawarkan berbagai kegiatan wisata alam yang cocok untuk semua kalangan. Beberapa aktivitas yang bisa Anda nikmati antara lain:
- Berenang di aliran sungai yang jernih
- Susur goa purba
- Body rafting yang menantang adrenalin
- Berkemah di tepi sungai
- Berburu foto Instagramable dengan latar bebatuan eksotis
Kombinasi antara tantangan alam dan panorama yang asri membuat tempat ini cocok bagi pecinta alam, fotografer, maupun keluarga yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk kota.
Fasilitas umum di Sanghyang Kenit cukup lengkap untuk mendukung kenyamanan pengunjung. Di lokasi tersedia:
- Area parkir kendaraan
- Warung makan lokal
- Penyewaan pelampung dan ban
- Layanan pemandu wisata untuk aktivitas susur goa dan rafting
Jam operasional: setiap hari pukul 07.00–16.00 WIB
Tiket masuk: Rp8.000 per orang
Biaya parkir: Rp2.000 (motor)
Total biaya wisata ke tempat ini hanya sekitar Rp10.000 per orang, sangat ramah di kantong!
Untuk menikmati pengalaman maksimal, disarankan berkunjung saat musim kemarau, agar air sungai jernih dan bebatuan tidak licin.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News







