Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hari ke-15 Ramadhan 1447 H! Ini Jadwal Imsak Bandung Raya Hari Ini

Kamis, 5 Maret 2026 03:00 WIB

Heboh Link Video ‘Dea Store Meulaboh’, Pemilik Konter dan Karyawati Digerebek Warga Saat Sahur

Kamis, 5 Maret 2026 02:00 WIB

Kondisi Faradilla Korban UIN Suska Berubah Drastis: Ada Apa dengan Mentalnya?

Kamis, 5 Maret 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hari ke-15 Ramadhan 1447 H! Ini Jadwal Imsak Bandung Raya Hari Ini
  • Heboh Link Video ‘Dea Store Meulaboh’, Pemilik Konter dan Karyawati Digerebek Warga Saat Sahur
  • Kondisi Faradilla Korban UIN Suska Berubah Drastis: Ada Apa dengan Mentalnya?
  • Bobotoh Wajib Tahu! Inilah Potensi Hukuman Berat yang Menghantui Persib Usai Kericuhan di ACL 2
  • Malam Lailatul Qadar 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Simak Jadwal Lengkap Malam Ganjil Berikut Ini
  • Mengejutkan! Persib Selamat dari Sanksi AFC Usai Kericuhan di GBLA
  • Jelang Lebaran, Rajiv Bagikan 30.000 Paket di Bandung dan Bandung Barat
  • Momen Haru Si Kembar Tunarungu Cantik Berbagi Hadiah ke Ibu Warung yang Memviralkannya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Jabar: Reformasi Birokrasi Harus Hadir Demi Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

By SusanaSenin, 25 November 2024 22:00 WIB3 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman. Foto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Reformasi birokrasi di Indonesia menghadapi tantangan besar untuk memberikan dampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat.

Birokrasi harus hadir dengan hati dan rasa peduli yang mendalam terhadap kondisi masyarakat, terutama untuk menurunkan angka pengangguran, kemiskinan, stunting, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pendapatan per kapita.

Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, Herman Suryatman, dalam acara Diseminasi Hasil Analisis Kebijakan Tahun 2024 di Gedung Serba Guna Puslatbang PKASN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (25/11/2024).

Dalam paparannya, Herman menyoroti tantangan reformasi birokrasi yang belum sepenuhnya mampu menjawab permasalahan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, birokrasi saat ini masih berjalan dengan cara yang biasa-biasa saja, padahal masyarakat membutuhkan perubahan besar dalam berbagai sektor.

“Hari ini, birokrasi kita masih menjadi solusi yang biasa-biasa saja. Padahal yang dibutuhkan adalah lompatan besar untuk menurunkan angka pengangguran, kemiskinan, stunting, serta meningkatkan IPM dan pendapatan per kapita,” tegas Herman.

Baca Juga:  Guncang Dunia Pendidikan, Sekda Herman Harap Unwim Ciptakan Calon Pemimpin Pertanian

Herman juga menyoroti bahwa keberhasilan reformasi birokrasi sangat bergantung pada eksekusi kebijakan di tingkat daerah.

Ia menekankan pentingnya hadirnya kecerdasan emosional dan rasa peduli dalam setiap upaya perbaikan birokrasi.

“Jika hati kita tidak hadir, birokrasi hanya akan berjalan seperti biasa tanpa memberikan dampak yang signifikan. Kita harus hadir dengan rasa peduli yang mendalam, bahkan rasa sakit terhadap kondisi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herman mengapresiasi keberhasilan negara-negara maju seperti Singapura yang mampu melompat jauh dalam waktu singkat berkat penerapan sistem merit yang konsisten. Ia mencontohkan kepemimpinan Lee Kuan Yew yang memimpin dengan hati, bukan hanya logika.

Baca Juga:  Polemik Wagub dan Sekda Jabar Dinilai Cemari Wibawa Birokrasi

“Lee Kuan Yew tidak hanya memimpin dengan logika, tetapi juga dengan hati. Beliau bahkan menitikan air mata melihat kondisi negaranya, dan itu menjadi dorongan untuk bekerja di atas rata-rata. Kita perlu belajar dari itu,” tambahnya.

Selain itu, Herman mengungkapkan bahwa dinamika politik lima tahunan di Indonesia sering kali mengguncang stabilitas birokrasi.

Padahal, birokrasi seharusnya tetap berjalan stabil dan konsisten dalam memberikan pelayanan publik, terlepas dari pergantian kepemimpinan.

“The show must go on. Kita harus memastikan pelayanan publik tetap optimal meskipun terjadi perubahan politik,” kata Herman.

Herman juga mengajak para pejabat daerah untuk mengevaluasi sejauh mana kinerja mereka telah berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan bahwa para pejabat daerah yang paling memahami kondisi di wilayah masing-masing dan harus dapat mengukur sejauh mana birokrasi berkontribusi pada perubahan positif.

Baca Juga:  Pantau Citarum, Pemprov Jabar Bakal Pasang CCTV di Titik Rawan

“Bapak/Ibu yang paling tahu kondisi di daerah masing-masing. Jika belum ada lompatan besar, pertanyaannya adalah, di mana birokrasi kita?” ujar Herman.

Herman menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang melakukan reorientasi reformasi birokrasi dengan fokus pada peningkatan eksekusi kebijakan di tingkat kabupaten/kota.

Ia mengingatkan bahwa birokrasi harus mampu keluar dari jebakan middle income trap yang telah membelenggu Indonesia selama bertahun-tahun, terutama di era bonus demografi saat ini.

“Langkah luar biasa hanya bisa dilakukan jika hati kita hadir. Jangan hanya bekerja dengan logika semata, tetapi juga dengan rasa peduli yang mendalam. Inilah saatnya kita melakukan lompatan besar demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Herman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Birokrasi Diseminasi Hasil Analisis Kebijakan Herman Suryatman Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hari ke-15 Ramadhan 1447 H! Ini Jadwal Imsak Bandung Raya Hari Ini

Jelang Lebaran, Rajiv Bagikan 30.000 Paket di Bandung dan Bandung Barat

Update Terbaru! Jadwal Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 4 Maret 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Bandung Raya, Pohon Tumbang dan Genangan Terjadi di Beberapa Titik

Jawa Barat Catat Lonjakan Penjualan Daihatsu Jelang Lebaran, Ini Rahasianya!

Jadwal Penukaran Uang Baru di Bandung 2026 Resmi Dibuka, Ini 4 Lokasi Program SERAMBI BI

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
  • ‎Heboh Link Video Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor di TikTok, Benarkah Ada Versi Lengkap?‎
  • THR Pensiunan dan Ahli Waris 2026 Cair Awal Ramadan? Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Ceknya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.