bukamata.id – Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dicairkan pekan depan. Pemerintah telah menyiapkan sebesar Rp50 triliun untuk anggaran tersebut.
Dikabarkan, pencairan THR ASN ini ditetapkan dapat dilakukan paling cepat tingga minggu sebelum lebaran. Adapun THR ini untuk PNS, PPPK serta anggota TNI dan Polri.
“Pencairan THR bagi ASN dan pekerja swasta akan dicairkan tepat waktu, dengan ketentuan pencairan bagi ASN paling cepat tiga minggu sebelum Lebaran,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis dikutip Rabu (5/3/2025).
Jika perayaan Idul Fitri tahun ini jatuh pada 31 Maret 2025, maka THR ASN diperkirakan mulai cair pada pekan depan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama 2025.
“Percepatan pencairan THR untuk ASN dengan alokasi sekitar Rp 50 triliun bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat secara signifikan,” tutur Airlangga.
Selain itu, ia menambahkan bahwa pembayaran THR yang dilakukan lebih awal diharapkan mampu memperkuat konsumsi domestik serta meningkatkan perputaran ekonomi di berbagai sektor, terutama di bidang perdagangan dan jasa.
“Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas makroekonomi dan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2025,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro, menyampaikan bahwa pencairan THR ASN 2025 akan diumumkan secara resmi oleh pemerintah setelah proses penyusunan peraturan pelaksana selesai.
“Terkait pembayaran THR ASN, saat ini masih dalam proses penyelesaian peraturan pelaksanaannya. Sedangkan teknis pelaksanaan dan kapan waktunya, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, akan menunggu pengumuman resmi dari pemerintah,” ujar Deni.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, juga mengungkapkan bahwa pengumuman pencairan THR ASN akan disampaikan langsung oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dalam waktu dekat. Saat ini, pihak Kementerian Keuangan sedang menyelesaikan aturan terkait pencairan tersebut.
“Nanti diumumkan Bapak Presiden, kami sedang siapkan, Insyaallah segera selesai,” ungkap Sri Mulyani saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Namun, saat ditanya mengenai apakah THR ASN akan dicairkan secara penuh 100% atau tidak, Sri Mulyani enggan memberikan jawaban lebih lanjut. “Nanti saja ya,” katanya singkat.
Dengan adanya kebijakan pencairan THR ini, diharapkan para ASN dapat memanfaatkannya dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri serta mendukung perputaran ekonomi di Indonesia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










