Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.

Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman

Selasa, 19 Mei 2026 22:47 WIB

Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen

Selasa, 19 Mei 2026 22:16 WIB
ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Selasa, 19 Mei 2026 21:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya
  • Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim
  • Geger! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Warganet Temukan Kejanggalan
  • Link Video Viral “TKW Taiwan 3 Vs 1” Diincar Netizen, Waspada Jebakan Siber!
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
  • Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Synthia Frisilla Putri: Mojang Bandung yang Bertahan di Tengah Tekanan, Kamu Harus Tahu Caranya

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 5 Februari 2026 08:10 WIB3 Mins Read
Sintia Priscilla Putri. (Foto: dok Pribadi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di salah satu sudut Kota Bandung, tepatnya di Hotel Zest, Kamis (5/2/2026), Synthia Frisilla Putri berbagi cerita tentang fase hidup yang sedang ia jalani. Lulusan Universitas Islam Bandung (Unisba), Fakultas Syariah, ini tengah berada di persimpangan penting: menutup peran sebagai mahasiswa dan mempersiapkan diri menapaki dunia kerja sebagai fresh graduate.

“Saat ini saya sedang mempersiapkan diri untuk wisuda, sekaligus menata CV dan portofolio sebagai langkah awal sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja,” ujar Synthia membuka perbincangan.

Di mata orang-orang terdekatnya, Synthia dikenal sebagai pribadi yang pekerja keras, percaya diri, mandiri, dan memiliki tujuan yang jelas. Ia mengakui, ada satu kebiasaan unik yang melekat dalam dirinya ia tak betah berada dalam kondisi tanpa aktivitas.

“Kalau sedang tidak punya kegiatan, saya justru overthinking. Karena itu saya selalu berusaha mencari kesibukan dan memanfaatkan peluang yang ada,” katanya.

Belajar Bertahan di Tengah Padatnya Aktivitas

Synthia mengenang salah satu fase paling berkesan dalam hidupnya terjadi saat kuliah, khususnya pada semester empat hingga enam. Di masa itu, ia harus membagi waktu antara kuliah, bekerja, organisasi, hingga kegiatan daring sebagai bagian dari Duta Inspirasi Indonesia.

Baca Juga:  Bandung Zoo Bertahan Tanpa Pemasukan, Ratusan Satwa Terancam Kekurangan Pakan

“Pagi sampai siang kuliah, siang ke sore kerja, sore sampai malam kembali ke kampus untuk organisasi. Di waktu yang sama, ada kegiatan daring yang juga berjalan malam hari,” tuturnya.

Fase tersebut menjadi titik penting yang mengajarkannya tentang komitmen, manajemen waktu, dan ketahanan diri. Bagi Synthia, masa itu bukan sekadar tentang sibuk, melainkan proses mengenal batas dan kemampuan diri.

Dari Ragu Jadi Optimis

Saat ini, Synthia merasa berada di fase penutupan dan persiapan—menutup peran sebagai mahasiswa, sekaligus menyiapkan langkah hidup berikutnya yang lebih terarah.

“Saya ingin benar-benar memaksimalkan langkah ke depan. Apa yang mau saya ambil, dan apa saja yang harus dipersiapkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Viral! Penumpang Wanita di Bandung Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Sopir Taksi Online

Salah satu pencapaian yang paling bermakna baginya adalah saat mengikuti Impact Friender Challenge. Meski datang tanpa latar belakang ekonomi dan minim pemahaman soal perencanaan dampak, Synthia bersama timnya belajar dari nol hingga akhirnya berhasil masuk tiga besar.

“Itu jadi salah satu target pribadi yang berhasil saya capai di 2025,” katanya dengan nada syukur.

Namun di balik pencapaian tersebut, Synthia menegaskan bahwa perjuangan sering kali tak terlihat publik. Tekanan, air mata, dan kelelahan menjadi bagian dari proses yang jarang diketahui orang.

“Orang mungkin melihat dari media sosial saja. Tapi di balik layar, selalu ada tangisan. Meski begitu, saya selalu percaya semua perjuangan akan membuahkan hasil,” ucapnya.

Menariknya, Synthia mengaku hampir tak pernah ragu pada diri sendiri. Keyakinan pada proses menjadi pegangan utama yang membuatnya terus melangkah.

Baca Juga:  Dampak Angin Puting Beliung Bandung-Sumedang, 10 Rumah Rusak, 2 Warga Terluka

“Saya percaya setiap hal punya waktunya masing-masing untuk berbuah,” katanya.

Bandung, Kota Bertumbuh dan Bertarung

Bagi Synthia, Bandung bukan sekadar kota tempat menuntut ilmu. Kota ini menjadi ruang bertumbuh, tempat jatuh dan bangkit, sekaligus medan perjuangan.

“Hampir semua momen penting dalam hidup saya terjadi di Bandung. Di sini proses pendewasaan saya dimulai,” tuturnya.

Ia menyebut Bandung sebagai kota yang “mengerti perjuangan” memberi ruang untuk berproses tanpa tuntutan harus selalu sempurna.

“Bandung lebih sering jadi tempat bertarung. Tapi di saat yang sama, juga jadi tempat pulang yang mengajarkan ketahanan dan penerimaan,” katanya.

Menutup ceritanya, Synthia menyampaikan pesan bagi siapa pun yang tengah berjuang di Kota Bandung.

“Bertahanlah, walaupun prosesnya tidak mudah. Tidak perlu terburu-buru, asal tetap berjalan dan berusaha menjadi satu persen lebih baik setiap hari. Setiap perjuangan pasti membuahkan hasil dan tidak akan sia-sia,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Alumni Unisba bandung Fresh Graduate mojang Bandung Sintia Priscilla Putri Unisba
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen

Geger! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Warganet Temukan Kejanggalan

Link Video Viral “TKW Taiwan 3 Vs 1” Diincar Netizen, Waspada Jebakan Siber!

Geger Medsos! Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris’ Bikin Penasaran Sekaligus Waspada

Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Durasi 6 Menit Viral! Benarkah Skandal Nyata atau Sekadar Konten Berbayar?

Jangan Asal Klik! Video Viral Guru Bahasa Inggris Diduga Jadi Umpan Link Berbahaya

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.