bukamata.id – Konflik di Timur Tengah berdampak langsung pada agenda kompetisi antarklub Asia. Asian Football Confederation (AFC) resmi menunda sejumlah laga babak 16 besar AFC Champions League Elite yang dijadwalkan berlangsung di Uni Emirat Arab dan Qatar.
Empat pertandingan leg pertama yang melibatkan klub-klub dari UEA, Qatar, Arab Saudi, serta Iran dipastikan tidak digelar sesuai jadwal.
Penundaan ini dilakukan menyusul memburuknya situasi keamanan kawasan akibat eskalasi militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
“AFC akan terus memantau dengan cermat situasi yang berkembang sangat cepat ini dan tetap berkomitmen memastikan keselamatan serta keamanan seluruh pemain, tim, ofisial, dan suporter,” demikian pernyataan resmi AFC, dikutip Minggu (1/3/2026).
Daftar Laga AFC Champions League Elite yang Ditunda
Beberapa pertandingan babak 16 besar yang terdampak antara lain:
Al-Duhail vs Al-Ahli (Arab Saudi)
Shabab Al-Ahli vs Tractor FC (Iran)
Al-Sadd vs Al-Hilal
Al-Wahda vs Al-Ittihad
Seluruh pertandingan tersebut kini menunggu kepastian jadwal baru dari AFC.
Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Kompetisi Asia
Status siaga tinggi diberlakukan di kawasan sejak Sabtu, setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran. Iran kemudian melakukan serangan balasan ke sejumlah target di kawasan, termasuk di Uni Emirat Arab, Qatar, dan Arab Saudi.
Eskalasi ini membuat mobilitas tim, keamanan stadion, hingga perjalanan internasional menjadi perhatian utama federasi.
Tak hanya AFC Champions League Elite, kompetisi AFC Champions League Two juga terdampak. Laga perempat final berikut ikut terkena penundaan:
Al-Ahli (Qatar) vs Al-Hussein (Yordania)
Al-Wasl vs Al-Nassr
Penundaan duel Al-Wasl vs Al-Nassr turut menjadi sorotan karena klub Arab Saudi tersebut diperkuat megabintang Cristiano Ronaldo.
Laga Wilayah Timur Tetap Berjalan
Meski demikian, AFC memastikan pertandingan yang berlangsung di wilayah timur Asia tetap berjalan sesuai jadwal. Artinya, penundaan hanya berlaku untuk laga yang terdampak langsung situasi keamanan di Timur Tengah.
Keputusan ini menunjukkan bagaimana dinamika geopolitik dapat memengaruhi kalender sepak bola internasional. Bagi klub-klub yang terlibat, penundaan berarti penyesuaian ulang strategi, jadwal perjalanan, hingga manajemen kebugaran pemain di tengah padatnya kompetisi musim ini.
AFC menyatakan akan segera mengumumkan jadwal pengganti setelah situasi keamanan dinilai kondusif.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











