Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul

Selasa, 15 September 2026 15:12 WIB

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

Selasa, 15 September 2026 15:01 WIB

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Selasa, 15 September 2026 15:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
  • Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar
  • 300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya
  • Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman
  • Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium
  • Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List
  • Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah
  • Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sebut Gaya Debat Gibran Persis Jokowi, Ganjar: Namanya Juga Anaknya

By Putri Mutia RahmanSabtu, 23 Desember 2023 17:32 WIB2 Mins Read
Wartawan Jateng
Ganjar Pranowo. Foto: Instagram/@ganjar_pranowo
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo, ikut berkomentar soal Carbon Capture Storage (CCS) hingga State of the Global Islamic Economy (SGIE) yang dilontarkan Gibran Rakabuming Raka dalam debat cawapres pada Jumat (22/12) tadi malam.

Ganjar mengatakan, dirinya tak masalah dengan gaya Gibran menggunakan istilah asing, tetapi menyarankan agar lebih fokus pada substansi.

“Ya enggak apa-apa, orang namanya juga ingin mencari sesuatu yang barangkali orang lain akan kesulitan menjawab,” ujar Ganjar di Persawahan Bangodua, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (23/12) dikutip dari Kumparan.

“Sebenarnya enggak apa-apa tapi lebih bagus lagi hal substantif yang disampaikan. Kalau itu SGIE itu mungkin membacanya pakai bahasa Inggris karena itu singkatan bahasa Inggris,” lanjutnya.

Baca Juga:  Profil Mahfud MD, Cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Ia pun menyinggung bahwa hal yang sama pernah terjadi dalam debat capres sebelumnya. Dalam dua pilpres terakhir, pertarungan terjadi antara Jokowi dan Prabowo.

“Debat presidennya juga pernah terjadi sebelumnya, ya namanya juga anaknya [Jokowi],” ujar Ganjar senada dengan pernyataan Hasto yang menyebut strategi Gibran mengulangi strategi Jokowi.

Baca Juga:  KPU Ingin Jadwal Pendaftaran Pilpres 2024 Dipercepat, Nasib Cawapres Prabowo dan Ganjar Bagaimana?

Adapun dalam debat kedua Pilpres 2024 yang digelar di JCC tersebut, Gibran mencecar Cak Imin dengan pertanyaan mengenai strategi untuk menaikkan peringkat Indonesia dalam SGIE.

“Karena Gus Imin ini adalah ketua umum PKB, saya yakin Gus Imin paham untuk masalah ini, bagaimana langkah Gus imin untuk menaikkan Indonesia di SGIE?” tanya Gibran ke Cak Imin dalam debat Pilpres 2024, Jumat (22/12).

Baca Juga:  Cak Imin Mendapat Urutan Pertama Sampaikan Visi Misi di Debat Cawapres

Gibran juga bertanya kepada Mahfud MD terkait regulasi Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (CCS) yakni salah satu upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Berbeda dengan Cak Imin yang tak tahu makna SGIE, Mahfud MD menjawab dengan penjelasan mekanisme pembuatan regulasi, mulai dari pembuatan naskah akademik hingga menjadi sebuah produk hukum.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Debat Cawapres 2024 Ganjar Pranowo Ganjar-Mahfud Gibran Rakabuming Raka
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Eks Aspri Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Iklan Rp222 Miliar

300 SPPG di Bandung Hasilkan 50 Ton Sampah per Hari, Farhan Soroti Pengelolaannya

Kebakaran Lahan 2,2 Hektare di Punclut Bandung Belum Padam, Asap Masih Kepung Permukiman

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

gempa

Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG

Bukan Cuma Punclut, Api Juga Mengamuk di Paseh dan Pacet Kabupaten Bandung

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.