Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Arus Mudik Membludak! Polda Jabar Berlakukan One Way Penggal di Jalur Arteri Priangan Timur

Senin, 16 Maret 2026 09:36 WIB

Elegi Cihampelas: Anggaran Miliaran yang Gagal Menjaga Nyawa Siswa SMAN 5 Bandung

Senin, 16 Maret 2026 09:00 WIB
peltih persib, bojan hodak

Bojan Hodak Puas Persib Tahan Imbang Borneo FC: Liga Akan Menarik Hingga Akhir

Senin, 16 Maret 2026 08:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Arus Mudik Membludak! Polda Jabar Berlakukan One Way Penggal di Jalur Arteri Priangan Timur
  • Elegi Cihampelas: Anggaran Miliaran yang Gagal Menjaga Nyawa Siswa SMAN 5 Bandung
  • Bojan Hodak Puas Persib Tahan Imbang Borneo FC: Liga Akan Menarik Hingga Akhir
  • Daftar Lengkap Pemenang Oscar 2026: Sinners Memimpin, Amy Madigan Cetak Sejarah
  • Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Seminar Kebangsaan, Rafael Situmorang Tekankan Pancasila sebagai Simpul Kebangsaan

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 20 Januari 2026 13:21 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang hadir sebagai pembicara di Seminar Kebangsaan Unpas. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nilai-nilai Pancasila kembali ditegaskan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dalam Seminar Kebangsaan bertajuk “Pancasila sebagai Simpul Kebangsaan untuk Mewujudkan Kesejahteraan dalam Hak Asasi Manusia” yang digelar di Aula Mandalasaba Ir. H. Djuanda, Kampus Universitas Pasundan (Unpas), Selasa (20/1/2026).

Salah satu narasumber, Rafael Situmorang, Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, menuturkan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga falsafah hidup bangsa yang menyatukan keberagaman Indonesia.

“Kita hari ini diskusi soal Pancasila sebagai simpul kebangsaan, sebagai falsafah kehidupan bangsa,” ujar Rafael di hadapan peserta seminar.

Ia mengingatkan, Pancasila memiliki akar sejarah yang panjang dan lahir dari nilai-nilai yang memang sudah hidup di tengah masyarakat Indonesia jauh sebelum kemerdekaan.

Baca Juga:  Sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2023, Saeful Bachri Harap Keberpihakan pada Tenaga Kerja

“Pancasila ini kalau kita bicara sejarahnya sangat panjang. Karena kata Soekarno, saya tidak menemukan Pancasila, tetapi saya hanya menggali apa yang sudah hidup di relung bangsa Indonesia,” katanya.

Rafael menjelaskan, gagasan Pancasila pertama kali disampaikan Bung Karno pada 1 Juni 1945, sebagai tawaran nilai dasar kebangsaan yang mencakup semangat nasionalisme, internasionalisme, hingga demokrasi.

Baca Juga:  Mahasiswa Tumbang di Unisba, Natalius Pigai Enggan Sentuh Isu Pelanggaran HAM

“Pancasila lahir 1 Juni, pada saat itu Soekarno menawarkan Pancasila sebagai nilai kebangsaan, internasionalisme, demokrasi,” ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Rafael, dibentuk Panitia Sembilan yang bertugas menyempurnakan redaksi dan formulasi Pancasila hingga akhirnya melahirkan Piagam Jakarta sebagai bagian penting dari proses sejarah bangsa.

“Setelah itu dibentuklah Panitia Sembilan, untuk memperbaiki redaksi dan formulasi Pancasila, sampai akhirnya terbit Piagam Jakarta,” tuturnya.

Menurutnya, setiap sila dalam Pancasila memiliki makna yang luas dan saling terhubung. Mulai dari Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, hingga persatuan Indonesia yang menjadi simbol kuat nasionalisme.

Baca Juga:  Demo Bandung Memanas, Rumah Depan DPRD Jabar Terbakar

“Pengembangan arti Pancasila itu sangat luas, dari sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, lalu kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, ini menjadi simbol nasionalisme,” jelasnya.

Seminar ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa dan civitas akademika Unpas untuk kembali memaknai Pancasila, bukan hanya sebagai teks konstitusional, tetapi sebagai nilai hidup yang relevan dalam menjawab tantangan kebangsaan dan isu hak asasi manusia di era modern.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Hak Asasi Manusia mahasiswa nasionalisme Pancasila Rafael Situmorang seminar kebangsaan Unpas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Arus Mudik Membludak! Polda Jabar Berlakukan One Way Penggal di Jalur Arteri Priangan Timur

Elegi Cihampelas: Anggaran Miliaran yang Gagal Menjaga Nyawa Siswa SMAN 5 Bandung

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.