bukamata.id – Nama Psikolog Lita Gading tengah ramai dibicarakan publik setelah menyampaikan pendapatnya terkait unggahan kontroversial Ahmad Dhani tentang mantan istrinya, Maia Estianty. Pernyataan Lita yang disampaikan melalui akun Instagram resminya menuai respons tajam dari Dhani, yang bahkan berniat membawa kasus ini ke ranah hukum.
Dalam unggahan video kompilasi yang dibagikan Ahmad Dhani, tampak Maia Estianty menjadi bintang tamu di sejumlah podcast dan membahas masa lalu mereka. Konten ini memancing reaksi publik dan memicu komentar dari berbagai kalangan, termasuk dari Psikolog Lita Gading, yang menyoroti dampaknya terhadap Safeea Ahmad—putri Dhani dan Mulan Jameela.
“Dia (Safeea) beban mental sampai kapanpun karena ulah dari kedua orang tuanya. Walaupun katanya ibunya (Mulan) bukan pelakor, katanya gitu, namun sudah stigma orang bahwa hal itu sudah tertanam dalam diri Mulan,” ujar Lita lewat akun @lita.gading, pada 20 Juni 2025.
Profil Psikolog Lita Gading
Lita Gading merupakan figur profesional di bidang psikologi yang telah menyandang gelar doktor. Lahir pada 10 September 1975, ia menyelesaikan pendidikan Magister dan Doktor di bidang Psikologi dari Universitas Persada Indonesia YAI. Saat ini, Lita menjabat sebagai CEO Lita Gading Consultant, yang bergerak di bidang konsultasi pernikahan, hipnoterapi, grafologi, dan fisiognomi.
Sebelum menekuni dunia psikologi secara penuh, Lita Gading dikenal publik lewat kiprahnya di dunia hiburan tanah air. Ia pernah membintangi sejumlah sinetron populer, seperti Cincin bersama Dude Harlino dan Naysilla Mirdad, serta Buah Terlarang yang dibintanginya bersama Wulan Guritno.
Sebagai psikolog yang aktif di media sosial, Lita dikenal sering memberikan analisis psikologis terhadap isu-isu viral, termasuk yang melibatkan tokoh publik. Selain Ahmad Dhani dan Maia, ia juga pernah mengomentari dinamika antara Sarwendah dan Betrand Peto.
Ahmad Dhani Ambil Langkah Hukum
Tanggapan Lita Gading soal kondisi psikologis Safeea Ahmad membuat Ahmad Dhani geram. Ia menilai tindakan Lita—yang menampilkan wajah anaknya di media sosial—sebagai bentuk eksploitasi terhadap anak di bawah umur. Dhani pun melaporkannya ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Rabu (9/7/2025).
Tak berhenti di situ, musisi dan produser itu juga berencana membawa kasus ini ke Polda Metro Jaya. Ia menyatakan laporan ke KPAI hanyalah langkah awal, dan proses hukum tetap akan ditempuh.
“Anak-anak itu dilindungi negara. Ini bukan sekadar peringatan bagi Lita Gading, tapi juga bagi masyarakat,” ujar Dhani.
Hingga kini, pihak Lita Gading belum memberikan respons resmi atas rencana pelaporan tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










