bukamata.id – Usai kemenangan Real Madrid atas Barcelona di El Clasico, Jude Bellingham melontarkan sindiran yang membuat publik heboh. Pesannya di Instagram disebut menyinggung Lamine Yamal, dan langsung mendapat respons dari ayah sang pemain muda.
“Bicara itu mudah. Hala Madrid Siempre!” tulis Bellingham di Instagram setelah pertandingan.
Kalimat itu diyakini menyinggung Yamal, yang sempat membuat pernyataan kontroversial sebelum laga El Clasico berlangsung.
Ucapan Kontroversial Lamine Yamal Picu Ketegangan
Menjelang laga panas tersebut, Lamine Yamal sempat menyebut Real Madrid sebagai “klub pencuri” dalam wawancara yang beredar luas di media sosial. Komentar tersebut memicu reaksi keras dari para pemain Los Blancos.
Ketegangan mencapai puncaknya usai Real Madrid mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1. Saat peluit akhir dibunyikan, kapten Madrid Dani Carvajal tampak menghampiri Yamal sambil melakukan gestur tangan seolah menyuruhnya berhenti berbicara.
Meskipun sempat berjabat tangan, situasi kembali memanas ketika keduanya saling beradu kata. Beberapa pemain dari kedua tim ikut mendekat, dan keributan kecil tak terhindarkan.
Selain Carvajal, dua pemain Madrid lainnya — Thibaut Courtois dan Vinicius Junior — juga tampak terpancing emosi. Vinicius bahkan harus ditahan rekan-rekannya agar tidak mendekat ke arah Yamal.
Sindiran Bellingham Jadi Perbincangan
Unggahan Jude Bellingham di media sosial kemudian ramai diperbincangkan penggemar dan media Spanyol. Postingan tersebut dinilai sebagai bentuk sindiran terhadap Yamal yang sebelumnya “banyak bicara” sebelum pertandingan namun tampil di bawah ekspektasi saat laga berlangsung.
Pemain berusia 18 tahun itu memang gagal menampilkan performa terbaiknya di El Clasico kali ini. Sementara Bellingham sendiri tampil solid di lini tengah dan membantu Real Madrid meraih kemenangan krusial atas rival abadinya.
Respons Ayah Lamine Yamal
Beberapa jam setelah postingan Bellingham viral, Mounir Nasraoui, ayah dari Lamine Yamal, memberikan tanggapan melalui akun Instagram pribadinya. Ia menilai reaksi para pemain Madrid berlebihan dan mengingatkan bahwa putranya masih sangat muda.
“Beruntung dia masih 18 tahun. Sampai bertemu di Barcelona,” tulis Nasraoui dalam unggahan singkatnya.
Pernyataan tersebut kembali menyulut perdebatan di kalangan pendukung kedua klub. Banyak yang menilai komentar ayah Yamal menambah bumbu panas persaingan antara dua raksasa La Liga itu.
Rivalitas Madrid vs Barcelona Kembali Memanas
El Clasico selalu menjadi panggung rivalitas klasik antara dua klub terbesar di Spanyol. Namun, tensi kali ini terasa lebih tinggi karena melibatkan generasi baru bintang muda seperti Jude Bellingham dan Lamine Yamal.
Kemenangan 2-1 Real Madrid di Bernabeu semakin mempertegas posisi mereka di papan atas klasemen, sekaligus memberikan pesan bahwa rivalitas abadi ini tetap hidup di setiap generasi — di lapangan maupun di luar arena.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









