Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral

Rabu, 29 April 2026 23:11 WIB

Terungkap! Ini Dugaan di Balik Video Viral ‘Bandar Bergetar’

Rabu, 29 April 2026 22:32 WIB

Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara

Rabu, 29 April 2026 22:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral
  • Terungkap! Ini Dugaan di Balik Video Viral ‘Bandar Bergetar’
  • Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara
  • Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya
  • Arsenal Siap Jual 5 Pemain Demi Datangkan Julian Alvarez
  • Marc Klok Pasang Target Gila! Persib Wajib Menang 5 Laga Tersisa
  • Heboh Video 15 Menit Tasya Gym, Netizen Ramai Cari Link Asli
  • Reaksi Bojan Hodak Usai Persib Tersingkir dari Puncak Klasemen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang Soroti Ketimpangan Pekerja Formal dan Informal di Jawa Barat

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSabtu, 14 Maret 2026 19:39 WIB1 Min Read
Anggota DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, menyoroti ketimpangan yang masih terjadi antara pekerja formal dan pekerja informal di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Saat ditemui di Bandung, Jumat (13/3/2026), Rafael mengatakan kelompok pekerja formal seperti aparatur negara relatif memiliki perlindungan yang lebih baik dibanding pekerja informal.

“Memang sekarang ini timpang sekali antara pekerja formal dan pekerja informal. TNI, polisi, pegawai negeri itu relatif aman,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi persoalan karena jumlah pekerja informal justru jauh lebih besar dibandingkan pekerja formal.

Baca Juga:  Begini Kata BI Soal Kurs Dollar AS Anjlok Jadi Rp8 Ribu

“Padahal jumlah pekerja formal jauh lebih kecil dibanding pekerja informal. Lebih banyak tukang becak, pedagang kecil, pekerja harian, dan sebagainya,” kata Rafael.

Ia menilai kondisi ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah agar kebijakan perlindungan sosial tidak hanya terfokus pada sektor formal, tetapi juga menyentuh masyarakat yang bekerja di sektor informal.

Baca Juga:  Pemprov dan DPRD Jabar Setujui APBD 2025

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Indonesia pekerja Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral

Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya

Pemerintah Tetapkan Gaji ke-13 2026, Simak Jadwal dan Ketentuannya

Wanita di KBB Ditemukan Tewas Misterius, Polisi Kuatkan Dugaan Pembunuhan

Miris! Bocah Disabilitas di Bandung Barat Makan Rumput, Keluarga Ungkap Tak Pernah Sentuh Bansos

Intip Kemeriahan ‘Sehari di Giri Prianka’: Kolaborasi Strategis Podomoro Park Bandung dan BRI untuk Hunian Impian

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.