bukamata.id – Juru taktik Persib Bandung, Bojan Hodak, tidak hanya fokus pada strategi di atas rumput hijau. Pelatih asal Kroasia ini tengah melancarkan misi besar: mendongkrak profesionalisme klub melalui peningkatan fasilitas latihan yang lebih mumpuni. Bagi Bojan, infrastruktur bukan sekadar pelengkap, melainkan nyawa dari performa penggawa Maung Bandung.
Meski Persib kini telah memiliki markas latihan di area Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bojan merasa standar yang ada masih harus terus dipacu agar pemain bisa mencapai potensi tertinggi mereka.
“Lihat, saya selalu berusaha meningkatkan standar latihan, karena itu yang kami butuhkan. Pemain butuh standar yang lebih baik,” tegas Bojan Hodak saat ditemui di Bandung, Kamis (16/4/2026).
Sentilan untuk Infrastruktur Indonesia
Bojan tak segan memberikan kritik konstruktif terhadap wajah sepak bola tanah air. Menurutnya, masalah klasik di Indonesia, bahkan Asia Tenggara secara luas, adalah minimnya lapangan latihan representatif bagi tim profesional.
Baginya, sebuah klub tidak bisa hanya mengandalkan stadion utama sebagai tempat mengasah taktik harian karena berisiko merusak kualitas rumput lapangan pertandingan.
“Di seluruh Indonesia, bahkan di Asia Tenggara, masih kurang lapangan latihan. Ini adalah fasilitas nomor satu yang harus dimiliki setiap klub,” cetusnya.
Ia kemudian membandingkan realita di tanah air dengan struktur sepak bola di Benua Biru. Di sana, kepemilikan kamp latihan adalah syarat dasar, bahkan bagi tim di kasta terendah sekalipun.
“Di Eropa, bahkan divisi tujuh pun punya tempat latihan. Mungkin tidak yang terbaik, tapi mereka punya,” tambah pelatih peraih gelar juara Liga 1 tersebut.
Kemajuan Medis yang Mulai Berbuah
Di balik evaluasi pedasnya, Bojan memberikan apresiasi atas langkah maju manajemen Persib. Salah satu yang paling menonjol adalah pembenahan di sektor tim medis. Investasi pada peralatan dan tenaga ahli kesehatan musim ini terbukti ampuh mereduksi badai cedera yang sempat menghantui tim di musim lalu.
“Bisa dilihat tahun ini tim medis jauh lebih baik, pemain yang cedera juga tidak sebanyak tahun lalu,” tuturnya dengan nada puas.
Namun, pekerjaan rumah (PR) belum usai. Bojan masih menyoroti kebutuhan akan area gym yang lebih canggih serta lapangan latihan dengan permukaan yang lebih presisi. Baginya, lapangan yang sempurna adalah investasi terbaik untuk menjaga kaki para pemain dari cedera yang tak perlu.
“Lapangan kami tidak buruk, tapi masih bisa lebih baik karena itu berpengaruh pada minimnya cedera,” jelasnya.
Memburu Level Profesionalisme Tertinggi
Menutup pembicaraan, Bojan menegaskan bahwa permintaannya kepada manajemen bukanlah sekadar daftar tuntutan, melainkan visi untuk membawa Persib menjadi klub yang disegani tidak hanya di Indonesia, tapi juga di level internasional.
“Ini penting untuk semua klub. Bukan berarti saya menjadikannya syarat mutlak, tapi saya selalu mendorong manajemen untuk meningkatkan fasilitas latihan,” pungkas Bojan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









